<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-6811790075987308671</id><updated>2012-01-21T21:58:30.881-08:00</updated><category term='Personal'/><category term='Puisi'/><category term='kuliner'/><category term='Ngefans'/><category term='TwMS'/><category term='Buku'/><category term='mimpi'/><category term='Liputan'/><category term='Friends'/><category term='music'/><category term='feminisme'/><category term='Film'/><category term='Jalan-jalan'/><category term='Thought'/><title type='text'>Taman Kenangan</title><subtitle type='html'>Menulis dimana saja, dibaca kapan saja</subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://tamankenangan.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6811790075987308671/posts/default?max-results=100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://tamankenangan.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><author><name>Astutik Kashmi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14644062208372764443</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/-dUqQZyuUbgE/TuG-LT1uPMI/AAAAAAAAAdY/7p5bc-BXtAY/s220/putu.jpg'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>86</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>100</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6811790075987308671.post-1232200471077844428</id><published>2012-01-21T21:58:00.000-08:00</published><updated>2012-01-21T21:58:30.892-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='TwMS'/><title type='text'>journey</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/-f8ZO4hHaXxk/TxulAILd05I/AAAAAAAAAg4/eNBEza-mMRM/s1600/rumah.jpg" imageanchor="1" style="margin-left:1em; margin-right:1em"&gt;&lt;img border="0" height="167" width="166" src="http://3.bp.blogspot.com/-f8ZO4hHaXxk/TxulAILd05I/AAAAAAAAAg4/eNBEza-mMRM/s400/rumah.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;Mereka telah memiliki keceriaanmu di hari-hari yang terang menyilaukan. Seolah segalanya mudah, mudah sekali. Hingga kamu tak percaya dan lupa bertanya, kamu terus mengikuti.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Namun aku memiliki kerapuhanmu. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang datang dan pergi, seolah kerapuhan tak kuasa meninggalkanmu. Kerapuhan bahagia berdiam di jiwamu. Jika mereka menemukanmu menjadi sosok lain yang tegar. Namun saat musim hujan itu kamu kembali seperti bayi. Menggigil di pangkuanku. Sampai-sampai aku menawar, sekali-sekali bagaimana jika aku bertukar posisi dengan mereka? &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Entah dimana paduannya? Namun pada saat yang sama aku mengakui jika peran-peran ini adalah yang terbaik. Tak ada yang tertukar. Keinginan yang datang sekilas itu, mungkin akan terjadi sekilas juga. Karena kekuatan dan keyakinan menjadi penentu sebenarnya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lalu tentang kesadaran-kesadaran yang menghampirimu diwaktu subuh. Kamu menunggu kesadaran itu, hingga takut tertidur. Kamu menyesal, jika melewatkan. Kamu mencarinya sepanjang hari, dari saku baju, juga telapak kaki. Apakah tertinggal disana? Kamu sungkan berterus terang, namun aku seperti mendengarnya. Dari ucapan-ucapan yang meluncur secepat kilat. Dari gumaman, juga igauan.&lt;br /&gt;Bagaimana mungkin kamu mengagumi kecerobohan? Bagaimana bisa kamu menari dengan kebodohan? &lt;br /&gt;Tapi kita tak boleh sama-sama bodoh. Apalagi ceroboh!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hingga kita sama-sama tertawa,  pada waktu-waktu yang telah menghinatimu. Hingga aku menahan tawa mendengarmu bercerita, mereka tidak tahu kamu telah mencarinya kemana-mana. Mereka hilang dalam gelap yang kamu ciptakan dari rona wajahmu. Tak ada potensi! Teriakan mereka memantul menjadi bisikanmu. Bisakah sekarang kamu membedakan, mereka yang baik, dan mereka yang sangat baik. Baik yang kondisional, baik yang tidak kondisional?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hingga kita sama-sama tertawa, saat mendapatimu lelah berjalan. Kamu  bergumam? Rumah...saya rindu rumah. My wonderland...are you?&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6811790075987308671-1232200471077844428?l=tamankenangan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://tamankenangan.blogspot.com/feeds/1232200471077844428/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6811790075987308671&amp;postID=1232200471077844428' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6811790075987308671/posts/default/1232200471077844428'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6811790075987308671/posts/default/1232200471077844428'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://tamankenangan.blogspot.com/2012/01/journey.html' title='journey'/><author><name>Astutik Kashmi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14644062208372764443</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/-dUqQZyuUbgE/TuG-LT1uPMI/AAAAAAAAAdY/7p5bc-BXtAY/s220/putu.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/-f8ZO4hHaXxk/TxulAILd05I/AAAAAAAAAg4/eNBEza-mMRM/s72-c/rumah.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6811790075987308671.post-614849192632871799</id><published>2012-01-18T21:26:00.000-08:00</published><updated>2012-01-18T21:26:24.244-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='TwMS'/><title type='text'>Tahun Baru</title><content type='html'>Tahun baru telah berjalan hampir tiga pekan. Waktu berjalan cepat. Hingga saat kita terlalu lurus melihat kedepan, hari-hari seolah berjalan seperti biasa. Tak ada yang spesial, tak ada kejutan. Atau rutinitas berjalan dan terus berjalan lengkap dengan kita telah berada di dalamnya. Kita mengikutinya. Jika kehidupan menawarkan aneka rupa wajah, kita hanya mengikutinya. Kadang bertahan, kadang melepas. Kadang melawan, terkadang berkompromi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bukankah itu seninya hidup?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika beberapa hal tak berjalan sesuai pikiran, namun hal lain datang menghampiri melebihi harapan. Semesta mengatur keindahan dalam harmoni, bagimu yang meresapi pesannya. &lt;br /&gt;Mengapa kita tak kunjung bebas? Mungkin kebebasan membuatmu kehilangan kendali. Mungkin keterbatasan justru membuatmu selalu terjaga untuk  berhati-hati. &lt;br /&gt;Lalu seseorang bertanya, kok aku makin sesak nafas ya? Mungkin Tuhan ingin kamu belajar memanfaatkan udara. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ah...Tahun baru ini. Mungkin kembang api itu terlalu biasa, selalu ada. Namun awal tahun baru ini tak biasa. Ada warna!&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6811790075987308671-614849192632871799?l=tamankenangan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://tamankenangan.blogspot.com/feeds/614849192632871799/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6811790075987308671&amp;postID=614849192632871799' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6811790075987308671/posts/default/614849192632871799'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6811790075987308671/posts/default/614849192632871799'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://tamankenangan.blogspot.com/2012/01/tahun-baru.html' title='Tahun Baru'/><author><name>Astutik Kashmi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14644062208372764443</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/-dUqQZyuUbgE/TuG-LT1uPMI/AAAAAAAAAdY/7p5bc-BXtAY/s220/putu.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6811790075987308671.post-3235359088764717054</id><published>2011-12-27T08:15:00.000-08:00</published><updated>2011-12-29T00:34:03.641-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='TwMS'/><title type='text'>Percakapan di Udara</title><content type='html'>“Apa yang kamu rindukan hari ini?”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Aku ingin menyusuri desa dengan naik sepeda. Seperti adegan film &lt;i&gt;Eat, Pray, Love&lt;/i&gt;. Desa seperti di Bali itu &lt;i&gt;loh&lt;/i&gt;, yang masih banyak sungai dan pohon. Kita menikmati udara segar pelan-pelan, seperti hanya kita yang bernafas hari itu. Sungguh tak ada yang mengalahkan kedamaian sebuah desa. Akhir-akhir ini aku keluar masuk sebuah desa untuk keperluan riset, itu seperti wisata.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Bukankah kamu suka pantai? Kok tidak ke pantai saja, kapan terakhir kamu ke pantai?”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Sudah lama aku tidak ke pantai, pantai sekarang panas. Membayangkan saja bisa bikin gerah. Aku masih suka pantai, bagiku saat di pantai kita bisa memandag laut yang luas, seperti tak berbatas dan bebas. Aku menyukainya, namun saat ini hawa dingin dan udara segar membuat perasaanku hangat, bagiku itu kesenangan yang lain, kebahagian yang lain. Aku tergila-gila sesuatu yang berwarna hijau, pohon-pohon itu seperti penyelamat. Mereka mendamaikan! Mereka bisa meredakan amarah.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Oya...? Segitunya ya..."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Suatu kali aku berpikir bagaimana jika ruanganmu yang kecil itu, diletakkan sebuah tanaman. Pasti lebih hidup! lebih berwarna. Hmmm...tapi sayang, kamu bukan perawat yang baik, tanaman mawarku dulu mati meranggas gara-gara kamu sering lupa menyiramnya. Kamu menyiksanya!”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Hmm...jadi malu,kamu ingat itu ya?"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Tapi begini, aku berpendapat bagaimana jika kamu menganggapnya sebagai teman. Jadi saat pagi, saat kamu minum kopi, anggap saja kalian ngopi bersama. Lalu saat itu kamu pun memberinya minum, kamu menyiraminya. Sederhana&lt;i&gt;kan&lt;/i&gt;? Oya...agar dia tumbuh dengan baik, letakkanlah di dekat jendela, sinar matahari akan membuatnya sehat. Tiap kamu minum kopi dan memandang jendela, otomatis kamu melihat tanaman itu, kamu menyapanya dan hatimu berbisik “Hai mari minum bersama.” Hmmmm...kalau kamu, apa yang kamu rindukan sekarang?” &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;”Aku...Aku cuma pengen ada kamu disini, lalu aku tidak kesepian lagi.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Haa...Cuma itu, ayo dong...kamu bisa lebih baik lagi.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Mungkin aku akan malas-malasan sambil baca buku di sampingmu, mataku akan selalu tertuju pada buku itu. Seolah kamu tak ada. Seperti kamu ada di tempat yang jauh. Tapi nyatanya kamu dekat sekali. Begitulah, hatiku penuh dan seperti kamu sudah masuk di dalam sini. Lalu aku melihatmu cemberut, karena merasa aku cuekin. Tapi kehadiranmu sudah cukup bagiku, bahkan saat kita tak melakukan apa-apa. Saat kita cuma diam.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Waktu itu apa buku yang kamu baca?”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Hmm, mungkin &lt;i&gt;Thousand Cranes-&lt;/i&gt;nya Yasunari Kawabata. Aku khidmat membaca, sementara di luar hujan gerimis. Sempurna sekali. Aku pernah bilang &lt;i&gt;kan&lt;/i&gt;, buku Kawabata enaknya dibaca waktu hujan. Dia penulis berbakat, yang pandai menggambarkan perasaan-perasaan.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Aku sih, suka hujan karena udara jadi tak panas. Mula-mula jika aku sedikit berusaha soal penghayatan, aku menyukai bau tanah saat hujan pertama. Baunya alami, mengingatkanku pada kampung halaman di masa lalu. Disana banyak rumah berlantai tanah, halaman penuh rumput. Tak seperti sekarang, kebanyakan tertutup paving block. Kedua udara dingin membuat aku tak perlu berkali-kali mandi. Aku akan memakai sweater juga celana panjang berbahan kaos, celana favoritku. Waktu minum teh jadi nikmat. Lalu aku akan bersemangat di dapur, mungkin aku akan masak spaghetti dengan parutan keju ekstra. Tapi ngomong-ngomong kamu tidak boleh minta &lt;i&gt;loh&lt;/i&gt;.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Ehmm mengapa? kenapa?”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Anggap saja itu hukuman. Karena cuma sphagetty yang bisa mengalihkanmu dari Kawabata. Hahahahaha... Kenapa sih, suka buku-buku karya orang yang sudah Mati?” &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Kenapa ya? Ah sulit menjawabnya, aku perlu mandi dan memakai baju berkerah, Mungkin juga perlu makan malam dulu. &lt;i&gt;Nah&lt;/i&gt; baru, setelah itu aku bisa menjawabnya dengan baik.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Hahahhaha...lebay, jawab saja ngga bisa. Bilang saja pertanyaanku terlalu jenius." &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Ah kamu yang lebay sekarang, namun sungguh aku perlu mandi.”*&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6811790075987308671-3235359088764717054?l=tamankenangan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://tamankenangan.blogspot.com/feeds/3235359088764717054/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6811790075987308671&amp;postID=3235359088764717054' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6811790075987308671/posts/default/3235359088764717054'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6811790075987308671/posts/default/3235359088764717054'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://tamankenangan.blogspot.com/2011/12/percakapan-di-udara.html' title='Percakapan di Udara'/><author><name>Astutik Kashmi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14644062208372764443</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/-dUqQZyuUbgE/TuG-LT1uPMI/AAAAAAAAAdY/7p5bc-BXtAY/s220/putu.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6811790075987308671.post-5394122485991608024</id><published>2011-11-28T02:03:00.000-08:00</published><updated>2011-11-28T02:08:22.750-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Puisi'/><title type='text'>Selasar #3</title><content type='html'>Tentang teriakan tempo hari dan hari ini&lt;br /&gt;Kamu mendengarnya&lt;br /&gt;Namun dia datang dengan ceria&lt;br /&gt;Membuatmu lupa telah memegang bara&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lalu senja-senja yang kian samar&lt;br /&gt;tenggelam dalam lautan gedung itu&lt;br /&gt;Menenggelamkanmu dalam keriuhan yang fana&lt;br /&gt;Tak ada lagi cakrawala&lt;br /&gt;Tak ada lagi jingga&lt;br /&gt;Jingga yang kamu sukai&lt;br /&gt;karena disanalah lahir sebuah puisi&lt;br /&gt;Cakrawala yang bercerita tentang batas-batas&lt;br /&gt;waktu  kepulangan&lt;br /&gt;juga penantian&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semua bergerak cepat sekali&lt;br /&gt;Saling mendahului juga memunggungi&lt;br /&gt;Hingga kamu belajar menjadi asing&lt;br /&gt;"Itu aku sekarang", katamu malu-malu&lt;br /&gt;Benarkah?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun teriakan itu terdengar lagi&lt;br /&gt;Teriakan dari masa lalu&lt;br /&gt;Lebih jelas, lebih jelas&lt;br /&gt;Kamu berfikir dejavu&lt;br /&gt;Dialah kekuatan, &lt;br /&gt;yang berjalan menggenggammu&lt;br /&gt;Kesederhanaan yang hangat memelukmu&lt;br /&gt;Kesetiaan dari air mata,&lt;br /&gt;yang kini Menetes &lt;br /&gt;di jari-jarimu yang melepuh&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6811790075987308671-5394122485991608024?l=tamankenangan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://tamankenangan.blogspot.com/feeds/5394122485991608024/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6811790075987308671&amp;postID=5394122485991608024' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6811790075987308671/posts/default/5394122485991608024'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6811790075987308671/posts/default/5394122485991608024'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://tamankenangan.blogspot.com/2011/11/selasar-3.html' title='Selasar #3'/><author><name>Astutik Kashmi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14644062208372764443</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/-dUqQZyuUbgE/TuG-LT1uPMI/AAAAAAAAAdY/7p5bc-BXtAY/s220/putu.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6811790075987308671.post-2659812541714704290</id><published>2011-11-21T01:50:00.001-08:00</published><updated>2011-11-21T01:50:22.432-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Puisi'/><title type='text'>Selasar #2</title><content type='html'>Kamu masih bertanya-tanya&lt;br /&gt;tentang rembang petang&lt;br /&gt;akankah muncul semburat jingga&lt;br /&gt;di musim hujan&lt;br /&gt;namun siapa yang menolak keajaiban&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;ketika logika tiba-tiba lelah&lt;br /&gt;doa-doa itu jua yang terjaga&lt;br /&gt;kamu pun mempercayai tanda-tanda&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;suatu hari&lt;br /&gt;semburat jingga benar-benar ada&lt;br /&gt;terang sekali&lt;br /&gt;sampai ibunda mengingatkan&lt;br /&gt;jangan terlalu lama memandanginya&lt;br /&gt;keindahannya bisa membuatmu buta&lt;br /&gt;hingga lupa jalan pulang&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;dan kamu berpaling sebentar &lt;br /&gt;melukis wajahnya di udara&lt;br /&gt;memandang wajahnya dalam bayang-bayang&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;kekosongan dan bisikan&lt;br /&gt;mempermainkanmu&lt;br /&gt;memaksamu berlari menyentuhnya&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6811790075987308671-2659812541714704290?l=tamankenangan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://tamankenangan.blogspot.com/feeds/2659812541714704290/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6811790075987308671&amp;postID=2659812541714704290' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6811790075987308671/posts/default/2659812541714704290'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6811790075987308671/posts/default/2659812541714704290'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://tamankenangan.blogspot.com/2011/11/selasar-2.html' title='Selasar #2'/><author><name>Astutik Kashmi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14644062208372764443</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/-dUqQZyuUbgE/TuG-LT1uPMI/AAAAAAAAAdY/7p5bc-BXtAY/s220/putu.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6811790075987308671.post-8439938115725161467</id><published>2011-11-20T20:11:00.001-08:00</published><updated>2011-11-20T20:11:24.154-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Puisi'/><title type='text'>Selasar #1</title><content type='html'>Memang tidak mungkin,&lt;br /&gt;saat memikirkannya &lt;br /&gt;ketika kamu menaburkan lagi benih-benih untuk mereka&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;mungkin saja tidak,&lt;br /&gt;karena kamu berbeda,&lt;br /&gt;hatimu berubah seperti peri&lt;br /&gt;yang tiap pagi menabur kasih ke jalan-jalan itu&lt;br /&gt;lalu mereka mengenalmu&lt;br /&gt;keceriaan yang kamu tularkan&lt;br /&gt;keresahan yang kamu bagikan&lt;br /&gt;hingga ada empati&lt;br /&gt;hingga mereka simpati&lt;br /&gt;bahkan beberapa jatuh hati&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;musim berganti&lt;br /&gt;Saat gembira, mereka mendekatimu&lt;br /&gt;saat rusuh, mereka pergi meninggalkanmu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;namun,&lt;br /&gt;kesepian tetap menderamu&lt;br /&gt;kamu kembali menyapanya&lt;br /&gt;kamu kembali menginginkannya&lt;br /&gt;sambil bertanya,apa aku ini?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan disanalah dewa &lt;br /&gt;Dan disanalah setan &lt;br /&gt;bercengkrama mesra&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6811790075987308671-8439938115725161467?l=tamankenangan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://tamankenangan.blogspot.com/feeds/8439938115725161467/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6811790075987308671&amp;postID=8439938115725161467' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6811790075987308671/posts/default/8439938115725161467'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6811790075987308671/posts/default/8439938115725161467'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://tamankenangan.blogspot.com/2011/11/selasar-1.html' title='Selasar #1'/><author><name>Astutik Kashmi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14644062208372764443</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/-dUqQZyuUbgE/TuG-LT1uPMI/AAAAAAAAAdY/7p5bc-BXtAY/s220/putu.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6811790075987308671.post-8628983832253104041</id><published>2011-11-08T01:06:00.000-08:00</published><updated>2011-11-08T01:06:27.518-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Puisi'/><title type='text'>Butuh Berjalan Lagi</title><content type='html'>Aku menemuimu di waktu pagi di ruangan lembab itu&lt;br /&gt;Sedikit cahaya mendekati gelap, lalu pikiran menuntunku menemukan bayanganmu&lt;br /&gt;yang layu, dengan lingkar mata menghitam dan selembar  wajah tirus&lt;br /&gt;Tak ada obsesi, &lt;br /&gt;namun hatiku berdesir saat sepasang bola mata itu menyala&lt;br /&gt;Hei...itu cahaya, apa hanya aku yang melihatnya&lt;br /&gt;Lalu sesuatu terisi &lt;br /&gt;Belajar hal-hal sederhana , melalui perasaan&lt;br /&gt;Hal-hal semakin sulit dijelaskan matematika&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cahaya itu, menyimpan banyak teka-teki&lt;br /&gt;Aku masih berdiri, seolah menunggunya bercerita&lt;br /&gt;yang hari-hari berikutnya melalui matanya&lt;br /&gt;aku lebih banyak menemukan goresan&lt;br /&gt;Yang manis lalu pahit, yang samar lalu jelas&lt;br /&gt;Yang pahit lalu manis, berulang-ulang membentuk dinamika&lt;br /&gt;Melewati musim-musim,  ketika ucapan bagai doa-doa yang mengabur di udara&lt;br /&gt;Lalu kata-kata dalam goresan itu, menjadi abadi untuk sementara &lt;br /&gt;Seperti coklat yang meleleh di mulut&lt;br /&gt;atau es krim &lt;br /&gt;semuanya manis, namun cepat habis &lt;br /&gt;kita ingin, ingin lagi&lt;br /&gt;namun tak seketika itu ada&lt;br /&gt;kita butuh berjalan lagi, kita butuh menemukan lagi&lt;br /&gt;bukankah akan selalu begitu, tak ada yang selalu ada&lt;br /&gt;kita butuh berjalan lagi&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6811790075987308671-8628983832253104041?l=tamankenangan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://tamankenangan.blogspot.com/feeds/8628983832253104041/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6811790075987308671&amp;postID=8628983832253104041' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6811790075987308671/posts/default/8628983832253104041'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6811790075987308671/posts/default/8628983832253104041'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://tamankenangan.blogspot.com/2011/11/butuh-berjalan-lagi.html' title='Butuh Berjalan Lagi'/><author><name>Astutik Kashmi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14644062208372764443</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/-dUqQZyuUbgE/TuG-LT1uPMI/AAAAAAAAAdY/7p5bc-BXtAY/s220/putu.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6811790075987308671.post-235891974779756811</id><published>2011-11-03T02:32:00.000-07:00</published><updated>2011-11-03T02:32:10.557-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='TwMS'/><title type='text'>Rumah kesabaran</title><content type='html'>Mari bangun rumah itu, rumah yang nanti akan menampung banyak hal. Mari membuka hati untuk mereka yang rindu damai dan kehangatan. Mereka pengungsi yang kedinginan karena rumahnya kebanjiran. Mereka yang jauh datang dari tanah merah, karena disana nyawa tak lagi berharga. Atau anak-anak kecil yang lapar karena jalanan hanya bisa memanggangnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mereka yang ingin berdamai. Mereka yang ingin berbincang. Mari kita dengarkan, mari peluk mereka satu-satu, dengan kasih seolah kita adalah saudara lama.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mari kita bangun rumah itu. Rumah dengan banyak ruangan-ruangan. Rumah yang akan menampung segala macam warna dan rasa. Sampai kita tidak sadar bahwa sedih dan senang itu berbeda. Sampai kita hanya mengenal bahasa senyum dan tawa tiap hari.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rumah hati yang kita bangun itu, memiliki ruang-ruang kesabaran yang tak pernah habis. Karena kita membangunnya tiap hari. Setiap pagi. Setiap hari.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6811790075987308671-235891974779756811?l=tamankenangan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://tamankenangan.blogspot.com/feeds/235891974779756811/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6811790075987308671&amp;postID=235891974779756811' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6811790075987308671/posts/default/235891974779756811'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6811790075987308671/posts/default/235891974779756811'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://tamankenangan.blogspot.com/2011/11/rumah-kesabaran.html' title='Rumah kesabaran'/><author><name>Astutik Kashmi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14644062208372764443</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/-dUqQZyuUbgE/TuG-LT1uPMI/AAAAAAAAAdY/7p5bc-BXtAY/s220/putu.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6811790075987308671.post-1506124204216273609</id><published>2011-11-03T00:53:00.000-07:00</published><updated>2011-11-03T01:24:25.470-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='TwMS'/><title type='text'>Catatan untuk Dibaca</title><content type='html'>Suatu hari kamu merasa bersalah, karena telah mencuri waktu yang bukan milikmu. Kamu datang duduk manis, dengan secangkir teh hangat di tanganmu. Kamu menikmatinya tanpa tahu darimana teh itu berasal? Kamu pun tidak tahu bagaimana si pembuat teh itu bisa ada di ruangan yang sekarang sama denganmu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mungkin ada banyak cerita dan kamu pun mendengarnya. Tentang kebenaran, tentang kesalahan, tentang peringatan, namun kamu mengabaikannya. Kamu tetap ingin mencuri, atas nama kesenangan mungkin kebanggaan. Sampai suatu hari kamu merasa bodoh. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Harimu ringan, di sela-sela ingatan tentang seseorang. Orang yang seharusnya memiliki waktu yang kamu curi. Namun bagaimana kamu mengingat, jika kamu bahkan tak pernah bertemu dengannya? &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Oh please, jangan mengeluh sekarang, saya bosan mengerti. Karena kamu seperti trend, kamu masuk dalam pusaran mereka, cerita-cerita di televisi itu. Hanya sayangnya tak segemerlap itu.  &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kapan-kapan, minumlah teh bersamaku. Agar kamu tak mendengar cerita dari orang-orang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;*Catatan untuk si Mbak&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6811790075987308671-1506124204216273609?l=tamankenangan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://tamankenangan.blogspot.com/feeds/1506124204216273609/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6811790075987308671&amp;postID=1506124204216273609' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6811790075987308671/posts/default/1506124204216273609'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6811790075987308671/posts/default/1506124204216273609'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://tamankenangan.blogspot.com/2011/11/catatan-untuk-dibaca.html' title='Catatan untuk Dibaca'/><author><name>Astutik Kashmi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14644062208372764443</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/-dUqQZyuUbgE/TuG-LT1uPMI/AAAAAAAAAdY/7p5bc-BXtAY/s220/putu.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6811790075987308671.post-2713945179464888171</id><published>2011-09-17T19:26:00.001-07:00</published><updated>2011-09-17T19:26:58.034-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='TwMS'/><title type='text'>kenapa hijau?</title><content type='html'>Warna itu berganti, namun warna hijau masih ada&lt;br /&gt;Memandanginya dan tidak ada yang istimewa, hanya &lt;br /&gt;Senyum kecil di sudut bibir, lucu barangkali&lt;br /&gt;Menertawakan diri sendiri, seberapa seringkah itu terjadi?&lt;br /&gt;sementara warna-warna lain ingin berganti hijau, sejuk katanya&lt;br /&gt;damai…&lt;br /&gt;bagaimana jika itu bercampur? Pasti saya kebingungan &lt;br /&gt;memisahkannya? Mengenalinya?&lt;br /&gt;Sementara saya mencintai hijau&lt;br /&gt;Buang saja yang lain&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6811790075987308671-2713945179464888171?l=tamankenangan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://tamankenangan.blogspot.com/feeds/2713945179464888171/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6811790075987308671&amp;postID=2713945179464888171' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6811790075987308671/posts/default/2713945179464888171'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6811790075987308671/posts/default/2713945179464888171'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://tamankenangan.blogspot.com/2011/09/kenapa-hijau.html' title='kenapa hijau?'/><author><name>Astutik Kashmi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14644062208372764443</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/-dUqQZyuUbgE/TuG-LT1uPMI/AAAAAAAAAdY/7p5bc-BXtAY/s220/putu.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6811790075987308671.post-7621646972160007674</id><published>2011-08-11T20:07:00.000-07:00</published><updated>2011-11-07T20:51:03.601-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Puisi'/><title type='text'>Berceritalah Pagi</title><content type='html'>Berceritalah pagi kepadaku, tentang nama dan warna, tentang waktu dan kenangan. Dia datang seperti tarikan nafas, begitu saja seperti rutinitas tanpa perintah dan permintaan. &lt;br /&gt;Tentang jatuhnya daun pohon jambu di musim kemarau yang gugur.&lt;br /&gt;Tentang Agustus yang menggigil di malam hari, meninggalkan perdebatan tak kunjung damai dari hutang-hutang kewajiban yang menuntut usai.&lt;br /&gt;Tentang sorot mata ceria seorang gadis yang duduk di kursi roda dan mengajakku bercanda di suatu pagi, di sanalah aku bertemu Tuhan. &lt;br /&gt;Tentang senyuman seorang nenek renta yang berhenti berjalan dan menawariku membeli sendok kayu sore itu, di sanalah aku bertemu kasih Tuhan&lt;br /&gt;Hari-hari semakin cepat bagi mereka yang dewasa,  &lt;br /&gt;Sementara anak-anak ramadhan tak sabar menunggu lebaran&lt;br /&gt;Lalu tentang impian-impian yang mengajaknya berlari terus dan terus.&lt;br /&gt;Ini tidak perlu bukan? Semua yang sulit di cerna ini lahir dari perasaan.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6811790075987308671-7621646972160007674?l=tamankenangan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://tamankenangan.blogspot.com/feeds/7621646972160007674/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6811790075987308671&amp;postID=7621646972160007674' title='2 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6811790075987308671/posts/default/7621646972160007674'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6811790075987308671/posts/default/7621646972160007674'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://tamankenangan.blogspot.com/2011/08/berceritalah-pagi.html' title='Berceritalah Pagi'/><author><name>Astutik Kashmi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14644062208372764443</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/-dUqQZyuUbgE/TuG-LT1uPMI/AAAAAAAAAdY/7p5bc-BXtAY/s220/putu.jpg'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6811790075987308671.post-5283472329322396098</id><published>2011-08-10T03:01:00.000-07:00</published><updated>2011-08-10T03:02:30.513-07:00</updated><title type='text'>Kantor</title><content type='html'>Dia mencium bau apek dari tumpukan kertas yang berusia puluhan tahun. Udara lembab yang khas menyergap saat dia membuka pintu itu. Seperti museum penyimpanan dokumen kuno, dan dua atau tiga kali dia mengingat pertemuan pertama sembilan tahun lalu. Saat dia menginjakkan kaki di kantor itu hanya untuk mengantarkan surat undangan. Ingatan yang muncul selanjutnya adalah, sebuah kesan yang aneh tentang kantor dengan bangunan tua, sedikit karyawan, lalu seorang perempuan yang dia sangka seorang front office memainkan game solitare. Dia sempat mengumpat dalam hati, “malas sekali ya”. Setelah berterimakasih dia buru-buru pulang dengan menyimpan kenangan tentang kantor yang sepi.  Dua tahun setelahnya dengan cara kebetulan dia telah menjadi bagiannya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebuah kesadaran yang meruntuhkan pandangan tentang wujud sebuah kantor yang semula diyakini harusnya mirip bangunan gedung-gedung pemerintahan atau perbankan bukan sebuah rumah tua. kenangannya melompat-lompat, hingga pandangan-pandangan tidak penting ini juga mengingatkan kenapa dia tidak memilih sebuah SMA sama dengan pilihan teman karibnya, teman berzodiak pisces yang paling mengerti dirinya -meskipun dia sama sekali tidak percaya ramalan bintang-, hanya alasan takut menyeberang jalan raya yang padat di jalur pantura. Hanya kenangan sebuah jalan yang lebar dan lalu lintas yang berjalan ganas dan pertanyaan bagaimana ia akan menyeberanginya tiap hari? Dia memutuskan untuk tidak daftar ulang. Lalu memilih sekolah dengan standar persyaratan  hampir sama. Namun di situlah perubahan di mulai, dia mengurangi jalan-jalan dan nonton pertunjukan musik. Di kemudian hari dia belajar banyak tentang substansi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tiap hari udara panas bercampur desing kipas angin akrab membelai-belai udara dalam ruangan-ruangan. Namun dia memiliki ruangan khusus yang tenang dan sangat privat. Bahkan menjadi pelarian banyak temannya karena dianggap paling sejuk dan bebas dari dering telepon. Dari ruangan itu sayup-sayup dia mendengar banyak cerita. Tentang tangisan seorang Ibu korban KDRT. Seorang laki-laki bersuara lantang karena kena tipu hutang-piutang. Atau sekelompok orang dengan wajah kesal karena mengalami penggusuran. Begitulah tiap hari dia menemukan wajah-wajah bermasalah. Tiap hari dia banyak mendengar pernyataan  yang sama, “Saya minta dibantu.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tiap kedatangan membawa aroma yang berbeda. Dia menghapal banyak nama hanya dari suara langkah kaki karena begitu dekatnya sebuah hubungan pertemanan. Dia lebih sering diam dan mendengarkan, dia bukan tipe banyak bicara, karena itu teman-temannya diam saat dia mulai bicara dalam sebuah rapat. Dia menduga karena suaranya terlalu pelan atau apa yang dibicarakan memang penting, namun tanpa berniat sombong dia memilih alasan pertama. Sekali bicara dia bisa banyak dan lama, seperti sesuatu yang dia kumpulkan beberapa hari dan menunggu-nunggu waktu yang tepat. Saat dia diam, dia hanya untuk lebih banyak menimbang-nimbang agar dapat memahami dan mengerti. Dia tidak suka meributkan hal-hal kecil. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sekali waktu dia mendapati seorang teman bisa sangat emosi mengetahui sebuah keputusan yang tidak adil. Itu beberapa kali terjadi, mendampingi orang miskin yang tak punya kekuatan, sering dikalahkan tak peduli posisi benar dan salah. Kekuasaan dan uang masih dominan bicara. Namun suatu hari dia turut bahagia mendapati teman-temannya pulang membawa cabai, melon, juga sayur-sayuran pemberian petani lahan pasir yang mereka bantu. Pemberian sebagai wujud dari ucapan terimakasih. &lt;br /&gt;Seseorang yang datang dengan keringat membanjir namun terus berceloteh berapi-api tentang masa aksi yang terlibat bentrokan. Tentang upaya dialog yang berjalan alot yang berakhir penolakan memasuki sebuah gedung pemerintahan. Atau tentang pengalaman lucu ketika menyanyikan lagu-lagu atau yel-yel ejekan yang ditujukan pada penguasa yang telah melupakan kualitas hidup warganya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada perasaan jemu dan nyaman menghinggapinya silih berganti dengan ritme yang sama saat dia pun merasa damai. Kilat-kilat mimpi yang memanggil dalam kesendirian. Lalu keberanian yang datang dalam ukuran tepat saat ia menyusuri jalanan kota yang panas. Seperti kerinduan yang muncul tiba-tiba bersama deru angin yang membuatnya menggigil. &lt;br /&gt;Dia berhitung namun juga membebaskan, dia berusaha namun juga berserah diri, hanya satu yang dia pegang yaitu keyakinan dengan kadar yang sama. Dia tak pernah heran kenapa bisa melaluinya. Dia hanya percaya Tuhan memilihnya untuk melalui jalan-jalan yang telah lewat atau mungkin yang akan datang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Suatu sore dalam riuh rendah obrolan tiba-tiba seorang nenek penjaga membawakan pisang goreng. Mereka lahap menyambut makanan itu semua ikut berebut mendapat jatah. Disebuah ruangan dengan berisik desing kipas angin makanan itu kandas dan obrolan berjalan hingga petang, suara adzan akhirnya mengingatkannya untuk pulang ke rumah. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hanya dari membaca tumpukan berkas bau apek itu dia dapat membayangkan bagaimana seseorang bercerita waktu itu, bagaimana ekspresinya? Bagaimana struktur perasaannya? Bahkan dari tanggal yang tertera, dia sendiri mencocokkan waktu itu dia sedang mengalami apa? Tanpa bermaksud untuk membuat analisa psikologis, dia dapat menjelajahi kisah-kisah dengan ragam upaya dan keputusan yang benar-benar nyata. Tak peduli apa wujud fisiknya, organis macam ini masih sangat dibutuhkan. Mereka terus berjalan karena semangat juga panggilan nurani. &lt;br /&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6811790075987308671-5283472329322396098?l=tamankenangan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://tamankenangan.blogspot.com/feeds/5283472329322396098/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6811790075987308671&amp;postID=5283472329322396098' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6811790075987308671/posts/default/5283472329322396098'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6811790075987308671/posts/default/5283472329322396098'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://tamankenangan.blogspot.com/2011/08/kantor.html' title='Kantor'/><author><name>Astutik Kashmi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14644062208372764443</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/-dUqQZyuUbgE/TuG-LT1uPMI/AAAAAAAAAdY/7p5bc-BXtAY/s220/putu.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6811790075987308671.post-6152620287520600401</id><published>2011-07-22T02:41:00.001-07:00</published><updated>2011-07-22T02:45:56.948-07:00</updated><title type='text'>Just Sweet Quotes</title><content type='html'>B: Some say the world will end in fire. Some say in ice. But from what I've tasted of desire, I hold with those that favor fire. But if I had to perish twice...I think I know enough of hate to say that for destruction ice is also grave, and lots of ice.&lt;br /&gt;E: Marry me.&lt;br /&gt;B: Change me.&lt;br /&gt;E: Okay I will if you marry me. It's called a compromise. &lt;br /&gt;B: It's just called coercion.&lt;br /&gt;B: Marriage is just a piece of paper. &lt;br /&gt;E: Where I'm from it's the way one says "I love you". &lt;br /&gt;B: Well, where I come from at my age, it's the way one say's "I just got knocked up".&lt;br /&gt;E: So you're worried about what people will think. &lt;br /&gt;--------------------&lt;br /&gt;B: Why are you so against me becoming like you?&lt;br /&gt;E: I told you.&lt;br /&gt;B: Be honest with me. There's more. &lt;br /&gt;E: I know the consequences of this choice you're making. I've lived through it, and to let you suffer that...You believe I have a soul and I don't, but to risk yours just for the sake of never having to lose you is the most selfish thing I'll ever do. &lt;br /&gt;B: I thought that you were afraid that I'd feel different and like, I wouldn't be warm. I wouldn't smell the same.&lt;br /&gt;E: You'll always be mine, just less fragile.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;----------------&lt;br /&gt;E: I just don't know why you're doing this. &lt;br /&gt;B: What?&lt;br /&gt;E: No, you're trying to make everyone else happy. But you're already giving away too much. &lt;br /&gt;B: You're wrong. This wasn't a choice between you and Him. It was between who I should and who I am. I've always felt out of step, like literally stumbling through my life. I've never felt normal, because I'm not normal. I don't wanna be. I've had to face death and loss and pain in your world but I've also never felt stronger...like more real, more myself because it's my world too. It's where I belong.&lt;br /&gt;E: So, it's not just about me?&lt;br /&gt;B: No. Sorry. I've made a mess trying to figure this out but I wanna do it right and I wanna tie myself to you in every way humanly possible.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6811790075987308671-6152620287520600401?l=tamankenangan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://tamankenangan.blogspot.com/feeds/6152620287520600401/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6811790075987308671&amp;postID=6152620287520600401' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6811790075987308671/posts/default/6152620287520600401'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6811790075987308671/posts/default/6152620287520600401'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://tamankenangan.blogspot.com/2011/07/just-sweet-quotes.html' title='Just Sweet Quotes'/><author><name>Astutik Kashmi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14644062208372764443</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/-dUqQZyuUbgE/TuG-LT1uPMI/AAAAAAAAAdY/7p5bc-BXtAY/s220/putu.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6811790075987308671.post-1549309720545588141</id><published>2011-07-21T03:17:00.000-07:00</published><updated>2011-07-26T02:04:28.365-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Personal'/><title type='text'>Ingin Ibu</title><content type='html'>Belakangan ini saya ingin sekali bertemu ibu, saya ingin sekali punya ibu. Yang selalu perhatian dan sayang tanpa saya memintanya. Yang mengerti apapun yang saya inginkan tanpa harus mengatakannya. Saya ingin ibu yang melahirkan saya hadir disini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya ingin memanggilnya,…&lt;br /&gt;Saya rindu sekali, sentuhannya yang menenangkan. Aromanya yang khas, masih jelas tertinggal dalam penciuman. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya masih ingat. Tiap saya pulang pada jam istirahat sekolah dan mendapati ibu tidak ada dirumah, saya selalu menangis. saya tidak melanjutkan sekolah pada jam berikutnya. Lalu teman-teman saya atau guru saya yang membawakan tas itu pulang. Sementara saya masih menangis sampai ibu datang. Kenangan itu sering mampir dalam ingatan saya akhir-akhir ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ingatan kedua adalah sewaktu saya kepengin sekali makan sate. Ibu bela-belain membelikan untuk saya, padahal warungnya jauh. Penjualnya adalah teman ibu saya, mereka suka ngerumpi dan kadang sering lupa waktu. Hujan lebat sekali dan saya khawatir, pikiran buruk kemana-mana. Saya takut sekali, dalam penantian itu saya membuat janji banyak sekali, akan patuh, rajin belajar, rajin membantu dan sebagainya. Ini mungkin berlebihan, ini personal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya kangen ibu yang memarahi saya. Mengomentari penampilan saya. Mengingatkan saya yang malas minum susu, karena saya tidak suka susu. Saya ingat dia selalu menunggui  gelas susu saya hingga habis. Lalu mengingatkan saya untuk hal-hal baik lainnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akhir-akhir ini keinginan itu rajin menghampiri saya. Saya ingin menghela nafas. Saya ingin ada jeda sejenak dari rutinitas, saya ingin tidak memikirkan apa-apa. Saya rindu nyaman darinya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ibu, saya ingin ibu disini. Ingin sekali ibu.&lt;br /&gt;Ya Allah, mohon jaga ibu ya.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6811790075987308671-1549309720545588141?l=tamankenangan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://tamankenangan.blogspot.com/feeds/1549309720545588141/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6811790075987308671&amp;postID=1549309720545588141' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6811790075987308671/posts/default/1549309720545588141'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6811790075987308671/posts/default/1549309720545588141'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://tamankenangan.blogspot.com/2011/07/ingin-ibu.html' title='Ingin Ibu'/><author><name>Astutik Kashmi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14644062208372764443</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/-dUqQZyuUbgE/TuG-LT1uPMI/AAAAAAAAAdY/7p5bc-BXtAY/s220/putu.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6811790075987308671.post-4900440732552971429</id><published>2011-07-20T18:03:00.001-07:00</published><updated>2011-07-20T22:51:32.520-07:00</updated><title type='text'>Stasiun 2</title><content type='html'>Stasiun adalah kenangan khusus. Disana menyimpan segala macam perasaan yang hadir paling komplit. Saat kedatangan dan kepulangan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada perasaan malu-malu dalam perjumpaan sementara. Adakah yang berubah? Memastikan tak ada kekurangan. Lalu hanya senyuman. Saling memandangi,lupa bertegur sapa. Semua telah tergantikan dengan kehadiran.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada perasaan campur aduk yang berburu dengan waktu. Genggaman untuk saling menguatkan lalu mata yang memerah. Suara-suara ceria yang tiba-tiba wajib ada. Desir tipis oleh lengkingan peluit. Kali ini ada hujan ciuman, seperti semua orang itu pohon.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6811790075987308671-4900440732552971429?l=tamankenangan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://tamankenangan.blogspot.com/feeds/4900440732552971429/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6811790075987308671&amp;postID=4900440732552971429' title='3 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6811790075987308671/posts/default/4900440732552971429'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6811790075987308671/posts/default/4900440732552971429'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://tamankenangan.blogspot.com/2011/07/stasiun-2.html' title='Stasiun 2'/><author><name>Astutik Kashmi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14644062208372764443</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/-dUqQZyuUbgE/TuG-LT1uPMI/AAAAAAAAAdY/7p5bc-BXtAY/s220/putu.jpg'/></author><thr:total>3</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6811790075987308671.post-8303743942221342304</id><published>2011-06-29T21:36:00.000-07:00</published><updated>2011-06-30T05:51:01.446-07:00</updated><title type='text'>Konsentrasiii!</title><content type='html'>Menulis...menulis itu seperti menari hingga &lt;i&gt;trance&lt;/i&gt;. Itu kata kata seorang kakak yang sekarang jadi penulis sukses. Dialah orang yang mengenalkan aku pada dunia buku dan tulis menulis saat aku baru sebulan berstatus mahasiswa. Bukan main rajinnya, perjuangannya, hingga urusan perut jadi nomer dua setelah buku. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saking giatnya memotivasiku, sampai suatu hari mengirim naskah resensi buku Amartya Sen "Demokrasi bisa mengurangi kemiskinan" menggunakan namaku. Lucu sekali, jika aku baru mengetahui ketika naskah itu dikembalikan Kompas. Naskah ditolak karena redaksi kesulitan menemukan tempat untuk memuatnya, alasan yang sopa. Aku bingung, merasa tak pernah mengirim naskah itu. hmmm lucu sekali jika kemudian aku tau dia yang mengirim.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam suatu kesempatan kita menghadiri acara bincang buku oleh Mizan dan Gramedia. waktu itu Audiens diminta memberikan kesan dan penilaian tentang buku. ternyata jawabanku terpilih jadi pemenang, aku berbisik padanya "eh, tanda-tanda penulis besar ada disini hahha..." Dia tersenyum, karena tidak terpilih.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku dapat hadiah gelas berlogo Mizan, gelas itu masih ada sampai sekarang, aku tidak memakainya untuk minum. Aku merasa sayang, lalu kupakai sebagai tempat bolpen.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anyway, sebenarnya sekarang aku sedang dikejar-kejar deadline menulis, namun malah menulis di blog. Ternyata akupun belum bisa menulis dengan baik, hanya sedikit buat memenuhi kewajiban di kantor, atau hal-hal remeh untuk blog. Heheheh...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku sedang sulit berkonsentrasi seperti sekarang ini. pikiran cepat berpindah dan bikin aku membeku. Lalu ada pesan yang penting,mampir dipikiranku untuk kusampaikan. Meskipun hanya sebuah pesan dan kata-kata. Namun aku percaya kata-kata yang tulus kadang bisa melebihi sebuah tindakan.&lt;br /&gt;"Hati-hati ya sayang...untuk hari ini dan selamanya..."&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6811790075987308671-8303743942221342304?l=tamankenangan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://tamankenangan.blogspot.com/feeds/8303743942221342304/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6811790075987308671&amp;postID=8303743942221342304' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6811790075987308671/posts/default/8303743942221342304'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6811790075987308671/posts/default/8303743942221342304'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://tamankenangan.blogspot.com/2011/06/konsentrasiii.html' title='Konsentrasiii!'/><author><name>Astutik Kashmi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14644062208372764443</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/-dUqQZyuUbgE/TuG-LT1uPMI/AAAAAAAAAdY/7p5bc-BXtAY/s220/putu.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6811790075987308671.post-2466711448526273994</id><published>2011-06-20T19:04:00.000-07:00</published><updated>2011-06-20T19:04:01.852-07:00</updated><title type='text'>The first time ever i saw your face</title><content type='html'>ini adalah judul lagu, liriknya tidak istimewa, namun saya terpesona saat sang penyanyi Celine Dion menyanyikan lagu ini dengan penghayatan penuh. Dia meneteskan air mata di akhir lagu. Dengan gaun warna merah menyala, namun tidak mengurangi rasa haru yang muncul karenanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;The first time ever I saw your face&lt;br /&gt;I thought the sun rose in your eyes&lt;br /&gt;And the moon and the stars were the gifts you gave&lt;br /&gt;To the dark and the endless skies, my love&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;And the first time ever I kissed your mouth&lt;br /&gt;I felt the earth move in my hand&lt;br /&gt;Like the trembling heart of a captive bird&lt;br /&gt;That was there at my command, my love&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;And the first time ever I lay with you&lt;br /&gt;I felt your heart so close to mine&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;The first time ever I saw your face&lt;br /&gt;Your face, your face, your face&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6811790075987308671-2466711448526273994?l=tamankenangan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://tamankenangan.blogspot.com/feeds/2466711448526273994/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6811790075987308671&amp;postID=2466711448526273994' title='2 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6811790075987308671/posts/default/2466711448526273994'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6811790075987308671/posts/default/2466711448526273994'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://tamankenangan.blogspot.com/2011/06/first-time-ever-i-saw-your-face.html' title='The first time ever i saw your face'/><author><name>Astutik Kashmi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14644062208372764443</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/-dUqQZyuUbgE/TuG-LT1uPMI/AAAAAAAAAdY/7p5bc-BXtAY/s220/putu.jpg'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6811790075987308671.post-1568803817090287658</id><published>2011-06-19T21:28:00.000-07:00</published><updated>2011-06-19T21:42:03.691-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Liputan'/><title type='text'>Aroma Korupsi dari KIKB</title><content type='html'>Sejak 1 Februari 2011, jika anda yang berkendaraan bermotor memasuki kawasan UGM, akan dikenai biaya masuk. Sepeda motor ditarik 1.000 rupiah dan mobil 2.000 rupiah. Aroma korupsi tercium harum disini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aturan soal tarif diatas muncul setelah rektor menerbitkan Peraturan Nomor 408/P/SK/-HT/2010 yang dikeluarkan tanggal 29 juni 2010 tentang penerbitan Kartu Identitas Kendaraan Bermotor (KIKB). Peraturan ini menimbulkan penolakan baik dari mahasiswa maupun dari masyarakat sekitar UGM karena dianggap merugikan dan menghapus citra UGM sebagai kampus kerakyatan. Selain itu juga   bertentangan dengan Peraturan Pemerintah (PP) nomor 66/2010 tentang pengelolaan dan penyelenggaraan pendidikan. Menurut pasal 49 ayat (2) pengelolaan satuan pendidikan didasarkan pada prinsip nirlaba, akuntabilitas, penjaminan mutu, transparansi, dan akses berkeadilan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Peraturan Rektor No 408/P/SK/HT/2010, menggunakan rujukan yakni PP No. 153 Tahun 2000 tentang penetapan UGM sebagai Badan Hukum Milik Negara. Padahal PP tersebut telah dicabut dan diganti dengan PP No. 66 Tahun 2010 Tentang Pengelolaan dan Penyelenggaraan Pendidikan. PP No 66 Tahun 2010 dikeluarkan sebagai tindak lanjut dikeluarkannya putusan Mahkamah Konstitusi No 11-14-21-126-136/PUU VII/2009 tertanggal 31 Maret 2010. Putusan ini membatalkan UU No 9 Tahun 2009 tentang Badan Hukum Pendidikan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan adanya PP tersebut maka status UGM sebagai universitas yang semula sebagai Badan Hukum Milik Negara menjadi universitas yang penyelenggaraannya dilakukan oleh pemerintah. Oleh karena itu UGM tidak lagi memiliki otonomi yang luas termasuk dalam pengelolaan keuangan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Acuan yang dipakai UGM dalam pemberlakuan KIKB terkait system pengelolaan keuangannya berpijak pada PP No. 23 Tahun 2005 tentang Pengelolaan Keuangan Badan Layanan Umum. Selama ini yang berhak menerima pendapatan non pajak adalah Badan Layanan Umum (BLU). UGM adalah institusi pendidikan belum menjadi BLU. Sehingga tindakan memungut bayaran sebagai tanda masuk kampus bagi masyarakat yang tidak bisa menunjukkan kartu identitas kendaraan bermotor (KIKB) adalah pelanggaran karena bertentangan dengan UU no 20 Tahun 1997 tentang Penerimaan Negara Bukan Pajak. Uang yang diterima itu harus masuk ke negara melalui rekening menteri keuangan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain itu pemberlakuan KIKB  juga melanggar UUD ’45 pasal 23 A yang berbunyi: “pajak dan pungutan lain yang bersifat memaksa untuk keperluan negara diatur dengan undang-undang.” Pemberlakuan KIKB ini dianggap mengganggu keyamanan civitas akademika dan masyarakat yang hendak masuk wilayah UGM.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pokja Akuntabilitas Perguruan Tinggi (PATI)  yang merupakan gabungan dari Forum LSM Yogyakarta, Walhi Yogyakarta, ICM, LBH Yogyakarta, dan Aji Yogyakarta telah mengadukan kasus ini ke lembaga Ombudsman Republik Indonesia (ORI) perwakilan Yogyakarta. Menurut M. Irsyad Thamrin direktur LBH Yogyakarta, PATI melaporkan kasus ini dikarenakan ada masalah prinsip terkait pelayanan publik khususnya tentang prinsip Akuntabilitas yang dilanggar, juga ada mal administrasi terkait pemberlakuan KIK yang bertentangan dengan undang-undang. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kepala ORI Karjono Darmoatmojo mengaku akan menelaah isi laporan yang disampaikan oleh PATI. Dia juga akan melayangkan surat klarifkasi ke UGM. Jika memungkinkan maka surat tersebut bisa juga sampai bentuk rekomendasi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut Pihak UGM, Enny Nurbaningsih Kepala Bidang Hukum dan Tatalaksana UGM melalui surat nomor 47/HT/2011 tertanggal 12 april mengatakan kebijakan UGM menerapkan KIKB adalah sebuah strategi untuk mengendalikan arus lalu lintas dalam rangka memisahkan pergerakan orang dan barang yang berkepentingan dan yang tidak berkepentingan dengan UGM. Program ini nantinya akan mencegah komersialisasi kampus seperti pungutan arkir liar dan gangguan ketertiban semisal pencurian (Harjo, 28 April 2011). &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semua civitas akademika UGM direncanakan akan mendapat KIKB secara gratis sehingga bebas dari biaya masuk. Bagi masyarakat luar yang berkepentingan dengan UGM akan mendapatkan fasilitas gratis dengan menunjukkan voucher yang bisa diperoleh dari kantor administrasi unit kerja UGM. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun sekali lagi yang perlu dicermati adalah soal kebijakannya. Jika hanya masalah ketertiban dan bebas dari pencurian maka pihak UGM bisa menyewa polisi untuk menjaga keamanan, bukan memungut uang masuk. Penjelasan dari pihak UGM tersebut dinilai tidak menjawab substansi masalah. Masalah disini adalah soal akuntabilitas dan transparansi kebijakan KIKB. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penolakan pemberlakuan KIKB sebenarnya tidak hanya datang dari masyarakat, namun juga dari mahasiswa sendiri. Bertepatan dengan Hari Pendidikan Nasional 2 Mei  para elemen mahasiswa juga melakukan unjuk rasa di depan Graha Sabha Pramana. Mereka menilai UGM telah melakukan pungutan liar, karena itu pemberlakuan KIKB harus ditolak. Mereka menolak adanya praktek komersialisasi pendidikan yang telah menodai citra UGM yang selama ini dikenal sebagai kampus kerakyatan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pungutan  yang katanya untuk kegiatan mahasiswa ini mendapat protes dari Badan eksekutif Mahasiswa (BEM). Akibat dari sikap yang diambil BEM  tersebut, Rektor akhirnya menghentikan pemberian dana kegiatan untuk organisasi mahasiswa ini. BEM dibekukan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Belakangan PATI telah melaporkan kasus ini ke Kejaksaan Tinggi (Kejati) DIY, karena tidak mendapat jawaban jelas dan pasti dari pihak UGM. Pihak UGM belum menjelaskan peruntukan dana hasil pungutan tersebut, mereka hanya menjawab untuk kegiatan mahasiswa dan  hanya mengucapkan terimakasih atas protes tersebut. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lalu soal keberadaan rekening penampung dana ini juga bermasalah karena UGM bukan BLU. Rekening rektor belum tercatat dalam pengawasan kementrian keuangan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Asisten Intelegen Kejati DIY Henri Budianto mengatakan pihak Kejati sendiri telah mengagendakan audiensi dengan UGM terkait KIKB ini namun belum terealisasi. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebenarnya PATI siap melakukan dialog head to head dengan pihak UGM jika dipertemukan. Namun jika tidak ada itikad baik dari UGM, maka PATI akan melakukan tindakan tegas melalui jalur hukum. Tindakan korupsi adalah tindakan kriminal luar biasa yang akan merugikan banyak pihak, maka kita harus melawannya.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6811790075987308671-1568803817090287658?l=tamankenangan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://tamankenangan.blogspot.com/feeds/1568803817090287658/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6811790075987308671&amp;postID=1568803817090287658' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6811790075987308671/posts/default/1568803817090287658'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6811790075987308671/posts/default/1568803817090287658'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://tamankenangan.blogspot.com/2011/06/aroma-korupsi-dari-kikb.html' title='Aroma Korupsi dari KIKB'/><author><name>Astutik Kashmi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14644062208372764443</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/-dUqQZyuUbgE/TuG-LT1uPMI/AAAAAAAAAdY/7p5bc-BXtAY/s220/putu.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6811790075987308671.post-8205266957961503500</id><published>2011-06-04T20:48:00.000-07:00</published><updated>2011-06-05T23:24:45.893-07:00</updated><title type='text'>Pulang</title><content type='html'>Ada satu hubungan unik yang akan selalu memanggilmu kembali. Yang akan kamu ingat di manapun kamu berada. Tak peduli umur, rupa, ataupun setatus sosialmu sekarang. Dia akan mengikutimu seperti bayang-bayang. Sejauh kamu pergi, selama kamu merentang jarak. Ada hati yang akan selalu memanggilmu pulang. Menyambutmu setengah berlari dengan tangan terbuka lebar, ingin merengkuhmu. Seperti saat kamu masih dalam ayunan. Mereka tak ingin menganggapmu dewasa. Mereka adalah Orang Tua. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mereka yang menyayangimu sebelum kamu mengerti kasih sayang. Saat renta dan pandangan tak lagi jelas, dia akan tetap mengenalmu hanya dari bau yang kamu tinggalkan. Mereka bertanya-tanya dalam kecemasan yang ditutupi demi ketenangan dan kebahagianmu. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pulanglah dan temukanlah wajah yang rindu itu. Sebelum kamu hanya bisa menemuinya dalam doa.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6811790075987308671-8205266957961503500?l=tamankenangan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://tamankenangan.blogspot.com/feeds/8205266957961503500/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6811790075987308671&amp;postID=8205266957961503500' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6811790075987308671/posts/default/8205266957961503500'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6811790075987308671/posts/default/8205266957961503500'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://tamankenangan.blogspot.com/2011/06/pulang.html' title='Pulang'/><author><name>Astutik Kashmi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14644062208372764443</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/-dUqQZyuUbgE/TuG-LT1uPMI/AAAAAAAAAdY/7p5bc-BXtAY/s220/putu.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6811790075987308671.post-8284425556356092033</id><published>2011-06-01T19:05:00.000-07:00</published><updated>2011-06-04T20:12:40.965-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='music'/><title type='text'>the greatest rewards</title><content type='html'>So suddenly, so strange&lt;br /&gt;Life wakes you up, things change&lt;br /&gt;I've done my best, I've served my call&lt;br /&gt;I thought I had it all&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;So suddenly, so strong&lt;br /&gt;My prejudice was gone&lt;br /&gt;You needed me, I found my place&lt;br /&gt;I'm different now, these days&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Now the greatest reward&lt;br /&gt;Is the light in your eyes&lt;br /&gt;The sound of your voice&lt;br /&gt;And the touch of your hand&lt;br /&gt;You made me who I am&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;You trusted me to grow&lt;br /&gt;I gave my heart to show&lt;br /&gt;There's nothing else I cherish more&lt;br /&gt;I stand by you for sure&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Now the greatest reward&lt;br /&gt;Is the love that I can give&lt;br /&gt;I'm here for you now&lt;br /&gt;For as long as I live&lt;br /&gt;You made me who I am&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;So suddenly, it's clear to me&lt;br /&gt;Things change&lt;br /&gt;Our future lies in here and now&lt;br /&gt;We made it through somehow&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Now the greatest reward&lt;br /&gt;Is the love that I can give&lt;br /&gt;I'm here for you now&lt;br /&gt;For as long as I live&lt;br /&gt;You made me who I am&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;You made me who I am&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;So sweeeet...love jogja and you, soundtrack of your life...&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6811790075987308671-8284425556356092033?l=tamankenangan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://tamankenangan.blogspot.com/feeds/8284425556356092033/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6811790075987308671&amp;postID=8284425556356092033' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6811790075987308671/posts/default/8284425556356092033'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6811790075987308671/posts/default/8284425556356092033'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://tamankenangan.blogspot.com/2011/06/greatest-rewards.html' title='the greatest rewards'/><author><name>Astutik Kashmi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14644062208372764443</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/-dUqQZyuUbgE/TuG-LT1uPMI/AAAAAAAAAdY/7p5bc-BXtAY/s220/putu.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6811790075987308671.post-3297327337728091478</id><published>2011-05-27T23:03:00.001-07:00</published><updated>2011-05-27T23:03:53.673-07:00</updated><title type='text'>Pagi Ceria</title><content type='html'>Disuatu pagi yang ceria kamu membuka jendela rumah lebar-lebar, semilir angin seketika menamparmu lembut bersamaan cahaya mentari yang memelukmu hangat. Kamu memasang telingamu tajam, untuk mendengarkan harmoni alam yang menghanyutkan. Merasakan segala bunyi di pagi hari, kamu bersyukur atas anugerah pagi itu dan berdoa semoga esok hari dapat merasakan hal yang sama. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tak henti-hentinya kamu mengagumi pagi itu, seolah kamu membeku dan ingin menghentikan waktu agar pagi terus dapat bersamamu. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kamu punya kursi favorit yang kamu letakkan di samping jendela. Disitu kamu berdiam diri, dan tak seorangpun dapat mengganggumu, itu adalah dunia yang kamu miliki sepenuhnya. Kamu mendengarkan suara penyanyi yang paling kau sukai, mengimpi dan memejamkan mata. Kamu hafal semua liriknya, hingga dengan mudah kamu terhanyut seolah kamu ada di dalamnya. Satu lagu habis berganti yang lain. Kamu membuka mata dan melihat secangkir teh yang ada di dekatmu telah menunggumu hingga kehilangan asap. Kamu meneguknya pelan-pelan, menyesapnya dalam-dalam seperti itu adalah teh terakhir yang kamu punya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Waktu berjalan pelan, matahari mulai meninggi, namun aura pagi tetap tinggal bersamamu, seolah menemanimu memberi berkah sepanjang hari. Kamu berbisik: ini adalah pagi ceria di akhir pekan.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6811790075987308671-3297327337728091478?l=tamankenangan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://tamankenangan.blogspot.com/feeds/3297327337728091478/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6811790075987308671&amp;postID=3297327337728091478' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6811790075987308671/posts/default/3297327337728091478'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6811790075987308671/posts/default/3297327337728091478'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://tamankenangan.blogspot.com/2011/05/pagi-ceria.html' title='Pagi Ceria'/><author><name>Astutik Kashmi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14644062208372764443</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/-dUqQZyuUbgE/TuG-LT1uPMI/AAAAAAAAAdY/7p5bc-BXtAY/s220/putu.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6811790075987308671.post-2369415437723782215</id><published>2011-05-24T18:09:00.000-07:00</published><updated>2011-05-26T05:16:52.748-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='mimpi'/><title type='text'>Rumah Impian</title><content type='html'>Ada rumah mungil di hamparan semesta yang hijau. Tiap hari hanya ada damai dan ketenangan. Rumah itu memiliki jendela yang lebar-lebar, udara melimpah ruah. Diantara ruangan-ruangan itu, ada satu ruangan istimewa yang terisi penuh dengan buku. Saat kamu berada di sana, kamu akan merasa menjadi orang paling bahagia. Kamu bisa seharian diam saja tanpa bicara, namun seolah kamu berkeliling kemana-mana. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di pekarangan rumah itu kamu bisa berkebun, kamu menyukai tanaman. Kamu merawatnya dengan hati-hati melihat pertumbuhannya setiap hari seperti menunggui bayi. Seperti bagaimana memetik bunga mekar agar bercabang lagi, kamu memotongnya dengan gunting hati-hati sekali. Seolah kamu dapat merasakan sakit atas tindakanmu itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dihari yang lain, kamu hanya duduk saja, bercanda dengan ikan-ikan. Bermain dengannya, menaburkan makanan, melihat ia tiba-tiba bersembunyi dibalik rimbunan tanaman air entah karena malu akan kedatanganmu atau karena perubahan cuaca. Kamu senang mengamati bunga-bunga teratai yang tumbuh mesra di atas kolam itu. Kamu mengaguminya seperti itu adalah mukjizat Tuhan yang dikirimkan khusus untukmu. Tiap hari kamu bersyukur karena dapat menghirup udara yang benar-benar bersih.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kehidupan dirumah itu sangat tenang tak ada keributan, jauh dari hingar bingar keramaian, padatnya lalu lintas, atau runyamnya percakapan dari sebuah debat politik. Suatu kali kamu hanya ingin menghabiskan waktu dengan membaca atau menulis saja, sepuasnya. Semua berjalan begitu mudah karena tempat kerja tak perlu kau datangi setiap hari. Kamu mengendalikannya lewat dunia maya. Semua bergerak pasti namun tak nampak. Usahamu berkembang, kamu cukup memantaunya dari rumah itu juga. Semua berjalan secara online. Namun tak lupa, tiap akhir pekan, kamu tetap rajin mengunjungi sahabat, mengundang mereka kerumahmu untuk bercengkrama, memasak bersama, atau menonton film. Di akhir pekan itu kamu selalu menyempatkan diri untuk keluar makan atau menikmati acara budaya. Sebut saja ini sebagai bagian dari “sosialisasi fisik.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Begitulah, semua nampak lengkap dalam sahaja dan bahagia. Sampai suatu hari kamu menyadari ada uban di rambutmu, ada keriput di kulitmu, dan jiwamu tetap sama. Kamu merasa masih muda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;i&gt;Hei, apa ini surga?&lt;/i&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6811790075987308671-2369415437723782215?l=tamankenangan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://tamankenangan.blogspot.com/feeds/2369415437723782215/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6811790075987308671&amp;postID=2369415437723782215' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6811790075987308671/posts/default/2369415437723782215'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6811790075987308671/posts/default/2369415437723782215'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://tamankenangan.blogspot.com/2011/05/rumah-impian.html' title='Rumah Impian'/><author><name>Astutik Kashmi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14644062208372764443</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/-dUqQZyuUbgE/TuG-LT1uPMI/AAAAAAAAAdY/7p5bc-BXtAY/s220/putu.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6811790075987308671.post-5006905236373440989</id><published>2011-05-23T02:43:00.001-07:00</published><updated>2011-06-04T20:14:39.251-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Friends'/><title type='text'>Untuk Fantastic 4</title><content type='html'>Aku mengenangmu, saat kita tumbuh bersama dalam percakapan sambil lalu tak mengenal asal dan usia. Satu-satu dari kita pergi, begitulah ada pertemuan dan perpisahan. Sebuah hubungan klasik yang abadi. Tak ada orang yang benar-benar terus bersama. Mungkin kita terpisah oleh jarak atau kematian.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hari ini seperti ada pengulangan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku bahagia bersama kalian. Mungkin suatu hari akan datang yang lain dan entah akan diberi nama apa? Aku ini orang jauh, keluargaku hanya teman, sudah selayaknya berbuat baik dengan teman. Baiklah selamat jalan teman-temanku. Semoga bahagia selalu menyertai kalian di manapun berada. Seperti bahagia kita saat bersama.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;i&gt;Adalah jiwa-jiwa kita yang akan saling mengingat, saat kita tak lagi bertegur sapa dan bertatap muka&lt;/i&gt;.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6811790075987308671-5006905236373440989?l=tamankenangan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://tamankenangan.blogspot.com/feeds/5006905236373440989/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6811790075987308671&amp;postID=5006905236373440989' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6811790075987308671/posts/default/5006905236373440989'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6811790075987308671/posts/default/5006905236373440989'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://tamankenangan.blogspot.com/2011/05/untuk-fantastic-4.html' title='Untuk Fantastic 4'/><author><name>Astutik Kashmi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14644062208372764443</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/-dUqQZyuUbgE/TuG-LT1uPMI/AAAAAAAAAdY/7p5bc-BXtAY/s220/putu.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6811790075987308671.post-3514487776154437324</id><published>2011-05-22T21:44:00.001-07:00</published><updated>2011-05-24T06:07:48.872-07:00</updated><title type='text'>Otherside</title><content type='html'>&lt;i&gt;Banyak yang sudah kami lakukan, banyak yang sudah dia ajarkan kepadaku. Ketika aku masih serupa bocah yang terbungkus oleh tubuh orang dewasa. Aku tak ingin membuat kesalahan kedua kali dengan meninggalkannya. Betapapun dalamnya luka itu, namun dia menerimaku. Rasanya di dunia yang semakin menipis kepercayaannya ini, dialah yang selalu percaya dan mendukungku dengan kesabaran tanpa lelah. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Disaat banyak orang membawa kerumitan dengan memperhitungkan baik buruk dan hitam putih. Rasanya hanya dia yang tidak menuntutku apa-apa. Kenyataan mana lagi yang akan kuingkari? Begitu sederhana. Sesederhana jawaban yang aku terima, saat aku bertanya mengapa masih ingin bersama. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apa yang dilihatnya dariku saat itu. Aku merasa pertemuannya denganku adalah sesuatu yang kebetulan, mungkin aku datang disaat yang tepat, itu saja. Saat ini aku ingin berusaha menghapus keraguan dan ketakutan, rasanya semua sudah cukup. Dimanakah aku belakangan ini? &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Waktu tak pernah terulang kembali, menyesal tidak mengubah apa-apa. Jika hidup adalah sebuah amanah, jika ada yang masih bisa kulakukan, aku hanya ingin melihat dia bahagia. &lt;br /&gt;&lt;/i&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6811790075987308671-3514487776154437324?l=tamankenangan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://tamankenangan.blogspot.com/feeds/3514487776154437324/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6811790075987308671&amp;postID=3514487776154437324' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6811790075987308671/posts/default/3514487776154437324'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6811790075987308671/posts/default/3514487776154437324'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://tamankenangan.blogspot.com/2011/05/otherside.html' title='Otherside'/><author><name>Astutik Kashmi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14644062208372764443</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/-dUqQZyuUbgE/TuG-LT1uPMI/AAAAAAAAAdY/7p5bc-BXtAY/s220/putu.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6811790075987308671.post-4673442748703663255</id><published>2011-05-04T07:36:00.000-07:00</published><updated>2011-05-04T07:39:02.154-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Puisi'/><title type='text'>Someday</title><content type='html'>Someday when I pass away&lt;br /&gt;if I could&lt;br /&gt;I don't want to go far away &lt;br /&gt;from you&lt;br /&gt;Event, I want you forgetting me easily&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;I will standing next to you&lt;br /&gt;without you realize it&lt;br /&gt;I will stay near to you&lt;br /&gt;Whisper sweets pray&lt;br /&gt;for your joy and happiness&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6811790075987308671-4673442748703663255?l=tamankenangan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://tamankenangan.blogspot.com/feeds/4673442748703663255/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6811790075987308671&amp;postID=4673442748703663255' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6811790075987308671/posts/default/4673442748703663255'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6811790075987308671/posts/default/4673442748703663255'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://tamankenangan.blogspot.com/2011/05/someday.html' title='Someday'/><author><name>Astutik Kashmi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14644062208372764443</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/-dUqQZyuUbgE/TuG-LT1uPMI/AAAAAAAAAdY/7p5bc-BXtAY/s220/putu.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6811790075987308671.post-4012789547717619609</id><published>2011-04-26T18:08:00.000-07:00</published><updated>2011-04-26T22:14:21.484-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Personal'/><title type='text'>Stasiun</title><content type='html'>Akhirnya akan tiba saatnya pada hari yang biasa, betapapun sempurnanya sebuah hari. Akhirnya kereta itu juga yang membawamu pergi. &lt;br /&gt;“Apa yang kamu lihat dari wajahku?” kamu bertanya.&lt;br /&gt;“wajah perpisahan.” Jawabku&lt;br /&gt;Bukankah itu menjelaskan segalanya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bertahun-tahun lalu aku selalu berfikir, disaat-saat seperti itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seandainya kita tak tinggal di negera yang kacau. Seandainya kita tak perlu rumit memikirkan pekerjaan. Seandainya pekerjaan itu tidak membuat kita berjauhan. Mungkin kita tak perlu menanggung kesedihan di stasiun. Akhirnya aku harus membenci “jarak” sialan itu! &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Janji itu membuat perutku mulas, namun hatiku hangat kembali. &lt;br /&gt;Aku bilang, “Di manapun aku akan tinggal, asal ada kamu suatu hari nanti.”&lt;br /&gt;Kamu bilang “Aku sulit bersama orang lain, karena aku punya kamu, jauh disini.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seperti daun-daun yang menguning, mudah jatuh karena hembusan angin, begitu rapuh.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6811790075987308671-4012789547717619609?l=tamankenangan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://tamankenangan.blogspot.com/feeds/4012789547717619609/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6811790075987308671&amp;postID=4012789547717619609' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6811790075987308671/posts/default/4012789547717619609'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6811790075987308671/posts/default/4012789547717619609'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://tamankenangan.blogspot.com/2011/04/stasiun.html' title='Stasiun'/><author><name>Astutik Kashmi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14644062208372764443</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/-dUqQZyuUbgE/TuG-LT1uPMI/AAAAAAAAAdY/7p5bc-BXtAY/s220/putu.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6811790075987308671.post-2513043429085118698</id><published>2011-04-19T17:45:00.000-07:00</published><updated>2011-04-20T23:48:12.343-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Liputan'/><title type='text'>Akses Kesehatan Reproduksi bagi Perempuan Miskin</title><content type='html'>Kondisi Kesehatan reproduksi bagi perempuan miskin sangat memprihatinkan. Hal ini ditunjukkan dengan tingginya Angka Kematian Ibu (AKI). menurut Survei Demografi dan Kesehatan Indonesia (SDKI) tahun 2007 AKI masih tergolong tinggi yakni mencapai 228 per 100.000 kelahiran. Kurangnya sosialisasi tentang pentingnya kesehatan reproduksi dan sulitnya akses untuk menjangkau layanan kesehatan bagi perempuan miskin menjadi penyebab utamanya. Selain itu informasi tentang bagaimana menjaga kesehatan dengan biaya murah pun terbatas. Perlu diketahui jumlah perempuan miskin di Indonesia tergolong tinggi, menurut catatan Women Development Index (WDI) jumlahnya ada 111 juta jiwa. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pemerintah yang seharusnya bertanggung jawab terhadap masalah ini tidak memberikan perhatian serius.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hal ini ditunjukkan dengan adanya alokasi anggaran yang minim untuk bidang kesehatan. Berdasarkan Undang-Undang Kesehatan yang berlaku, besaran anggaran untuk kesehatan adalah 5 persen dari anggaran pendapatan dan belanja negara (APBN) serta untuk APBD adalah 10 persen di luar gaji, dengan dua per tiganya digunakan untuk pelayanan publik. Namun di daerah-daerah besarnya anggaran untuk kesehatan hanya 0,1 persen (Antara, 4 juli 2010).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hingga hari ini, Undang-Undang Kesehatan masih menuai persoalan karena belum memiliki peraturan pemerintah (PP), jadi bagaimana menerapkannya? &lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Kesehatan Reproduksi adalah keadaan sehat yang menyeluruh, meliputi aspek fisik, mental, dan sosial, bukan sekadar tidak adanya penyakit atau gangguan di segala hal yang berkaitan dengan sistem reproduksi, fungsi, maupun proses reproduksi itu sendiri (Dokumen Kairo, 1994). &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Disini kita dapat melihat kesehatan reproduksi tidak melulu hanya persoalan fisik yang bisa diselesaikan secara medis. Namun lebih dari itu ada unsur mental atau psikis seseorang yang harus sehat yakni bebas dari tekanan atau perasaan negatif lainnya. Selain itu harus memenuhi sehat secara sosial, artinya masing-masing orang berhak menjangkau pelayanan kesehatan yang akan memungkinkan kaum perempuan menjalani fungsi-fungsi reproduksinya secara sehat, terutama kehamilan dan melahirkan secara aman. Dalam pengertian yang  baru ada tambahan sehat secara ekonomi, artinya perempuan harus dalam kondisi ekonomi yang baik agar dapat memenuhi kesehatan reproduksinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut Deklarasi Hak Asasi Manusia khususnya Pasal 25 menyatakan setiap orang berhak atas tingkat hidup yang memadai untuk kesehatan dan kesejahteraan diri dan keluarganya, termasuk hak atas pangan, pakaian, perumahan dan perawatan kesehatan serta pelayanan sosial yang diperlukan, dan berhak atas jaminan pada saat menganggur, menderita sakit, cacat, menjadi janda/duda, mencapai usia lanjut atau keadaan lainnya yang mengakibatkan kekurangan nafkah yang berada di luar kekuasaannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan demikian, berbicara tentang hak-hak reproduksi berarti berbicara tentang spektrum yang luas, mencakup tentang relasi laki-laki dan perempuan baik dalam ranah publik maupun domestik. Secara fokus kesehatan reproduksi terbagi dalam masalah-masalah perkawinan, kehamilan, kelahiran, perawatan dan pengasuhan anak. Termasuk juga persoalan aborsi, Penyakit Menular Seksual (PMS), HIV dan AIDS, Keluarga Berencana (KB), alat kontrasepsi, serta masalah prilaku seksual.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Terbatasnya akses&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Minimnya akses informasi yang diterima oleh perempuan miskin menyebabkan kurangnya pemahaman mereka terhadap makna dan pentingnya kesehatan reproduksi. Perempuan miskin umumnya berpendidikan rendah, yang tentu saja berimbas pada rendahnya tingkat kesadaran akan pentingnya memahami kesadaran reproduksi. Kebutuhan untuk mengetahui kesehatan reproduksi menjadi prioritas kesekian, karena mereka lebih fokus untuk bekerja demi kelangsungan hidup.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lebih lanjut tingkat pendidikan ini akan mempengaruhi keputusan-keputusan mereka dalam merencanakan sebuah keluarga yang berkualitas. Contoh kasat mata yang bisa jadi ukuran dari rendahnya kualitas perencanaan keluarga bagi mereka adalah tingginya AKI di Indonesia yaitu 228 per 100.000 kelahiran (survei SDKI, 2007). &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari kematian tersebut, kebanyakan disebabkan karena proses melahirkan yang tidak aman atau sehat. Secara ilmiah, sebab utama kematian ibu di indonesia pada umumnya adalah karena pendarahan (terutama pasca persalinan), Preklamsia (tekanan darah tinggi yang terjadi pada saat kehamilan), eklamsia (lanjutan dari preklamsia) infeksi, dan lainnya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Secara fisik, hal ini terjadi oleh beberapa faktor antara lain pernikahan dini sehingga usia ibu yang terlalu muda untuk melahirkan, jarak kelahiran yang terlalu dekat, terlalu sering melahirkan, juga melahirkan pada usia tua. Usia aman bagi perempuan untuk bereproduksi adalah 20-40 tahun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perempuan miskin umumnya tidak mampu mengakses layanan kesehatan karena tidak punya uang. Disamping itu perempuan miskin yang tinggal di desa terpencil juga memiliki masalah akses yakni tentang jarak yang jauh dengan tempat pelayanan kesehatan. Fasilitas JamKesMas (Jaminan Kesehatan Masyarakat) pada prosesnya sulit diterapkan. Prosedur yang berbelit menjadi hambatan seorang ibu yang ingin mendapatkan layanan kesehatan dengan cepat. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Masalah lain adalah soal kondisi ekonomi yang buruk membuat ibu hamil tidak mendapat makanan dengan gizi yang cukup. Budaya patriarkhi menunjukkan bahwa banyak perempuan miskin saat makan menunggu suami dan anak-anaknya makan duluan. Akhirnya seorang ibu hanya menikmati sisa dengan kuantitas dan kualitas terbatas. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berikutnya masalah alat kontrasepsi. Para petugas layanan kesehatan yang ditugaskan memberi penyuluhan kepada perempuan masih bersifat separo-separo dan tidak tuntas. &lt;br /&gt;Sebagai contoh saat seorang petugas kesehatan memberi penyuluhan tentang alat kontrasepsi, informasi yang diberikan hanya sebatas contoh dan cara penggunaan. Mereka tidak menjelaskan dampak dari penggunaan alat kontrasepsi tersebut. Mereka juga tidak menjelaskan pilihan-pilihan yang tepat dan sesuai dengan kondisi fisik perempuan tersebut. Padahal setiap perempuan memiliki kondisi tubuh yang berbeda. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ibu-ibu pengguna alat kontrasepsi ini juga tidak dibekali pemahaman mengenai resiko menggunakan alat kontrasepsi. Meskipun sudah ber-KB, bisa juga mengalami kegagalan. Nah ketika ada Kehamilan Tidak Diinginkan (KTD), Dinas Kesehatan hanya memberi tunjangan melahirkan. Tidak ada konseling untuk memilih apakah meneruskan kehamilan atau tidak. Jika meneruskan langkahnya bagaimana? Jika menghentikan tindakannya harus bagaimana?  Informasi ini sangat penting diberikan untuk membantu keluarga miskin membentuk keluarga yang berkualitas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Masalah lain yang tak kalah pentingnya adalah terbatasnya alat kontrasepsi yang bisa diakses oleh masyarakat miskin secara gratis. Alat kontrasepsi justru banyak disediakan oleh bidan desa ataupun apotik dengan harga yang mahal. Pelayanan kontrasepsi justru menjadi bisnis menggiurkan bagi petugas medis di desa-desa.&lt;br /&gt;Satu contoh penelitian LSM Rahima tentang minimnya sosialisasi yang ekstrim ini terjadi di kecamatan Losarang, Kabupaten Indramayu. Begitu perempuan datang langsung ditanya mau KB yang Rp10.000,- atau yang Rp15.000,-? Tak ada penjelasan memilih apa dan dampaknya bagaimana. Saat ditanya resiko, dengan gampang perempuan di sana menjawab jika tidak cocok tinggal ganti yang lain. Begitu sederhana dan mudah. Sesederhana pengetahuan yang mereka punya soal kesehatan reproduksi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Contoh lain adalah sosialisasi pemeriksaan papsmear dan IVA (Inspeksi Visual dengan Asam Asetat) untuk mendeteksi adanya kanker serviks. Studi observasi yang telah dilakukan kawan saya, Yemestri Enita, ketika menjadi Community Organizer di Bantul dan Gunung Kidul menunjukkan, memang pemerintah sudah menyediakan fasilitas tes ini namun sangat terbatas dan juga minim sosialisasi. Program ini sudah menjadi program nasional namun ditingkat lokal pelaksanaannya sangat tergantung pada kesadaran dan pengetahuan pejabat-pejabat di Dinas Kesehatan setempat. Wacana program peningkatan kesehatan reproduksi tidak muncul jika tidak ada usul. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Masalah lain yang kerap mengusik pikiran kita adalah banyak tenaga medis yang tidak sensitif gender. Saat orang mau periksa papsmear, pertanyaan yang langsung muncul adalah statusnya "nyonya" atau "nona"? Jika jawabannya adalah "nona" maka pertanyaannya akan berlanjut pada hal-hal yang bersifat pribadi dan memojokkan pasien dengan stigma negatif. Hal ini membuat perempuan-perempuan jadi berfikir panjang untuk memeriksakan diri sekalipun itu atas kesadarannya sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam sebuah diskusi dengan KPAI (Komisi Perlindungan Anak Indonesia), saya mendengar seorang ibu protes pada menteri kesehatan yang kebetulan perempuan. &lt;br /&gt;Ibu menteri berkata “Jika ditemukan gejala medis, maka akan dilakukan pemeriksaan papsmear." &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mengapa harus ada gejala medis dulu baru ada pemeriksaan? &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lalu dilanjutkan dengan pejabat tinggi Askes RI yang juga perempuan yang tidak boleh disebutkan namanya, “Masalah kesehatan kan banyak, tidak hanya persoalan ini.” &lt;br /&gt;Sungguh ironis, apakah kita harus menunggu korban yang banyak hingga pemeriksaan papsmear baru bisa dilakukan? Saya turut kaget kenapa pernyataan ini justru hadir dari perempuan yang justru memiliki peran strategis dalam rangka meningkatkan kesehatan reproduksi perempuan? &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Apa yang harus kita kerjakan&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Kita sepakat bahwa masalah kesehatan reproduksi tidak hanya melulu urusan medis semata. Meskipun berdasarkan survey yang dilakukan Musdah Mulia, peneliti senior Kementrian Agama yang juga aktivis feminis. Akibat pengetahuan yang terbatas banyak responden menyebutkan masalah kesehatan reproduksi adalah tanggung jawab petugas medis. Kita harus memahami disana ada tanggung jawab sosial, agama, juga negara sebagai pemeran utama. Sudah seharusnya masing-masing pihak berperan aktif dan bersinergi untuk meningkatkan kesehatan reproduksi. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Negara harus merealisasikan anggaran untuk kesehatan sesuai ketentuan Undang-Undang Kesehatan yang berlaku demi terselenggaranya kesehatan masyarakat yang sejahtera dan berkeadilan gender. Pemerintah harus melakukan harmonisasi peraturan agar semua peraturan yang telah disusun bisa diterapkan dengan mudah serta mampu menjawab persoalan kesehatan yang berkembang di masyarakat dewasa ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Negara melalui perangkatnya dari kementrian, departemen, dinas, hingga aparatus desa harus memiliki kesadaran, pengetahuan, dan komitmen yang tinggi untuk mensukseskan upaya pemenuhan hak kesehatan reproduksi bagi perempuan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Melibatkan lembaga masyarakat sebagai pengawas terselenggaranya program pemenuhan kesehatan reproduksi. Juga sebagai mitra yang bisa diajak bekerja sama memberikan pelatihan, konseling, dialog, dan diskusi, seputar kesehatan reproduksi.&lt;br /&gt;Bagaimana dengan tokoh agama dan tokoh masyarakat? Dua figur ini justru memainkan peran penting di daerah pedesaan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tokoh agama bisa melakukan pendekatan lebih efektif melalui ceramah agama atau sebagai konselor. Tokoh agama yang selama ini dianggap sebagai "panutan" dapat memberikan pemahaman yang selama ini keliru atau tabu. Misalnya anggapan banyak anak banyak rezeki, ikut KB haram, atau tentang bayi laki-laki lebih terhormat daripada bayi perempuan hingga orang belum berhenti bereproduksi sebelum mendapatkan bayi laki-laki. Tentu saja peran konselor ini harus bersifat terbuka, tidak otoriter, tidak memaksa, merasa paling benar, dan sebagainya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Peran tokoh masyarakat menjadi penting mengingat budaya masyarakat kita yang masih mengandalkan patron klien. Mereka masih mementingkan sosok. Hampir sama dengan tokoh agama namun cakupannya lebih luas. Seorang tokoh masyarakat bisa menjadi penyuluh, penggerak, motivator, fasilitator, katalisator (penghubung sumber informasi), dan teladan (panutan).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sinergisitas berbagai peran ini bisa menjadikan pemenuhan kesehatan reproduksi berjalan efektif dan efisien.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;*menjelang hari kartini.Tak perlu selebrasi, cukuplah kita merumuskan perjuangan untuk isu ini.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6811790075987308671-2513043429085118698?l=tamankenangan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://tamankenangan.blogspot.com/feeds/2513043429085118698/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6811790075987308671&amp;postID=2513043429085118698' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6811790075987308671/posts/default/2513043429085118698'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6811790075987308671/posts/default/2513043429085118698'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://tamankenangan.blogspot.com/2011/04/akses-kesehatan-reproduksi-bagi.html' title='Akses Kesehatan Reproduksi bagi Perempuan Miskin'/><author><name>Astutik Kashmi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14644062208372764443</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/-dUqQZyuUbgE/TuG-LT1uPMI/AAAAAAAAAdY/7p5bc-BXtAY/s220/putu.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6811790075987308671.post-1229021345787828696</id><published>2011-04-15T03:26:00.001-07:00</published><updated>2011-04-15T03:26:53.396-07:00</updated><title type='text'>Penyakit</title><content type='html'>Saya sering batuk kecil-kecil ini sudah lama. Tapi saat mengobrol dengan seorang teman kemarin saya jadi ingat waktu kecil saya pernah batuk berdarah. Saya kedokter di antar ibu lalu sembuh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tiba-tiba saya takut kena TBC, penyakit yang disebabkan oleh bakteri  Mikobakterium tuberkulosa, Bakteri ini berbentuk batang dan bersifat tahan asam. Darah yang keluar bersama dahak disebabkan ada saraf pembuluh darah di leher pecah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya pun membayangkan kanker serviks. Ibu meninggal di usia muda karena penyakit ini, disamping ada komplikasi dengan jantung dan liver. Penyakitnya berat.  Nenek saya juga, meninggal karena mengalami pendarahan hebat di rahimnya, bertahun-tahun. Antara sembuh dan kumat lagi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ibu sakit jantung, dengan gejala sering berdebar-debar. Ibu sering khawatir terhadap sesuatu secara berlebihan. Saat ayah pulang malam, ibu selalu menangis. Bukan karena apa-apa, hanya perasaan khawatir. Saat ada saudara ayah atau ibu yang pergi ke tempat jauh, entah itu untuk belajar maupun bekerja. Dia selalu berpesan, jika nanti berangkat tak usah pamit saja. Ini hal yang aneh, tau kenapa? Karena dia sedih dengan perpisahan. Dia bisa sedih dan tak bekerja seharian hanya karena melihat saudara yang pergi jauh berpamitan dengannya. Saya mewarisi sifat ini. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Liver ibu  rusak karena sering minum obat kimia, minum obat pereda sakit kepala hampir tiap hari. Saya sering melarangnya namun tak mempan.  Saat meninggal badannya menguning pucat. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dua perempuan ini, Ibu dan Nenek sebelum meninggal memiliki permintaan yang sama. Mereka minta minum air putih banyak sekali. Saya tak menyaksikan keduanya. Saya tak ada disampingnya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat nenek meninggal, ibu baru sebulan melahirkan adik saya. Dia menangis hebat, dengan darah nifas deras keluar. Saya masih kecil. Saya masih SD kelas tiga, saya sedih. Kesedihan anak kecil yang mudah lupa. Air mata saya deras mengalir tanpa suara disamping jenazahnya. Namun habis itu lupa, kesedihan anak kecil. Waktu itu saya hanya sedih melihat ibu menangis hebat, saya butuh dia, namun saya tak mengerti cara menghiburnya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sejak kecil saya jauh dengan nenek, dia suka makan sirih dan bibirnya merah. Dia suka memluk dan mencium saya. Namun saya tidak mau dekat-dekat, karena saya takut terkena ludah di bibirnya yang merah. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah nenek tak ada dan saya punya adik, saya jadi mandiri. Ibu dan Ayah sibuk sekali. Mengurusi Toko yang waktu itu sedang berkembang. Aku dan adikku kurang perhatian dan kasih sayang. Kami tumbuh dengan kaku dan sering bertengkar. Kami dibesarkan dengan benda-benda dan uang. Kami tidak pernah tidur dengan dongeng. Komunikasi kami terbatas. Namun aku tahu ibu dekat denganku dengan caranya yang protektif. Dengan caranya mengkhawatirkan saya dan memikirkan setiap kebutuhan saya tanpa saya minta. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Itulah mengapa, kematiannya pernah melumpuhkan saya. Saya tidak lengkap lagi. Saya memang tidak menangis waktu itu, saya ikhlas. Karena merasa dia telah bebas dari rasa sakit. Orang-orang heran, karena saya tidak menangis, padahal ayah pingsan. Namun sebulan setelah itu saya merasakan kehilangan yang sangat. Ada lubang di hati yang dalam sekali. Saya menangis keras. Hingga bertahun-tahun tak menangis hebat lagi. Sejak saat itu saya berjanji tak ingin kehilangan lagi. Tak ingin ditinggalkan lagi oleh orang-orang terdekat. Biarlah saya yang meninggalkannya. Biarlah saya yang mati duluan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya berusaha menjaga hubungan sebaik-baiknya. Saya tidak bisa berkomunikasi dengan baik. Atau berkata-kata manis. Saya hanya bisa melakukannya dengan tindakan. Karena tak pandai berkata-kata yang menyenangkan. Saya kaku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya sering membayangkan kematian saya. Apakah saya akan mewarisi satu dari penyakit ini? Saya bertanya-tanya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat nanti saya mati, saya tidak berharap ada kesedihan, saya berharap kematian saya direlakan. Saya berharap kepergian saya tak dibahas dan dilupakan begitu saja, seperti aku tak pernah ada.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Orang yang paling beruntung &lt;br /&gt;adalah mereka yang tak pernah dilahirkan&lt;br /&gt;atau mereka yang dilahirkan dan mati muda (puisi SHG)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tiba-tiba saya ingin membenarkan puisi ini. Saya takut berumur panjang.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6811790075987308671-1229021345787828696?l=tamankenangan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://tamankenangan.blogspot.com/feeds/1229021345787828696/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6811790075987308671&amp;postID=1229021345787828696' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6811790075987308671/posts/default/1229021345787828696'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6811790075987308671/posts/default/1229021345787828696'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://tamankenangan.blogspot.com/2011/04/penyakit.html' title='Penyakit'/><author><name>Astutik Kashmi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14644062208372764443</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/-dUqQZyuUbgE/TuG-LT1uPMI/AAAAAAAAAdY/7p5bc-BXtAY/s220/putu.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6811790075987308671.post-7340249195677636890</id><published>2011-04-04T01:40:00.000-07:00</published><updated>2011-04-04T01:42:27.085-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Personal'/><title type='text'>Mengalami</title><content type='html'>Apa itu sedih? Sedih adalah mengalami. Apa itu kehilangan? Kehilangan adalah mengalami. Apa itu rindu? Rindu adalah mengalami. Apa itu bahagia? Bahagia adalah mengalami. Apa itu empati? Empati adalah merasakan. Bagaimana kamu akan merasakan jika kamu tak pernah mengalami. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dua tahun lalu, saya membuka baju-baju ibu dalam kardus penyimpanan. Saya mencucinya, saya merawatnya dengan memberi wangi-wangian. Mencuci baju ibu seperti memandikan ibu kembali. Namun ada beberapa baju yang saya tinggal sebagian. Saya ingin menyimpan bau keringatnya, saat rindu aku akan menciumnya. Biarlah saya yang tahu. Sekarang saya jauh dari rumah, hanya menyimpan selembar foto mungil peninggalannya dalam sebuah KTP usang. Suatu hari ayah ingin foto itu dibuat lukisan, saya takut membuatnya sedih, saya bilang belum bertemu dengan pelukis. Beberapa kali dia bertanya hingga lupa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hari ini aku mengambil kartu ATM dan Foto itu terjatuh, seperti hatiku hari ini. Wajah itu masih sama, ekspresi yang sama.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6811790075987308671-7340249195677636890?l=tamankenangan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://tamankenangan.blogspot.com/feeds/7340249195677636890/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6811790075987308671&amp;postID=7340249195677636890' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6811790075987308671/posts/default/7340249195677636890'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6811790075987308671/posts/default/7340249195677636890'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://tamankenangan.blogspot.com/2011/04/mengalami.html' title='Mengalami'/><author><name>Astutik Kashmi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14644062208372764443</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/-dUqQZyuUbgE/TuG-LT1uPMI/AAAAAAAAAdY/7p5bc-BXtAY/s220/putu.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6811790075987308671.post-7956341635982884483</id><published>2011-04-03T23:00:00.000-07:00</published><updated>2011-04-03T23:11:23.465-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Personal'/><title type='text'>Sunday morning!</title><content type='html'>Hari minggu yang berjalan sendu, dari pagi sudah hujan melulu lalu diakhiri gerimis yang pajang. Langit mendung membuat saya malas keluar. Menjadi manusia kamar seharian pasti membosankan. Hanya membaca buku di temani teh manis, roti, dan coklat. Tadi ada dering sms masuk, seorang teman mengundangku untuk masak bersama di rumahnya yang baru. Sungguh menarik, namun rumahnya jauh sekali butuh tiga puluh menit untuk mencapainya. Jauhkah? Jauh dan dekat tergantung perasaan kita bukan? Kami sudah membuat janji beberapa kali, namun tak kunjung ketemu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ceritanya temanku ini punya bayi baru, ah pasti lucu, saya suka bayi. saya merasa belakangan hidupnya penuh warna, dengan kesibukan barunya ini membuat hidupnya seimbang baik publik maupun domestik. Saya pun ingin seperti itu, merasa bahagia berjalan dan bergerak di dua wilayah. Dia belum pernah melahirkan namun, dia membantu merawat bayi sahabatnya yang singgle parent. Lelaki yang seharusnya menjadi ayah si bayi lari entah kemana. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Belakangan saya menemukan banyak cerita dan peristiwa buruk dari orang-orang di sekitar saya, dekat sekali. Saya naif, selama ini saya selalu mengaggap hanya terjadi di luar sana, jauh sekali. Hanya cerita di televisi, gosip, atau hanya kisah seseorang yang kebetulan mampir dalam otak saya yang selalu saya usir – jangan saya, karena saya tidak mau-. Selama ini saya resisten dengan hal-hal buruk. Selalu membayangkan hidup lurus dan teratur, belajar dan berusaha berjalan lurus untuk bahagia. Saya selalu berfikir sesuatu yang kita upayakan dengan baik akan berakhir baik, dan tentu istilah baik ini masih dalam sudut pandang saya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam perbincangan sambil lalu ini, teman saya bilang bayi ini nanti rencananya akan tinggal bersamanya dan dia yang akan menggantikannya menjadi single parent. “Oh betapa mulianya hatimu.” Respon saya seketika itu. “Ya sekali dalam hidup orang harus memilih peran, dan saya memutuskan itu.” Jawabnya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Buka matamu! Tajamkan pendengaranmu! Ini hidup!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Suatu hari dia bertanya kepada saya, ingin cari rumah baru. Dia bilang buat si bayi. “Ha?” saya bingung tidak tau maksudnya? Dia meneruskan. “Temanku mau meneruskan kehamilannya. Saya akan tinggal untuk menemaninya.” Saya baru paham. Kami pernah belajar tentang seksualitas, tentang family planning, relationship, juga tentang aborsi. Waktu itu memang hanya sebatas  teori, namun sekarang orang-orang di dekat kita mengalami dan kita terpanggil untuk terlibat memberi pemahaman atas pilihan-pilihan itu. Satu sisi merasa bangga terhadap orang yang mau bertanggung jawab dan memilih meneruskan kehamilan. Namun disisi lain tidak ingin mengutuk seseorang yang memilih menghentikan kehamilan dengan aborsi. That’s about choice! Ada beberapa syarat yang harus diperhatikan seperti usia kehamilan, kondisi kesehatan, juga mental. Banyak kasus yang muncul adalah bukan saat aborsi namun trauma pasca aborsi. Rasa sakit dan perasaan bersalah yang terus menghantui, mimpi buruk, dan sebagainya.  kenapa harus perempuan yang menanggungnya? Apakah laki-laki merasa bersalah dalam peristiwa ini? &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Who is a man? Who is he? He is someone who make us cry in pain, isn’t he?  He is someone who make us happy, Isn’t he. Who is good guy? Who is bad guy? Is he someone like people tell us? Is he someone like your thinking about? &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di kantor banyak kejadian serupa hampir mengisi minggu-minggu kami. Saat ada klien perempuan datang dengan berurai air mata. Tebakan kami selalu benar. Perempuan sebagai korban dari laki-laki yang tak bertanggung jawab. Saya jadi sedikit pusing. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya tidak boleh memandang hitam dan putih. Setiap orang memiliki peluang yang sama. Tak ada orang yang benar-benar jahat. Tak ada orang yang benar-benar baik. Karena dunia ini diisi oleh dua hal itu. Baik dan buruk, hitam dan putih, kuat dan lemah, dan sebagainya. Kita tinggal memilih dan menjalani. Kita pernah jatuh, namun kita juga bisa bangkit. Hari ini kita menangis namun siapa tau besok kita tertawa. Hari ini kita bersedekah, siapa tau besok tergoda untuk korupsi. Kita hanya bisa mengendalikan diri kita sendiri, bukan orang lain. Kita adalah pribadi yang otonom.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada orang memilih jalan pahit  atau jalan “hitam” untuk mempertahankan hidup. Ada orang yang memilih dunia “hitam” untuk menikmati hidup. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hari ini Samuel Mulia penulis parodi idola saya bilang “It always has to be dark for the stars appear.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya selalu berfikir baik. Teman saya bilang “kamu ini seperti kertas putih. Selalu terkejut dengan peritiwa buruk, diluar sana banyak orang jahat, banyak orang menipu, sadar dong!”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Tenang kawan, saya mengalaminya, saya telah merasakannya. Saya dibohongi, lucu kan? Tertawa sajalah.” &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya percaya tak ada yang sempurna, saya pun banyak kurangnya. Mungkin suatu hari saya bersikap buruk kepada seseorang padahal menurut saya baik. Mungkin suatu hari saya bersikap baik kepada seseorang, padahal itu buruk baginya.  Oh God, semoga saya selalu mencintai dua hal itu, yang hitam dan yang putih itu dan pertemukanlah aku dengan jiwa-jiwa yang baik hati, yang mendengarkanku kala senang dan sedih, yang menemaniku di waktu baik dan buruk. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hari ini saya berdoa buat mereka yang selalu menemani saya selama ini. Mereka yang baik kepada saya. Buat mereka yang  telah menguji kesabaran saya. Buat mereka yang telah jahat sama saya. Saya tak punya apa-apa, saya tak kehilangan apa-apa. Saya berharap dapat bahagia dengan cara yang baik, tanpa menyakiti dan melukai orang lain.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6811790075987308671-7956341635982884483?l=tamankenangan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://tamankenangan.blogspot.com/feeds/7956341635982884483/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6811790075987308671&amp;postID=7956341635982884483' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6811790075987308671/posts/default/7956341635982884483'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6811790075987308671/posts/default/7956341635982884483'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://tamankenangan.blogspot.com/2011/04/sunday-morning.html' title='Sunday morning!'/><author><name>Astutik Kashmi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14644062208372764443</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/-dUqQZyuUbgE/TuG-LT1uPMI/AAAAAAAAAdY/7p5bc-BXtAY/s220/putu.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6811790075987308671.post-4426003499193510002</id><published>2011-03-29T00:00:00.000-07:00</published><updated>2011-03-29T00:02:41.534-07:00</updated><title type='text'>Saya marah</title><content type='html'>Hari ini saya marah, kenapa saya marah? Biasanya saya sabar, namun belakangan kesabaran saya menipis. Saya harus belajar ikhlas, ikhlas yang berproses dan perlu waktu. Saat bibir bilang ikhlas, belum tentu hatimu juga senada. Saya belajar semuanya, semua-muanya. Belajar rasanya dikhianati dan dibohongi. Saya merasakan perasaan-perasaan yang berlawanan hampir tiap saat, rasanya capek. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apakah saya naif? Jika berfikir saat kita bersikap baik pada seseorang, maka orang itu pun akan baik dengan kita? Saat kita percaya kepada seseorang, maka dia akan selalu jujur kepada kita? Apakah berpikir linier itu naif?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hari ini saya banyak makan coklat...Tapi tak gemuk-gemuk juga! Huh!&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6811790075987308671-4426003499193510002?l=tamankenangan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://tamankenangan.blogspot.com/feeds/4426003499193510002/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6811790075987308671&amp;postID=4426003499193510002' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6811790075987308671/posts/default/4426003499193510002'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6811790075987308671/posts/default/4426003499193510002'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://tamankenangan.blogspot.com/2011/03/saya-marah.html' title='Saya marah'/><author><name>Astutik Kashmi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14644062208372764443</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/-dUqQZyuUbgE/TuG-LT1uPMI/AAAAAAAAAdY/7p5bc-BXtAY/s220/putu.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6811790075987308671.post-9193069204878959424</id><published>2011-03-23T00:40:00.000-07:00</published><updated>2011-04-12T21:30:32.137-07:00</updated><title type='text'>Belajar jadi stylist!</title><content type='html'>Asik ya ternyata belajar jadi stylist hi...hi...ini dia hasilnya! &lt;br /&gt;seneng deh...seneng deh...ini dia hasil karyaku...!!! &lt;br /&gt;Padu padan ini disesuaikan dengan seleraku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;siapa mau coba?? will you??&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/-tddhQ-UG8aE/TYnFro7-jTI/AAAAAAAAAbo/4WqP50b4V9A/s1600/f0d06c24-dc31-4365-b1b8-9aae775e8e9a.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 327px; height: 400px;" src="http://4.bp.blogspot.com/-tddhQ-UG8aE/TYnFro7-jTI/AAAAAAAAAbo/4WqP50b4V9A/s400/f0d06c24-dc31-4365-b1b8-9aae775e8e9a.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5587214166243839282" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/-kRlEgtIL-qA/TYnFl2OKByI/AAAAAAAAAbg/yb_K4tB_8L4/s1600/7as.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 327px; height: 400px;" src="http://1.bp.blogspot.com/-kRlEgtIL-qA/TYnFl2OKByI/AAAAAAAAAbg/yb_K4tB_8L4/s400/7as.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5587214066730534690" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/-v_hcXZsT3fo/TYnFgoY7FFI/AAAAAAAAAbY/rDH4AZ52FZA/s1600/5as.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 327px; height: 400px;" src="http://1.bp.blogspot.com/-v_hcXZsT3fo/TYnFgoY7FFI/AAAAAAAAAbY/rDH4AZ52FZA/s400/5as.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5587213977118250066" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/-nrMURUrFGfQ/TYnFVhw1wXI/AAAAAAAAAbQ/K8gjIQNm7dc/s1600/4as.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 327px; height: 400px;" src="http://3.bp.blogspot.com/-nrMURUrFGfQ/TYnFVhw1wXI/AAAAAAAAAbQ/K8gjIQNm7dc/s400/4as.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5587213786360955250" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6811790075987308671-9193069204878959424?l=tamankenangan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://tamankenangan.blogspot.com/feeds/9193069204878959424/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6811790075987308671&amp;postID=9193069204878959424' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6811790075987308671/posts/default/9193069204878959424'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6811790075987308671/posts/default/9193069204878959424'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://tamankenangan.blogspot.com/2011/03/belajar-jadi-stylist.html' title='Belajar jadi stylist!'/><author><name>Astutik Kashmi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14644062208372764443</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/-dUqQZyuUbgE/TuG-LT1uPMI/AAAAAAAAAdY/7p5bc-BXtAY/s220/putu.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/-tddhQ-UG8aE/TYnFro7-jTI/AAAAAAAAAbo/4WqP50b4V9A/s72-c/f0d06c24-dc31-4365-b1b8-9aae775e8e9a.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6811790075987308671.post-4569479474137757383</id><published>2011-03-21T00:34:00.001-07:00</published><updated>2011-03-21T17:14:24.181-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Friends'/><title type='text'>Yoga Ketawa</title><content type='html'>Sabtu kemarin adalah weekend yang paling bahagia buatku. Aku ikut yoga ketawa, Aku tertawa hampir dua jam. Amazing banget deh.  Aku datang terlambat karena mampir sarapan di warung Bubur Syarifah jalan Kaliurang, bubur favoritku untuk sarapan. Yoga ini dilakukan di Via-Via Café, jalan Prawirotaman. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dua kali aku bertanya tukang becak untuk memastikan arah. Sampai di depan Café ketemu Ika Ayu. Dia teriak “Mbak tutik, sini loh parkirnya.” Rupanya dari tadi dia di belakangku. Dia manggil-manggil dan menahan tawa, karena aku bertanya tukang becak sampai dua kali.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Prawirotaman adalah kawasan ekspatriat di Jogja, banyak Guest House dan Hotel melati dengan pilihan beragam. Aku baru dua kali masuk daerah ini. Pertama bertemu teman dari Malaysia untuk urusan pekerjaan. Kedua adalah kemarin itu, ikut Yoga yang masih satu rangkaian acara International Women Days. Jadi mikir, aku dah hamper 10 tahun di Jogja, tapi baru masuk tempat ini dua kali, pliss deh. Nampaknya habis ini aku akan sering-sering ke daerah ini. Tadi ada email undangan untuk datang ke pembukaan Pameran Seni Youth Interfaith Forum on Sexuality (YIFoS, bertempat di Via-Via cafe juga.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kembali ke Yoga ya, Yoga Ketawa ini di pimpin oleh instruktur dari Riau Namanya ibu Emmy Lianna Dewi. Dia adalah satu-satunya instruktur Yoga Ketawa dari Indonesia yang memegang certified Laughter Yoga School dari India. Dalam web nya Emmi menulis, Yoga Ketawa adalah sebuah konsep unik di mana setiap orang bisa tertawa tanpa alasan, tidak bergantung pada adanya peristiwa hal lucu yang terjadi di sekitar. Hanya tertawa dan kamu akan bahagia. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/-Y8Awq741oIg/TYcA394dogI/AAAAAAAAAaw/a06MBFHYjbM/s1600/199197_1848256162950_1137065118_2204880_994612_n.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 400px; height: 267px;" src="http://2.bp.blogspot.com/-Y8Awq741oIg/TYcA394dogI/AAAAAAAAAaw/a06MBFHYjbM/s400/199197_1848256162950_1137065118_2204880_994612_n.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5586434824280580610" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yoga Ketawa adalah sebuah Yoga yang menggabungkan latihan pernapasan Yoga yang memungkinkan orang lebih banyak memasukkan oksigen yang masuk ke dalam tubuh dan membuat orang lebih enerjik, sehat, dan membersihkan tubuh dari racun berbahaya. Saat tertawa kita membuang karbondioksida dan otomatis oksigen masuk ke dalam tubuh kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yoga ini dikembangkan oleh Dr Madan Kataria, seorang dokter dari Mumbai India yang memulai klub tawa pertama di taman pada 13 Maret 1995. Anggotanya cuma 5 orang. Saat ini ada 6.000 klub Yoga Ketawa di seluruh dunia. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yoga Ketawa dilakukan di dalam kelompok atau klub karena peserta memerlukan teman untuk tertawa bersama sambil berinteraksi dan saling menatap mata. Dimulai dengan tepuk tangan, pernapasan, gerakan-gerakan khusus yang disertai ketawaria, serta relaksasi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam Yoga Ketawa, orang percaya bahwa ketawa itu 'menular’, jadi bila kita bertatap mata dan berinteraksi dengan orang yang sedang tertawa, maka kita akan ‘ketularan’ untuk tertawa juga. Jadi dalam kelompok, peserta saling menularkan gelak tawa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku datang jam 9.30 pagi. Dari luar ruangan tampak terdengar suara orang tertawa terbahak-bahak. Aduh seperti suara orang gila, batinku. Emang orang tertawa sendiri dengan keras mesti gila ya. Ngga juga kan, mereka tidak gila, mereka sedang melakukan Yoga. Yoga Ketawa. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku masuk ruangan, setelah meletakkan tas dan jacket. Aku bergabung, baru beberapa detik ternyata aku kelularan gila, maksudnya ikut ketawa ngakak. Padahal aku jarang tertawa keras. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tiap selesai latihan tertawa, selalu diikuti yel- yel sambil tepuk tangan, very good…very good…yeah…gembira sekali!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yoga ketawa meliputi tahapan-tahapan seperti ini, pengenalan gerakan dan ritme, pemanasan, teknik pernafasan, latihan tertawa dengan mengatur pernapasan, dan relaksasi. Emmy sangat energic, dia memberi instruksi dengan jelas dan semangat. Latihan-latihannya simple dan mengundang tawa. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Tertawa adalah hal yang paling mudah dan murah untuk membuat seseorang merasa bahagia.” Kata Emmy. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dia juga percaya, semakin banyak orang tertawa, maka dia akan merasa bahagia. Jika dalam satu kawasan ada kelompok Yoga ketawa, dia yakin dapat mengurangi kekerasan dan menciptakan perdamaian. Bagaimana orang mau marah, jika sebelumnya tertawa. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Emmy membuka diri untuk memberi pelatihan menjadi Leader Yoga Ketawa. Dia berpesan hanya untuk tujuan sosial. Jika kita sudah ahli, maka uang itu akan mendekati kita. Namun pertama-tama adalah untuk tujuan sosial. Good point, Mom! Aku bangga padamu. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pulangnya, aku tertawa sepanjang jalan. Sampai menunda rencana pinjam film lucu. Hahahaha....huhuhuhu...!&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6811790075987308671-4569479474137757383?l=tamankenangan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://tamankenangan.blogspot.com/feeds/4569479474137757383/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6811790075987308671&amp;postID=4569479474137757383' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6811790075987308671/posts/default/4569479474137757383'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6811790075987308671/posts/default/4569479474137757383'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://tamankenangan.blogspot.com/2011/03/yoga-ketawa.html' title='Yoga Ketawa'/><author><name>Astutik Kashmi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14644062208372764443</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/-dUqQZyuUbgE/TuG-LT1uPMI/AAAAAAAAAdY/7p5bc-BXtAY/s220/putu.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/-Y8Awq741oIg/TYcA394dogI/AAAAAAAAAaw/a06MBFHYjbM/s72-c/199197_1848256162950_1137065118_2204880_994612_n.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6811790075987308671.post-1107520535385508193</id><published>2011-03-17T03:04:00.000-07:00</published><updated>2011-03-17T03:07:12.939-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Personal'/><title type='text'>Terperangkap hujan</title><content type='html'>Di luar hujan deras. Itu berarti harus menunda pulang, lembur lagi. Tidak apa-apa, aku mencintai pekerjaanku, yang kadang bikin pusing. Pertama bergulat dengan angka, yang kedua bermain dengan kata-kata. Ngga nyambung! &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hujannya tidak terlalu deras namun mantelku semi kain, jadi mudah tembus. Sebenarnya bagus sih, mirip jubah Harry Potter namun berwarna merah. Itu mantel paling keren  yang pernah kulihat, Fashionable gitu. Itu punya sodara yang dia tinggal di Jok motor yang sedang kupakai. Hmm aku mati gaya setelah makan semangkuk bakso. Mau kerja lagi, tapi malah terhipnotis lagunya Utada Hikaru “First Love”. Aku ngga tahu maksudnya, pakai bahasa jepang, tapi aku suka musiknya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ruanganku sekarang paling belakang, paling pojok, dan paling sepi. Cocok untuk menulis, cocok untuk orang yang tidak suka keramaian seperti aku. Dulu aku benci ruangan ini, namun belakangan aku mulai menyukainya. Waktu awal kuliah, aku pernah jadi manusia kamar, jarang keluar, banyak baca buku. Satu hari satu buku. Minus tambah, padahal aku malas pakai kacamata. Kacamata itu mengganggu, seperti ada beban di hidungmu, jika lama memakai jadi pusing. Lalu aku mulai mengurangi membaca...lalu berubah malas membaca. Benar-benar malas! Lebih suka mendengarkan orang bicara, meskipun kadang ngga tau benar atau salah dengan apa yang mereka bicarakan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Belakangan aku sering berbincang dengan penjaga kantor. Kami jadi semakin dekat, aku menjadi pendengar setianya, aku tahu dia adalah perempuan tua yang kesepian tanpa -anak. Saat aku datang terlalu pagi, dia selalu berbagi makanan denganku. O ya dia suka membuat roti bakar untuk sarapan, seperti hari ini. Hari ini aku tidak puasa. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku banyak menemukan cerita-cerita menarik darinya dimasa muda. Dia adalah salah seorang anggota Gerakan Wanita Indonesia (Gerwani). Sisa-sisa sifatnya yang kuat dan berani masih tertinggal saat bercerita. Usianya sekarang 71 tahun. Dia masih energik dan suka berolahraga. Beberapa kali menawariku ikut jalan pagi di Malioboro, biasanya tiap hari sabtu dan minggu. Namun belum pernah sekalipun aku menuruti ajakannya. Selalu bilang nanti.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku juga bahagia berteman kata-kata, mengajak bicara dalam buku-buku dan dunia maya. Aku bicara kepadanya, bicara banyak hal dan apa saja. Tidak pernah protes atau menertawakan. Padahal aku ingin dia menghinaku, ayo hina aku! Lalu aku akan menghargaimu. Ayo marah padaku, lalu aku akan lebih sabar padamu. Kemanakah perginya amarah? Bisakah kepergiaanya meninggalkan gelisah seperti bau tanah basah yang lembut menguar samar, setelah ditinggalkan hujan. Lalu semua menguap oleh mentari, lalu semua kering, lalu semua tiba pada hari yang biasa. Sendirian. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akhir-akhir ini aku menerima banyak hadiah yang ngga aku duga. Hmm mulai dari buku-buku, coklat, baju, hingga HP. Hmm aku suka kemarin dapat HP model Flip, sudah lama pengen model itu. Akhirnya punya juga. Aku malas pake BB lagi, meskipun memudahkan aktivitasku yang lain. BB jadi mengganggu karena bunyi melulu. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pekerjaan, teruslah datang…aku menyukaimu. Apapun bentukmu, buatlah aku sibuk agar aku semakin produktif. Agar aku bisa menggunakan waktu dengan lebih bernilai. Hmmm...&lt;br /&gt;aku teringat puisi-puisi sapardi dalam kaset bersampul coklat, entah dimana sekarang?&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6811790075987308671-1107520535385508193?l=tamankenangan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://tamankenangan.blogspot.com/feeds/1107520535385508193/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6811790075987308671&amp;postID=1107520535385508193' title='3 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6811790075987308671/posts/default/1107520535385508193'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6811790075987308671/posts/default/1107520535385508193'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://tamankenangan.blogspot.com/2011/03/terperangkap-hujan.html' title='Terperangkap hujan'/><author><name>Astutik Kashmi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14644062208372764443</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/-dUqQZyuUbgE/TuG-LT1uPMI/AAAAAAAAAdY/7p5bc-BXtAY/s220/putu.jpg'/></author><thr:total>3</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6811790075987308671.post-4316893731632009394</id><published>2011-03-13T18:54:00.000-07:00</published><updated>2011-03-14T17:06:33.853-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Friends'/><title type='text'>Shakti!</title><content type='html'>This is a long time, I didn’t see this place. The Farmer get harvest already. This is a long time i didn't seat here...in backyard, peaceful place, in her home...&lt;br /&gt;Just fortunately...I have workshop today....meet inspiration people, wonderful women around city. We share a lot of experienced, have big spirit and emotion, support each other to become real woman. Make strong through good and bad times. They call Shakti Workshop. It’s become a part of International Women Days ceremony.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;I see two young man ride bike on the way between rice field. So exciting...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Can you separate about loving someone as a feeling and you as activist? loving is universe, give your love to everything you meet.  And the same time we need to be loved. Can you heal your love just because you are activist? Just because this is unrespect love? We talk everything. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;That’s 3 month ago i was sitting here, after long journey. I don’t find her again. She come home. She not been here anymore. I talk everything, like she been here...so close...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hi...I miss you...I’m here now. Whitout your smoke. We talk about feeling, your feeling in the past. We have same case...we are happy ending. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Look! there is a girl from Amerika, her name is Nico. She join us. She wear yellow T-shirt, look charming, sweet and close to people. You will be interesting when join with us.&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/-4Gojr7ZiGLk/TX144WmTU3I/AAAAAAAAAao/gXOrXeMwNmw/s1600/173091_173472186034389_100001148256195_386414_6899407_o.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 400px; height: 300px;" src="http://4.bp.blogspot.com/-4Gojr7ZiGLk/TX144WmTU3I/AAAAAAAAAao/gXOrXeMwNmw/s400/173091_173472186034389_100001148256195_386414_6899407_o.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5583752022543520626" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;We introduce our self, in the first time with speciall gesture made by own. Very funny full of laugh. And than we share about phisical, emotional, fear, and freedom condition that we feel this day. We listen each other, just listen. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;She said, “we live in patriarch world that sometimes repress our femininity, we never know it’s happened”. So...we just try to make it balance. in her note she said "Your heart is your guru, your body is your home, your life is your class." Hmm...I love this.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;We doing meditation with slow music. Touching our body, her body, just to give peacefull. We share with our patner, sending positive energy. allot of  hugs, smiles and cares. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;You know, she always inspiring me. Give something new all the time. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hi...dear, do you know? I love skinny jeans, flat shoes, and sneakers sometimes. I think thats my style now. Feel free...ones again no high heel...its painful...ha ha...but sometimes make me so sexy...ha ha...(kidding that just my feeling).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Do you remember? We ever go to Amplas before you go home. You bought pink sneakers shoes. Hmmm I didn't really like that shoes. The colour is too bright. But you like it...so I suggested you to buy and you feel happy. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hmmm...I’m so sleepy now...Good night!&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6811790075987308671-4316893731632009394?l=tamankenangan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://tamankenangan.blogspot.com/feeds/4316893731632009394/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6811790075987308671&amp;postID=4316893731632009394' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6811790075987308671/posts/default/4316893731632009394'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6811790075987308671/posts/default/4316893731632009394'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://tamankenangan.blogspot.com/2011/03/shakti.html' title='Shakti!'/><author><name>Astutik Kashmi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14644062208372764443</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/-dUqQZyuUbgE/TuG-LT1uPMI/AAAAAAAAAdY/7p5bc-BXtAY/s220/putu.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/-4Gojr7ZiGLk/TX144WmTU3I/AAAAAAAAAao/gXOrXeMwNmw/s72-c/173091_173472186034389_100001148256195_386414_6899407_o.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6811790075987308671.post-4340056145364509533</id><published>2011-03-07T01:07:00.000-08:00</published><updated>2011-03-07T01:09:37.763-08:00</updated><title type='text'>Would you be happier</title><content type='html'>Have you ever wonder where the story ends, and how it all began, I do (I do, I do, I do, I do)&lt;br /&gt;Did you ever dream you were the movie star with popcorn in your hand, I did (I did, I did, I did)&lt;br /&gt;Do you ever think you're someone else inside, when no one understands you are (you are)&lt;br /&gt;And wanna disappear inside a dream but never wanna wake, wake uuuuuup&lt;br /&gt;Then you stumble on tomorrow, and trip over today&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(Chorus)&lt;br /&gt;Would you be happier if you were someone together&lt;br /&gt;Would the sun shine brighter if you played a bigger part&lt;br /&gt;Would you be wonderful if it wasn't for the weather&lt;br /&gt;You're gonna be just fine (gonna be just fine)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Are you not afraid to tell your story now, when everyone is done it's too late (too late, too late)&lt;br /&gt;Was everything you've ever said or done not the way you planned, mistaaaake&lt;br /&gt;So you promised that tomorrow, be different than today&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(Chorus)&lt;br /&gt;Would you be happier if you were someone together&lt;br /&gt;Would the sun shine brighter if you played a bigger part&lt;br /&gt;Would you be wonderful if it wasn't for the weather&lt;br /&gt;You're gonna be just fine&lt;br /&gt;I think you're gonna be just fine&lt;br /&gt;You're gonna be just fine&lt;br /&gt;So don't worry baby&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;You're racing for tomorrow, not finished with today&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Would you be happier if you were someone together&lt;br /&gt;Would the sun shine brighter if you played a bigger part&lt;br /&gt;Would you be wonderful if it wasn't for the weather&lt;br /&gt;I think you're gonna be just fine&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Would we be happier if we were someone together&lt;br /&gt;Would the sun shine brighter if we played a bigger part&lt;br /&gt;Would we be wonderful if it wasn't for the weather&lt;br /&gt;I think we're gonna be just fine&lt;br /&gt;I think you're gonna be just fine&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Don't worry baby&lt;br /&gt;Gonna be just fine&lt;br /&gt;Don't worry honey&lt;br /&gt;Gonna be just fine&lt;br /&gt;Don't worry baby&lt;br /&gt;Gonna be just fiiiiine&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dedicated to: my little sweet friend! let's sing honey...&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6811790075987308671-4340056145364509533?l=tamankenangan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://tamankenangan.blogspot.com/feeds/4340056145364509533/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6811790075987308671&amp;postID=4340056145364509533' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6811790075987308671/posts/default/4340056145364509533'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6811790075987308671/posts/default/4340056145364509533'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://tamankenangan.blogspot.com/2011/03/would-you-be-happier.html' title='Would you be happier'/><author><name>Astutik Kashmi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14644062208372764443</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/-dUqQZyuUbgE/TuG-LT1uPMI/AAAAAAAAAdY/7p5bc-BXtAY/s220/putu.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6811790075987308671.post-8186659930505044879</id><published>2011-03-03T00:41:00.000-08:00</published><updated>2011-03-03T00:42:47.696-08:00</updated><title type='text'>Think...</title><content type='html'>Banyak bayangan tentang pekerjaan, tawaran yang mengalir. Namun aku menolak. Karena aku hanya mau focus dengan apa yang membuat aku bahagia. Aku ingin tetap di garis social, memang tidak mengayakan. Jika mau duit banyak saya bisa berbisnis, maksudnya jualan. Aku mendapat semangat dari ibu, yang tak bisa diam. Aku yakin bisa. Aku yakin, itu yang ada dalam bayanganku selama ini. Mungkin terlihat lambat, tapi biar saja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maaf ayah, aku selalu tidak sependapat denganmu. Aku ingin mengikuti kemauanmu, namun itu membuat aku gelisah dan tak bisa jadi diri sendiri selama ini. Dan membuat orang yang dekat menjadi tak mengenali aku. Namun aku janji akan membahagiakanmu. Aku tidak menyalahkanmu, aku tahu kamu tetap istimewa. Kamu ayah terbaik di dunia. Aku selalu sayang padamu dengan caraku. Maafkan aku yang selalu membuatmu kecewa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Biarlah orang bicara apa. Aku akan bergerak, terus bergerak dan bergerak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tenang…aku masih punya coklat untuk malam ini. &lt;br /&gt;Mari tersenyum...&lt;br /&gt;Bismillah…&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6811790075987308671-8186659930505044879?l=tamankenangan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://tamankenangan.blogspot.com/feeds/8186659930505044879/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6811790075987308671&amp;postID=8186659930505044879' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6811790075987308671/posts/default/8186659930505044879'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6811790075987308671/posts/default/8186659930505044879'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://tamankenangan.blogspot.com/2011/03/think.html' title='Think...'/><author><name>Astutik Kashmi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14644062208372764443</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/-dUqQZyuUbgE/TuG-LT1uPMI/AAAAAAAAAdY/7p5bc-BXtAY/s220/putu.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6811790075987308671.post-9222444683875100066</id><published>2011-02-23T19:08:00.000-08:00</published><updated>2011-02-23T21:30:39.847-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Buku'/><title type='text'>Thanks to Ajahn Brahm</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/-UBW60n3vRIY/TWXMweHNo9I/AAAAAAAAAaY/7anFZnW9s64/s1600/sunflower1.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 200px; height: 160px;" src="http://2.bp.blogspot.com/-UBW60n3vRIY/TWXMweHNo9I/AAAAAAAAAaY/7anFZnW9s64/s200/sunflower1.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5577088846657332178" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Hari ini aku banyak tertawa...menertawakan hal-hal lucu yang telah kulakukan selama ini. Terima kasih buat Ajahn Brahm untuk bukunya yang inspiratif “Si Cacing dengan Kotoran Kesayangannya”. Aku baca buku itu lagi, padahal buku itu sudah nangkring di rak bukuku selama setahun. Dulu aku telah membacanya sampai selesai dengan penghayatan yang terbatas. Sekarang aku membacanya dengan penghayatan penuh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dia bilang, ada dua kebebasan di dunia ini yaitu kebebasan untuk berkeinginan &lt;span style="font-style:italic;"&gt;(freedom of desire)&lt;/span&gt; dan (&lt;span style="font-style:italic;"&gt;fredom from desire&lt;/span&gt;). Manakah yang kamu pilih? Di kebudayaan modern kita hanya menemukan kebebasan untuk berkeinginan. Namun di kehidupan seperti itu orang-orang justru tidak benar-benar bebas. Kebebasan jenis kedua, kebebasan dari berkeinginan, hanya di kenal dalam komunitas religius. Mereka menjunjung kedamaian dan bebas dari berkeinginan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dimanakah kamu merasa nyaman? Disanalah kedamaian menyertaimu. Bebaskan keinginan dan terimalah yang kamu punya. Bismillah...semua akan berlalu. Saat kita bahagia, bahagia itu akan berlalu. Saat kita sedih, sedih itu pun akan berlalu. Semua hal di dunia ini akan berlalu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Harus ada orang yang berada dibawah, berkorban dengan gagah berani untuk membuat orang lain bahagia. Kita ingin berada dimana? Berkorban atau bahagia? Berkorban untuk bahagia?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semua tergantung bagaimana kita menyambutnya, rasa sakit kemarilah apapun bentukmu pintu hatiku selalu terbuka untukmu, apapun yang kamu lakukan masuklah. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;Dia yang tahu, diam tak berbicara;&lt;br /&gt;Dia yang berbicara; tidak tahu&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hmmm....thanks, &lt;br /&gt;Bebaskan dirimu dari bayang-bayang keinginan. Bahagiakan dirimu dengan menerima yang kamu punya. Sambutlah kebaikan yang datang sebagai anugrah. Sambutlah keburukan yang datang sebagai anugrah. Jika kita menerima tanpa membedakannya, maka kita akan selalu bahagia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"wajah dan senyum ceria itu, seperti bunda maria"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terimakasih, Mari minum teh...Mari tertawa lagi...&lt;br /&gt;(sambil terpingkal-pingkal menyaksikan temanku menari brigden)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6811790075987308671-9222444683875100066?l=tamankenangan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://tamankenangan.blogspot.com/feeds/9222444683875100066/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6811790075987308671&amp;postID=9222444683875100066' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6811790075987308671/posts/default/9222444683875100066'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6811790075987308671/posts/default/9222444683875100066'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://tamankenangan.blogspot.com/2011/02/thanks-to-ajahn-brahm.html' title='Thanks to Ajahn Brahm'/><author><name>Astutik Kashmi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14644062208372764443</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/-dUqQZyuUbgE/TuG-LT1uPMI/AAAAAAAAAdY/7p5bc-BXtAY/s220/putu.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/-UBW60n3vRIY/TWXMweHNo9I/AAAAAAAAAaY/7anFZnW9s64/s72-c/sunflower1.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6811790075987308671.post-3843517342206121041</id><published>2011-02-19T19:03:00.001-08:00</published><updated>2011-02-21T19:16:25.565-08:00</updated><title type='text'>Bayangan Mama dan Anak Kecil itu!</title><content type='html'>Jadi cukuplah begini. Apakah aku lemah? Apakah kamu yang lemah? Aku terus bertanya-tanya. Berhentilah bertanya. Karena pertanyaanmu itu membuat pusing. Semua yang terjadi ingin memberitahumu, menggugah pikiranmu tentang orang-orang itu. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ya...aku hanya mendengarkan, ijinkanlah aku menjadi diriku sendiri. Aku yang lemah, aku yang kuat suatu ketika, aku yang tidak suka naik kendaraan umum, aku yang mual dengan bau bus,aku yang mudah memaafkan,aku yang tidak suka warna hitam, aku yang tidak suka menyimpan dendam, semuanya tentang aku. Hari ini aku hanya ingin pulang ke rumah yang hangat, yang mengerti aku tanpa aku memintanya. Enak sekali membayangkan itu. Ada ibuku ada ibumu yang aku cintai, aku sayangi, yang aku cium pipinya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ma...aku pulang ya. Aku akan merindukanmu, semua orang sangat hangat dan bersahaja. Aku merindukan keluarga seperti ini, aku ingin tinggal bersamamu lebih lama, tak apa-apa jika rumah ini hampir ambruk, karena aku hanya butuh rumah hatimu. Kamu melakukan semuanya, seperti aku ini orang penting saja. Harusnya ngga usah begitu kan?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ma...hari ini aku merindukanmu, kenapa ciuman dipipimu terasa hangat sampai sekarang. Suaramu yang lantang, kamu memakai baju bagus hari itu. Dia bilang, kamu memakainya karena mau bertemu denganku. Kamu membeli kasur baru, korden baru. Karena aku akan datang ke rumah hatimu. Aku terharu dan menangis sepanjang jalan pulang dalam bus itu, karena bersyukur. Rasanya ingin menghentikan bus dan kembali lagi.  &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ma...aku dan dia telah berbeda, namun menyayangimu. Aku ingin bilang jika masak jangan kebanyakan vitsin. Aku ngga mau kamu sakit. Dia sedih jika kamu sakit. Karena aku tau dia sangat menyayangimu. Aku tahu dia memaksa dirinya untuk jahat dan kasar akhir-akhir ini. Biarlah dia begitu, aku tahu sesungguhnya jauh dihatinya dia orang yang lembut. Dan aku tak bisa memaksa diriku untuk kasar, aku tak bisa. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat itu, aku merasa ibuku telah kembali dalam dirimu. Hatiku penuh sekali sampai, hampir meledak. Sungguh tidak apa-apa, jika aku akan selalu mengenangmu seperti saat ini. Mengenangmu membuat hatiku hangat kembali, seperti luka ini sembuh. Seperti segala hal yang menyakitkan itu lenyap. Hmm...mungkin kamu lupa denganku. Tapi aku tidak akan lupa. Oya aku juga suka makan masakanmu...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Meskipun Cuma 2 hari aku memilikimu, aku merasa dekat sekali...aku merindukanmu Ma, sejelas aku merindukannya. Seandainya aku bisa bicara denganmu, seandainya aku mengerti bahasamu...aku ingin bilang, aku menyayangimu sebanyak waktu yang kupunya,...sebanyak hati yang kamu butuhkan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jangan benci padaku ya Ma...karena aku selalu menyayangimu dalam ingatanku. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku teringat gadis itu bicara lantang ingin menunjukkan fakta padaku. Aku kaget namun sekaligus tegar sementara. Hmm...gadis kecilku yang manis, makasih ya...kamu telah mendengar banyak hal. Kamu yang bosan namun tetap setia. Kamu yang bosan namun sayang padaku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada bunyi jangkrik memecah kesunyian, suaranya yang nyaring telah ikhlas menemaniku. Beruntunglah yang masih mendengar suara jangkrik. Pasti itu jadi suara langka jika kita tinggal dikawasan padat penduduk. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tiba-tiba, aku ingin makan kue. Akhir-akhir ini aku banyak makan kue. Apa ya, aku makan apa saja asal aku suka. Asal perutku terisi. Baiklah aku harus pergi ke toko kue kan? Beli yang banyak untuk jam tayang 24 jam.  &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hai...ikan, hai jangkrik...hai kucing, apa kamu mau sesuatu? Tetaplah bersamaku. Aku juga akan beli sesuatu untukmu. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kita harus berbagi makan pada apa saja kan? Berbagi sayang dan cinta. Cinta yang universal. Menyayangi mereka yang mengkhianati kita, menyayangi mereka yang menyakiti kita. Kemarilah, saat kamu lelah dalam pencarian, saat kamu ragu dan bertanya-tanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dunia ini seperti panggung sandiwara. Ada yang baik dan ada yang buruk. Tau tidak? Baik dan buruk itu pikiran kita yang menentukan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada anak durhaka dengan orang tua, namun merasa baik-baik saja. Ada bibi yang jatuh cinta dengan anak asuhnya. Ada perempuan yang tega menyakiti perempuan lain. Ada ibu yang meratapi kepergian anaknya. Ada ustazd tergila-gila dengan paha mulus. Ada gadis yang merindukan ibunya sepanjang malam. Ada lelaki kesepian yang terjebak pada pergaulan. Ada koruptor.Ada pemuda kecanduan rela mencuri sepeda. Dan ada istri yang rela menjadi TKI, namun saat pulang mendapati suaminya kawin lagi. Macam-macam ya...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kemarin aku melihat ada anak kecil, yang kedinginan menahan lapar dan kantuk pukul 11 malam di perempatan. Dia duduk mencangkung lutut di bawah rambu lalu lintas. Aku mau turun, namun lampu berubah hijau. Aku memikirkannya sepanjang malam. Rasanya ingin kembali. Aku membayangkan suatu saat, jika aku memutuskan untuk sendiri selamanya. Aku akan tinggal dengan satu anak pungut, lalu merawatnya dan mendidiknya. Menyayanginya dengan bahagia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bayang-bayang anak itu...membuka mataku...membesarkan hatiku...&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6811790075987308671-3843517342206121041?l=tamankenangan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://tamankenangan.blogspot.com/feeds/3843517342206121041/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6811790075987308671&amp;postID=3843517342206121041' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6811790075987308671/posts/default/3843517342206121041'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6811790075987308671/posts/default/3843517342206121041'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://tamankenangan.blogspot.com/2011/02/bayangan-mama-dan-anak-kecil-itu.html' title='Bayangan Mama dan Anak Kecil itu!'/><author><name>Astutik Kashmi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14644062208372764443</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/-dUqQZyuUbgE/TuG-LT1uPMI/AAAAAAAAAdY/7p5bc-BXtAY/s220/putu.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6811790075987308671.post-1852650760041769471</id><published>2011-02-16T18:17:00.000-08:00</published><updated>2011-02-17T00:02:37.030-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Film'/><title type='text'>A Moment To Remember</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/-5rC_iCZIhHQ/TVyGBs_ec2I/AAAAAAAAAaQ/Ak03yPHKwvo/s1600/a%2Bmomet%2Bto%2Bremember.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 128px; height: 200px;" src="http://3.bp.blogspot.com/-5rC_iCZIhHQ/TVyGBs_ec2I/AAAAAAAAAaQ/Ak03yPHKwvo/s200/a%2Bmomet%2Bto%2Bremember.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5574477802593219426" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Film yang dirilis tahun 2004 ini dibuka dengan adegan Kim Soo Jin (Son Ye Jin) yang menunggu kekasihnya melarikan diri. Kekasih yang sudah punya istri. Setelah menunggu beberapa lama, ternyata kekasih itu tak datang juga. Kim Soo Jin kecewa dan marah, dalam tangis yang tertahan dia menuju telepon umum. Dengan perasaan ragu, akhirnya dia membatalkan niatnya menelpon kekasihnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kim Soo Jin pergi ke sebuah toko, membeli minuman soda. Lalu berjalan, dia menyadari minumannya ketiggalan. Dia kembali dan disanalah dia bertemu Choi Chul Soo (Jeong Woo Seong). Ini adalah moment yang paling bagus dari film A momet to remember. Kim Soo Jin yang pelupa, mengira minuman yang dibawa Choi Chul Soo adalah miliknya. Dengan tanpa pikir panjang dia mengambil minuman soda itu dari Choi Chul Soo dan dia menenggak hingga habis dengan diakhiri cendawa yang cukup keras. Adegan yang lucu dan berkesan alami. Setelah minum, Kim Soo Jin ngeloyor pergi naik bus, ternyata saat mencari  dompet, dia baru tahu dompetnya telah ketinggalan di Toko. Dia kembali lagi ke toko, dan menemukan dompet dan minuman soda masih ada di tempat kasir. Dengan perasaan bersalah dia baru menyadari telah meminum minuman milik orang asing.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kim Soo Jin, pulang ke rumah. Ibunya tetap menyambutnya dengan sayang, meski mendapat olok-olok dari sang adik, karena berniat kabur dengan suami orang. Sebuah keluarga yang harmonis, mereka makan bersama dalam suasana tenang tanpa amarah. Kim Soo Jin bekerja di perusahaan pembuat baju pria. Disana dia bertemu teman kampus istri kekasihnya. Dia mendapat sindiran dan gunjingan sebagai perusak rumah tangga orang. Dia stress dan berniat memotong rambutnya. Kapster berujar “potong rambut tak menyelesaikan masalah, Waktu yang akan menyembuhkan.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Musim berganti, waktu berlalu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kim Soo Jin turut serta meninjau lokasi proyek ayahnya, yang seorang kontraktor. &lt;br /&gt;“Gadis kecilku telah kembali”&lt;br /&gt;“Aku telah merusak nama baik keluarga, ayah terpaksa membelaku”&lt;br /&gt;“Melupakan dengan mudah adalah berkah, tinggalkan kesalahanmu, mulai awal yang baru.” Ujar sang ayah bijaksana.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di lokasi proyek ayahnya, Kim Soo Jin bertemu lagi dengan Choi Chul Soo, namun dia agak lupa-lupa ingat. Hingga suatu hari dia diminta untuk membantu kantornya menyelesaikan perbaikan dinding gedung yang rusak yang ditinggal pekerjanya. Kim soo Jin menelpon ayahnya untuk minta bantuan, akhirnya ayahnya mengirim Choi Chul Soo untuk membantunya. Sebuah pertemuan tak di sengaja lagi. Dengan pengulangan yang sama adegan minum soda itu di tampilkan lagi, namun sekarang Choi Chul Soo yang mengambil minuman dari tangan Kim Soo Jin. spontan!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah pertemuan itu, ada insiden perampokan. Choi Chul Soo menyelamatkan Kim Soo Jin, akhirnya mereka pulang bersama. Pertemuan selanjutnya mereka pacaran. Mereka terlihat bahagia. &lt;br /&gt;"Tidakkah kau ingin bertemu orang tuaku?" ucap Kim Soo Jin&lt;br /&gt;"Buat apa?"&lt;br /&gt;"Siapa tau kita nanti menikah?"&lt;br /&gt;"Apa yang kau lihat dari aku? Lihat dirimu, kau ini seperti seorang putri, sementara aku,aku seperti pengemis." &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Choi Chul Soo menganggap hubungan ini hanya main-main saja tidak untuk serius, ia masih takut. &lt;br /&gt;“Teganya kau membuat seorang gadis menderita, apa salahnya menginginkan menikah dengan pria yang dicintai.” &lt;br /&gt;“Aku tak bisa terikat, bukan aku tak mau.”&lt;br /&gt;“Kenapa?”&lt;br /&gt;“Kau membuatku Takut.”&lt;br /&gt;“Kenapa?”&lt;br /&gt;“kau terlalu percaya diri. Apa kamu tahu, hidup ini bisa sangat keras dan kejam. Anggap Saja kita menikah, apa kita akan bahagia?”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lalu orang tua mereka datang, Ayah Kim Soo Jin Marah menganggap Choi Chul Soo tak sederajat. Sang ayah bertanya macam-macam. Apa kamu punya rumah? orang tuamu? Kim Soo Jin yang tak sanggup menghadapi obrolan itu akhirnya meminta ijin ke kamar mandi. Dia pingsan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Melihat ketulusan dan kasih sayang keduanya, akhirnya sang ayah menyetujui hubungan itu. Mereka menikah. Awalnya mereka bahagia, namun semua berubah sedih saat menyadari Kim Soo Jin terkena Alzheimer yaitu penyakit hilang ingatan. &lt;br /&gt;Dokter berkata:&lt;br /&gt;“Ada protein tak lazim yang menggumpal di urat nadi otakmu yang mempengaruhi sel otak. Jelas ini adalah faktor turunan. Kasus yang amat langka. Kau mengidap ….. Penyakit Alzheimer …”.&lt;br /&gt;“Walaupun usiamu baru 27 tahun, itu mungkin saja. Ini yang akan terjadi kepadamu. Kematian secara mental akan terjadi sebelum kematian secara fisik. Sebaiknya persiapkan dirimu untuk hal yang sudah jelas akan terjadi. Obat-obatan mungkin bisa memperlambatnya, tapi hanya sebatas itu”.&lt;br /&gt;“Apa kau bekerja? Kalau iya, segeralah berhenti. Segera kau tak akan bisa mengetik atau menjawab telepon, apalagi mengatur. Nyaris tak ada yang dapat kau lakukan. Kau akan lupakan keluargamu, teman-teman dan bahkan dirimu sendiri. Semua ingatanmu akan terhapus total”.&lt;br /&gt;Kim Soo Jin menangis tak percaya dengan apa yang di dengarnya. Lalu dia pergi ketempat memukul bola. Tempat favoritnya saat mengahabiskan waktu dengan Choi Chul Soo.&lt;br /&gt;“Apa kau tau? Ada penghapus di kepalaku. Kau benar, tak ada orang yang bahagia selamanya. Apa gunanya cinta jika ingatan kita hilang. Dengan hilangnya ingatan, hilang pula jiwaku.”&lt;br /&gt;“serahkan saja padaku, ingatanmu dan jiwamu.”&lt;br /&gt;“Jangan berbaik hati padaku, karena aku akan lupa. Kau terlalu percaya diri, hidup ini bisa kejam.”&lt;br /&gt;“ Kau masih ingat itu?”&lt;br /&gt;“Mana mungkin? Kau Jahat!”&lt;br /&gt;“Begini kita mulai awal yang baru, seperti pacaran untuk selamanya.”&lt;br /&gt;Adegan yang paling menguras air mata. Semua dialog, gestur dan setting yag serba alami. Sederhana namun mengena, semua terasa manis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hari berikutnya Choi Chul Soo membantu ingatan Kim Soo Jin dengan menulis banyak hal di semua tempat, di setiap bagian rumahnya. Kim Soo Jin memutuskan berhenti bekerja. Mulanya hal itu membantu, namun lama-lama masalah ingatannya bertambah parah. Dia lupa pada Choi Chul Soo, suaminya sendiri. Dia menyebut suaminya dengan nama mantan kekasihnya Yong Min.&lt;br /&gt;“Yong Min, aku cinta padamu”&lt;br /&gt;Hancurlah hati Choi Chul Soo, Kim Soo Jin telah melupakannya. Namun dia tak bisa marah karena hal itu tak di sengaja. Dia bergegas ke kantor dengan tetap tersenyum menahan tangis.&lt;br /&gt;Sepulang kerja, Choi Chul Soo mendapati rumahnya sepi. Ternyata Kim Soo Jin telah meninggalkannya dengan sepucuk surat:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;Maafkan aku aku tak pernah bermaksud menyakitimu. Ya Tuhan, apa yang telah kuperbuat? Kau menangis? Aku tak mau melihatmu menderita atau menangis. Aku hanya ingin membuatmu bahagia. Tapi aku hanya membuatmu menderita. Chul Soo…Chul Soo Cintaku…&lt;br /&gt;Jangan Salah paham, Aku hanya cinta padamu, hanya kau yang ada dalam hatiku. Aku hanya ingat dirimu, sungguh betapa inginnya aku tunjukkan isi hatiku padamu.&lt;br /&gt;Apa mungkin bisa kulakukan itu, saat ingatan ku masih ada? Oh Jantungku berdebar…&lt;br /&gt;Aku kim Su-Jin. Hanya mencintai Choi Chul soo...dst..&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Chul-Soo berkunjung ke rumah Ayah Kim Soo Jin, disana dia mendapat surat gugatan cerai, namun dia merobeknya. &lt;br /&gt;“Memaafkan adalah memberi sedikit ruang bagi rasa benci. Dia telah mengajarkan banyak hal kepadaku. Aku harus menemuinya, ada hal yang ingin kukatakan padanya sebelum dia benar-benar melupakanku. Jika tidak, Apalah arti hidupku?”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Chul soo berniat meninggalkan rumahnya, setelah menutup pintu dan menyeret kopernya dia memeriksa kotak surat. Dan di sanalah, dia menemukan surat dari Kim Soo Jin. Chul Soo melacak alamat pengirim dari stempel pos. Rupanya Kim Soo Jin di rawat di sebuah Sanatorium.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;Pertemuan yang haru, bagaimana perasaanmu? Mendapati orang yang sangat kau cintai telah melupakanmu?&lt;/span&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akhirnya chul soo membawa soo jin keluar dari rumah sakit dan mengajaknya ke mini market dimana pertama kali mereka bertemu, dan di dalamnya terdapat ayah, ibu, adik dan semua orang yg dikenalnya. Hingga Kim Soo jin pun mengingat kembali ingatan yg sempat hilang tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebelum ingatan Kim soo jin hilang lagi untuk selamanya, chul soo pun mengatakan sesuatu yg selama ini belum pernah dia katakan kepada Kim Soo Jin  “aku cinta padamu.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Film ini sangat sentimentil, menguras air mata. Aku menontonnya berulang-ulang, semuanya terasa manis. Dari setting pengambilan gambar yang efisien, adegan yang sederhana namun cukup terasa dekat. Dengan durasi sekitar 144 menit, mampu membius emosiku. Aku menangis berulang kali, sedih yang menyenangkan. Masokis! Beberapa teman merasa tidak suka dengan film ini karena terlalu sedih. Namun film ini memberi banyak pelajaran tentang bagaimana memaafkan dan mencintai.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6811790075987308671-1852650760041769471?l=tamankenangan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://tamankenangan.blogspot.com/feeds/1852650760041769471/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6811790075987308671&amp;postID=1852650760041769471' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6811790075987308671/posts/default/1852650760041769471'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6811790075987308671/posts/default/1852650760041769471'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://tamankenangan.blogspot.com/2011/02/moment-to-remember.html' title='A Moment To Remember'/><author><name>Astutik Kashmi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14644062208372764443</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/-dUqQZyuUbgE/TuG-LT1uPMI/AAAAAAAAAdY/7p5bc-BXtAY/s220/putu.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/-5rC_iCZIhHQ/TVyGBs_ec2I/AAAAAAAAAaQ/Ak03yPHKwvo/s72-c/a%2Bmomet%2Bto%2Bremember.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6811790075987308671.post-6918302981390578</id><published>2011-02-11T20:49:00.000-08:00</published><updated>2011-02-13T05:13:25.062-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Personal'/><title type='text'>Pikiranku Pagi Ini</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/-IBOnvxkEdFA/TVYSli6JZaI/AAAAAAAAAZ4/tc5KwVqOR_I/s1600/ccposter.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 200px; height: 187px;" src="http://4.bp.blogspot.com/-IBOnvxkEdFA/TVYSli6JZaI/AAAAAAAAAZ4/tc5KwVqOR_I/s200/ccposter.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5572662025152718242" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Pagi yang dingin, aku tidak boleh terkurung di dalam kamar ini, kamar yang dulu kusenangi namun belakangan ingin selalu kutinggalkan. Ingin pergi ketempat dimana membuat aku merasa ringan dan damai.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku keluar naik mio, seminggu ini aku tukeran motor dengan saudara. Ada fikiran lucu naik mio membuat perasaanku jadi feminin, sebuah kesenangan kecil saat membayangkan ini. Aku merasa rileks, semoga ayah mengabulkan permohonanku untuk mengganti. Aku melaju ke lapangan badminton di daerah Nitikan dekat terminal lama, mungkin aku hanya menonton atau sedikit bermain. Karena aku sudah lama tidak main badminton, takut sakit. Aku teringat pertama kali main, saking semangatnya aku kurang pemanasan. Efeknya dadaku panas sekali seperti terbakar, Nafasku jarang-jarang, keringat mengucur, panasnya bukan main. Aku bertanya-tanya kepada teman-temanku. Aku ini kenapa? Mereka bilang aku kurang pemanasan. Ooooh begitu? Lalu aku minum pelan-pelan. Aku menertawakan kebodohanku. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bayanganku tertuju pada politikus yang meninggal karena serangan jantung, yang belakangan ramai mengisi acara infotainmen, dia adalah Adjie Massaid. Dia meninggal setelah main bola. Aku membayangkan dan menghubungkan apakah kurang pemanasan dalam olahraga juga bisa fatal? Dalam analisa laporan Kompas yang kubaca minggu lalu, kondisi fisik seseorang yang kurang fit, kurangnya pemanasan  dalam berolahraga bisa memicu kerja jantung tidak sempurna jika ini tak diantisipasi maka bisa fatal, banyak kasus atlit yang meninggal di tempat latihan. Hmmm....Aku ngeri membayangkannya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Soal kematian ini, aku punya pikiran semakin lama seiring bertambahnya waktu, kematian itu akan semakin mendekati kita. Kita hanya perlu bersiap-siap menyambutnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku sampai di lapangan itu, namun di dalam masih sepi, tak seperti biasanya. Aku menunggu di luar. Lapangan itu bersebelahan dengan gedung TK.  Disana banyak anak-anak kecil rame sekali. Bermain kesana kemari, bertingkah lucu dan tertawa riang. Segala macam media permainan mereka coba. Jaman sekarang macam-macam alat permainan disediakan untuk membuat anak-anak gembira. Gedung itu tidak terlalu luas, alat-alat itu di taruh di halaman yang sempit. Dari desainnya Terkesan memaksa. “Karena itu gedung TK maka harus ada media untuk bermain.” Apa mereka tau semua permainan itu terkesan mekanis? Berulang-ulang dan menjemukan. Ada “prosotan”, ayunan, dan tangga-tangga dengan bentuk kubus, yang semuanya di cat warna-warni. Semuanya tersedia dengan seragam. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jaman aku TK dulu, alat-alat permainan itu tidak ada di sekolah. Namun kita bisa menikmati permainan yang sama dengan membuatnya sendiri. Bedanya tidak dicat warna-warni. Kita main ayunan yang di gantung di pohon, buat rumah-rumahan dari kardus semen, belajar naik pohon, dan untuk yang satu ini aku paling tidak bisa. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bermainlah anak-anak, ini adalah masamu untuk bermain. Saat aku kecil, aku ingin sekali menjadi orang dewasa. Berharap melakukan hal-hal yang bisa dilakukan oleh orang dewasa. Waktu itu aku selalu mendapat banyak larangan, tak boleh ini, tak boleh itu, dengan alasan masih anak kecil. Saat kecil aku sering mengukur kakiku dengan ubin, apakah sudah melewati garis, jika sudah maka aku menganggap diriku sudah dewasa. Ah...ini adalah rahasia, bagaimana ubin semen itu bisa jadi ukuran? Aku juga mengukurnya dengan ukuran sepatu, waktu itu ukuranku selalu nomer 36. Hmm...kapan bisa jadi 40? Aku membatin saat dewasa nanti ukuranku adalah 40 dan ternyata benar, ukuran sepatuku sekarang adalah 40. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bermainlah anak-anak yang lucu, yang manis, nikmati duniamu. Aku iri melihatmu, jika boleh aku ingin kembali menjadi anak kecil seperti dirimu. Kembali polos, selalu jujur, tidak berbohong dan dibohongi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pikiranku kemana-mana, dengan head set menutup telinga. Suara Afghan, penyanyi dengan colour suara lembut yang sangat kusukai merasuk dalam. “Bukan Cinta Biasa”, mengalun perlahan, menemani pagiku yang dingin dan sepi. Mengapa aku merasa sepi ditengah riuh ramainya teriakan dan celoteh anak-anak itu. Lagu anak-anak sayup-sayup terdengar, namun lagu dalam handphoneku menghisap, menyeretku untuk tenggelam. Saat lirik “terimalah pengakuanku” di akhir lagu...rasanya air mata ini bisa tumpah kapan saja. Oh Tuhan...jika engkau menciptakan perasaan ini untuk bahagia dan sedih, berikanlah bahagia itu lagi. Aku menerima yang sederhana itu, asalkan abadi dan tak pernah terbagi lagi. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ditempat lain, orang kesal memikirkan negara yang kian kacau. Yang tak bisa melindungi warganya dari kekerasan. Betapa mudahnya orang mati di negeri ini. Hanya karena beda keyakinan, hanya karena ingin merdeka. Orang Ahmadiah di bunuh karena mempertahankan keyakinannya. Dan yang membunuh pun mengatasamakan agama. Kenapa harus ada agama jika tidak membuat kita baik? Apakah agama itu? Apakah dia minta dibela dengan cara itu? Seandainya dia bisa bicara. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebagian kecil orang di negeri ini, berfoya-foya, menumpuk harta menikmati uang hasil korupsi. Mereka merampok, untuk kesenangan yang tak pernah ada habisnya. Mereka menutup mata ketika ada berita kelaparan dimana-mana, ada lumpur yang menenggelamkan rumah dan harta benda, dan membuang muka saat melihat banyak anak jalanan putus sekolah tinggal di kolong jembatan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dimanakah nurani? Dimanakah? Berikanlah keadilan itu...! pikiranku rumit, melompat-lompat. Aku mengingat ucapan. That’s just live honey...not heaven!&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6811790075987308671-6918302981390578?l=tamankenangan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://tamankenangan.blogspot.com/feeds/6918302981390578/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6811790075987308671&amp;postID=6918302981390578' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6811790075987308671/posts/default/6918302981390578'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6811790075987308671/posts/default/6918302981390578'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://tamankenangan.blogspot.com/2011/02/pikiranku-pagi-ini.html' title='Pikiranku Pagi Ini'/><author><name>Astutik Kashmi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14644062208372764443</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/-dUqQZyuUbgE/TuG-LT1uPMI/AAAAAAAAAdY/7p5bc-BXtAY/s220/putu.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/-IBOnvxkEdFA/TVYSli6JZaI/AAAAAAAAAZ4/tc5KwVqOR_I/s72-c/ccposter.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6811790075987308671.post-8754257437735697720</id><published>2011-02-10T18:08:00.000-08:00</published><updated>2011-02-11T20:55:44.532-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Personal'/><title type='text'>Seperti ini loh...!</title><content type='html'>Katakanlah seperti ini, seperti dulu kamu mengatakannya untuk meyakinkanku. Saat kita sama-sama takut, ragu, dan bertanya-tanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;"Ada gelap, barangkali takut &lt;br /&gt;didepan jalan yang tengah kita lewati.&lt;br /&gt;Mari sama-sama kita enyahkan&lt;br /&gt;atau kita simpan dalam telapak kaki kita&lt;br /&gt;Mari kita terus&lt;br /&gt;sebab tanpa kamu, takut itu akan berlanjut&lt;br /&gt;menjadi cemas&lt;br /&gt;kalau harus senang atau sedih&lt;br /&gt;aku sangat ingin merasakan bersama&lt;br /&gt;Ah, mari kita siapkan peta kemungkinan lagi&lt;br /&gt;Dan aku mohon kamu belum jera&lt;br /&gt;berada disampingku&lt;br /&gt;Mari kita lewati bersama-sama&lt;br /&gt;karena kamu adalah hati yang tetap&lt;br /&gt;dalam jiwaku"&lt;/span&gt; (&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;sfs&lt;/span&gt;)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;I say: I want to live anywhere, in everyplaces, where there is you forever...&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6811790075987308671-8754257437735697720?l=tamankenangan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://tamankenangan.blogspot.com/feeds/8754257437735697720/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6811790075987308671&amp;postID=8754257437735697720' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6811790075987308671/posts/default/8754257437735697720'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6811790075987308671/posts/default/8754257437735697720'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://tamankenangan.blogspot.com/2011/02/your-sweet-poem.html' title='Seperti ini loh...!'/><author><name>Astutik Kashmi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14644062208372764443</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/-dUqQZyuUbgE/TuG-LT1uPMI/AAAAAAAAAdY/7p5bc-BXtAY/s220/putu.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6811790075987308671.post-180834739766790933</id><published>2011-02-10T00:05:00.000-08:00</published><updated>2011-03-01T19:51:30.787-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Liputan'/><title type='text'>Kebijakan Kredit bagi UMKM Korban Bencana Merapi</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/-Y6UPfEmxtOU/TVYTtic0D1I/AAAAAAAAAaA/PX0Z5LDmJTA/s1600/apindo_hapuskan_utang_ukm_di_yogya_35538.jpeg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 200px; height: 150px;" src="http://3.bp.blogspot.com/-Y6UPfEmxtOU/TVYTtic0D1I/AAAAAAAAAaA/PX0Z5LDmJTA/s200/apindo_hapuskan_utang_ukm_di_yogya_35538.jpeg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5572663261980266322" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sedikitnya ada 12 orang yang telah mengadukan kasus kredit macetnya ke LBH. Mereka adalah para korban letusan gunung merapi yang memiliki Usaha Mikro Kecil Menengah. Umumnya mereka tinggal di daerah rawan bencana sekitar lereng gunung merapi. Seperti pengalaman beberapa tahun lalu ketika Yogyakarta terkena musibah Gempa. Banyak warga bantul yang mengalami kejadian serupa. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Jumlah nilai kerugian akibat letusan Merapi mencapai Rp1,138 triliun atau 27 persen, sedangkan nilai kerugian adalah Rp3,089 triliun atau 73 persen,” kata Kepala Pusat Data Informasi dan Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Sutopo Purwo Nugroho. Menurutnya, nilai kerusakan paling besar kedua setelah sektor perumahan dialami sektor sumber daya air dan irigasi yang mencapai 13 persen dari total nilai kerusakan.Sementara itu sektor pertanian mengalami kerugian mencapai Rp1,326 triliun atau 43 persen dari total nilai kerugian, disusul kerugian sektor industri dan UMKM sebesar Rp 382 miliar atau 12,4 persen dari nilai kerugian.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dikatakan, secara keseluruhan sektor pertanian budidaya dan tanaman pangan tetap menjadi sektor yang paling terkena dampak dengan nilai total dampak Rp1,326 triliun yang merupakan 31,4 persen dari nilai total kerusakan dan kerugian.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut data dari Kementrian Perekonomian dan Kesejahteraan Rakyat (Menko Kesra) 3.000 unit usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) serta 157 unit koperasi di tiga kabupaten di Jawa Tengah terpuruk akibat terkena dampak letusan Merapi. Mayoritas UMKM itu bergerak di sektor pertanian, kerajinan dan perdagangan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bencana memang sudah terjadi, dan telah meninggalkan banyak persoalan bagi warga, termasuk bagaimana menggerakkan ekonomi warga daerah yang dilanda bencana. Tentu mereka mengalami kesulitan berantai. Alat-alat produksi yang biasa dipakai untuk bekerja tidak dapat dipakai lagi. Sementara itu mereka harus memikirkan pinjaman modal yang jatuh tempo. Ibarat kata untuk makan saja susah, Ditambah lagi harus membayar hutang? &lt;br /&gt;Dampak bencana bagi pelaku UMKM dapat kita identifikasi menjadi 2 varian besar antara lain: pertama, UMKM yang mengalami kerugian secara langsung yang meliputi rusakya tempat kerja, rusaknya peralatan kerja, rusaknya alat bantu kerja atau alat transportasi, rusaknya bahan baku baik barang jadi maupun barang setengah jadi, sulitnya mendapatkan tenaga kerja pasca bencana, dan masalah order yang tidak terselesaikan. Kedua dampak tidak langsung antara lain Jumlah dan kualitas tenaga kerja yang menurun, turunnya semangat kerja, tekanan dari kreditor terhadap hutang jatuh tempo, suplai bahan baku yang terhambat, serta hilangnya kepercayaan dari buyer karena produksi terhambat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari 12 orang korban yang mengadu, 9 orang mengalami kredit macet setelah erupsi, sedangkan 2 orang lainnya mengalami kredit macet sebelum erupsi merapi. Rata-rata jumlah pinjaman adalah 10 juta. Bank-bank yang menjadi kreditur adalah BRI Cabang Sleman, BRI Unit Sleman, BRI Unit Pakem, Bank Danamon DSP Unit Pakem, BPR Mlati Pundi Artha Sleman, dan BPR Profindana Paramitra. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;LBH yogyakarta sebagai kuasa hukum telah mengirim Surat Permohonan Penundaan Lelang dan pembayaran kewajiban, seperti kepada pimpinan Bank Danamon DSP Unit Pakem, pimpinan BRI Cabang Sleman, BPR Mlati Pundi Arta dan lainnya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari permohonan tersebut, ada beberapa bank yang merespon baik namun ada yang merespon buruk. Sebagai contoh, LBH telah membantu mediasi kepada bank Danamon namun tidak membuahkan titik temu. Sementara itu BRI menyambut baik terhadap apapun usaha yang akan diupayakan, intinya mereka bersedia melakukan perundingan. Untuk UMKM yang mengalami kredit macet sebelum erupsi, LBH akan memperjuangkan untuk memending pembayaran hutang. Sementara untuk UMKM yang macet setelah erupsi, akan dimintakan menghapus buku selama 2-3 tahun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mengacu pada Peraturan Bank Indonesia No. 8/15/PBI/2006 Tentang Perlakuan Khusus Terhadap Kredit Bank Bagi Daerah-Daerah Tertentu di Indonesia Yang Terkena Bencana Alam dan Keputusan Gubernur Bank Indonesia No. 12/80/Kep.GBI/2010 Tentang Penetapan Beberapa Kecamatan di Kabupaten Magelang, Kabupaten Boyolali, Kabupaten Klaten dan Kabupaten Slaman sebagai Daerah yang memerlukan perlakuan khusus terhadap Kredit bank. &lt;br /&gt;Direktur Bank Mandiri Zulkifly Zaini, mengungkapkan bahwa tidak ada kebijakan untuk menghapus hutang karena itu bertentangan dengan kebijakan Bank indonesia. Pihaknya hanya akan menerapkan kebijakan restrukturisasi hutang dan penghapusan bunga selama enam bulan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut Endang Sih Prapti Ekonom UGM yang memberi pengantar dalam Position Paper penanganan Kredit pasca Gempa oleh Tim LBH Yogyakarta menjelaskan, Yang perlu menjadi perhatian khusus dalam menerapkan kebijakan permodalan bagi Usaha Kecil Mikro dan Menengah adalah, menenetukan siapa stakeholders penerima manfaat dari kebijakan Peraturan Bank Indonesia no.8/10/PBI/2006. Siapakah yang disebut pengusaha Mikro, siapakah yang disebut pegusaha Kecil, dan Menengah. Ketidakjelasan definisi bisa membuat perlakuan “khusus” tersebut berubah menjadi “umum.” Selanjutnya skenario perlakuan pemberian kredit hendaknya tidak berkarakter sementara “ad hoc” namun harus memikirkan jangka panjang. JM Keynes juga terjebak dalam penyelesaan “ad hoc’ pada upaya penyelesaian dampak “the Great Depression” tahun 1930-an, sehingga semua solusi yang ditawarkan berkarakter “jangka pendek.” &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Based practice yang bisa dijadikan panduan dalam penyusunan kebijakan pemberian kredit bagi UMKM korban bencana bisa mengacu pada kasus bom Bali dimana dalam peraturan PBI No.4/11/PBI/2002 secara tegas menyebutkan dasar UU no.9/1995 tentang usaha kecil sebagai dasar penentuan stakeholder yang di bantu. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pemerintah sudah menyiapkan anggaran sekitar Rp15 miliar rupiah untuk mendanai program padat karya bagi pengungsi di empat kabupaten yang terkena dampak letusan Merapi. Yaitu, Sleman, Magelang, Klaten dan Boyolali. Dana itu permintaan langsung dari Wapres Boediono, agar dapat dipakai pemda setempat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari upaya advokasi yang telah dilakukan LBH Yogyakarta hingga kini, pemerintah dinilai belum memikirkan pemulihan perekonomian bagi nasabah korban bencana Merapi.Berdasarkan Peraturan Menteri Keuangan nomor 64 tahun 2010, bank seharusnya sesegera mungkin mengidentifikasi kredit macet dalam koordinasi Bank Indonesia untuk penyelesaian bunga dan pokok nasabah. Namun proses hapus tagih ini lama dan tidak menjadi prioritas pemerintah. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Samsudin Nurseha salah satu Tim kuasa hukum dari LBH mengatakan, pihaknya akan melakukan mediasi dengan bank Indonesia untuk menyelesaikan kasus ini dengan menghapus hutang. Memang upaya ini akan bertentangan dengan skema PBI No. 8/15/PBI/2006 namun LBH menghimbau, penghapusan ini harus dilakukan mengingat pelaku UMKM tidak berproduksi dan menghasilkan uang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berkaca dari pengalaman bencana gempa tahun 2006, ternyata tidak ada kepastian tentang penghapusan utang sehingga nasabah tidak dapat memanfaatkan agunan dan tidak mendapat pinjaman baru untuk melanjutkan usaha. Kehidupan warga terus bergerak, mereka membutuhkan dana untuk melanjutkan hidupnya. Pemerintah jangan terus menunda memberi bantuan kredit kepada UMKM. Pemerintah harus segera merumuskan kebijakan dengan mekanisme yang jelas dan dapat di terapkan. Jangan sampai bencana ini berbuah bencana lagi!&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6811790075987308671-180834739766790933?l=tamankenangan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://tamankenangan.blogspot.com/feeds/180834739766790933/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6811790075987308671&amp;postID=180834739766790933' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6811790075987308671/posts/default/180834739766790933'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6811790075987308671/posts/default/180834739766790933'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://tamankenangan.blogspot.com/2011/02/credit-policy-for-smes-merapi-disaster.html' title='Kebijakan Kredit bagi UMKM Korban Bencana Merapi'/><author><name>Astutik Kashmi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14644062208372764443</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/-dUqQZyuUbgE/TuG-LT1uPMI/AAAAAAAAAdY/7p5bc-BXtAY/s220/putu.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/-Y6UPfEmxtOU/TVYTtic0D1I/AAAAAAAAAaA/PX0Z5LDmJTA/s72-c/apindo_hapuskan_utang_ukm_di_yogya_35538.jpeg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6811790075987308671.post-4322118107732253141</id><published>2011-01-29T05:14:00.000-08:00</published><updated>2011-02-12T01:07:11.172-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Puisi'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Personal'/><title type='text'>Mom, Come in</title><content type='html'>Mom, I miss you ...&lt;br /&gt;I want to chat with you&lt;br /&gt;how come?&lt;br /&gt;when all people do not understand me&lt;br /&gt;I'd love to meet you&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mom&lt;br /&gt;I can not stand it anymore&lt;br /&gt;Where should I stay?&lt;br /&gt;mom, I'm tired of struggling alone&lt;br /&gt;Only you, Who understand me&lt;br /&gt;Who love me unconditionally, after the Lord&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mom, come to me tonight&lt;br /&gt;to get rid of this sadness&lt;br /&gt;I want to sleep on your lap&lt;br /&gt;Come,wipe these tears&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mom, how many times should I call you&lt;br /&gt;Come, I need you&lt;br /&gt;when I am weak and helpless&lt;br /&gt;your presence will replace all wounds&lt;br /&gt;night was very long, as I've ever met morning again &lt;br /&gt;please,take me into your world&lt;br /&gt;I run to you, every single time&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6811790075987308671-4322118107732253141?l=tamankenangan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://tamankenangan.blogspot.com/feeds/4322118107732253141/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6811790075987308671&amp;postID=4322118107732253141' title='2 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6811790075987308671/posts/default/4322118107732253141'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6811790075987308671/posts/default/4322118107732253141'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://tamankenangan.blogspot.com/2011/01/mom-come-in.html' title='Mom, Come in'/><author><name>Astutik Kashmi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14644062208372764443</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/-dUqQZyuUbgE/TuG-LT1uPMI/AAAAAAAAAdY/7p5bc-BXtAY/s220/putu.jpg'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6811790075987308671.post-4157384724278925511</id><published>2011-01-28T18:18:00.000-08:00</published><updated>2011-02-12T01:07:52.150-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Friends'/><title type='text'>Sebuah kunjungan</title><content type='html'>Ada seekor kodok hitam yang kesepian, berjongkok di pot yang terletak disudut teras.  Pot dengan tanaman hampir mati karena kekurangan air, daunnya menjuntai kering seperti nenek yang keriput dimakan usia. Pot-pot tanaman lain diletakkan diatas tempat duduk dari semen, berjejer di kanan dan kiri. Di sekeliling rumah adalah hamparan sawah yang hijau. Tanaman padi yang mulai hamil menyembulkan bulir-bulir padi muda yang hijau. Disela-sela tanaman padi ada capung yang bertengger, bergelayutan tertiup angin, si capung bermain ayunan nikmat sekali. Seekor burung terbang rendah, sesekali hinggap mencium dahan padi. Suara gemercik air dari kali kecil di depan rumah membuat harmoni yang menenangkan. Bau sawah, tanah basah, dan suara air yang sempurna. Lalu Tiba-tiba aku membayangkan untuk olahraga yoga. Sungguh sempurna tempat ini diciptakan, rasanya aku ingin tinggal lebih lama.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Kak, aku sudah sampai ditempatmu.” Aku menyapa seseorang di telepon, aku mendengar latar belakang suara yang ribut.&lt;br /&gt;“Tiga puluh menit ya say, Aku lagi dijalan.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hmmm aku memang datang terlalu cepat, bahkan aku meninggalkan kantor lebih awal, hanya ingin cepat-cepat menemuinya. Baiklah, aku merasa rileks. Aku menunggunya namun aku merasa nyaman sekali. Memandang sawah, memandang kodok yang kesepian diatas pot. Dan sekali lagi gemercik air kali, sungguh tak tertahankan...!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku membayangkan, bagaimana jika ini malam hari ya? Pasti gelap dan tenang. Pasti menakutkan jika tinggal sendirian. Tapi tempat ini sungguh nyaman. &lt;br /&gt;Ingatanku terlempar ke kampung halaman, sudah berapa tahun aku tak mengunjungi sawahku. Hutan itu. Pohon-pohon pisang, yang selalu berbuah. Namun kita tak pernah menikmatinya, Ayah menanamnya hanya agar orang lain mengambilnya, anggap saja beramal, tanpa kita tau. Begitu selalu dikatakan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perasaan rindu rumah menyergapku, ya alam desa terasa kental disini. Semua berjalan pelan dan bersahaja. Semua berjalan tenang tanpa hiruk pikuk dan ambisi. Semuanya telah disediakan oleh alam. Tanaman-tanaman itu telah menyiapakn dirinya, merelakan tubuhnya untuk kita. Jika mereka memiliki perasaan, maka perasaannya adalah semacam &lt;span style="font-style:italic;"&gt;unconditionally love&lt;/span&gt;, Cinta tak bersyarat. Ada pohon pisang yang berbuah, kita tau dia berbuah hanya sekali dan saat kita mengambil buahnya otomatis kita pun akan menebang batang pohonnya. Pohon yang rela dilukai, dan menyerahkan buahnya untuk kita nikmati. Bukankah itu bentuk dari pengorbanan. Meskipun dari sebuah pohon pisang.&lt;br /&gt;Di kejauhan sawah dengan tanaman padi yang sudah menguning. Dengan bulir-bulir padi yang berisi dan kian merunduk. Orang-orang tua bilang, jadilah kamu seperti batang padi semakin berilmu, semakin berisi, maka sebaiknya semakin rendah hati. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Panjangnya aliran kali itu, berapapun pajangnya akan bermuara ke laut. Berapapun jauhnya sebuah perjalanan, suatu saat kita akan merindukan rumah. Rumah yang menenangkan. Yang membuatmu slalu rindu ingin pulang. Alam telah mengajarkan kita banyak hal, tidakkah semua itu membuat kita berfikir?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berbahagialah mereka yang mencintai alam, dekat dengan alam. Mencintai bunga dalam pot, menyiraminya, lalu dia berbunga. Saat mereka berbunga, bunga itu adalah wujud dari rasa terimakasihnya, karena kita telah merawatnya. Mereka rela kita petik, atau kita pandangi. Nikmati aku, ambilah semaumu.&lt;br /&gt;Alam memberikan aura positif tanpa kita memintanya, tanpa kita menyadari kita telah menerimanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Aku, otw pulang say, maaf telat.” Ada sms masuk. &lt;br /&gt;Aku berfikir, kenapa pertemuan ini menjadi tak penting lagi mengingat halamannya, sawah, dan air kali itu telah membuatku teduh sama seperti dirinya. Apakah aku harus pulang? Namun hatiku menahanku, aku harus menemuinya. Dia yang inspiratif, hangat, dan powerfull. Beruntunglah aku yang mengenalnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kami mengobrol banyak sekali, aku merasa senang sekali. Karena dia adalah pendengar yang baik. Banyak ucapan-ucapan yang melampaui pikiranku. Tentang pengorbanan, tentang penerimaan, lalu tentang sakit yang membuat kita bahagia. Aku selalu mengaguminya, seperti dulu saat kami sering ketemu dalam jangka waktu beberapa bulan. &lt;br /&gt;Ada kucing kecil yang bermain-main dengan kami. Lucu sekali. “Kamu tau kucing ini mungkin ngga akan sampai sini, jika bule itu tak memungutnya di tong sampah. Aduh kasihan kamu si wiki, sudah berpisah dengan emakmu lalu di buang di tong sampah.” &lt;br /&gt;Kucing kecil itu diberi nama Wiki.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Obrolan mengalir pelan, sambil membantunya membersihkan lantai ruangan. Kemarin jogja ada hujan badai, genteng-genteng pada runtuh, tanaman ambruk, dan suasana mengerikan. Dia sendiri jadi korban, laptop kesayangannya terendam air. Otomatis dia kehilangan semua data. Kejadiannya adalah saat hujan badai itu dia tidur. Dia tak sedih tapi malah hujan-hujanan mandi keramas, dasar! Kejadian itu memancing teman-teman bule-nya untuk ikut hujan-hujanan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Kamu tahu, kalau aku nggak gila, aku ngga mungkin bisa bertahan menghadapi pekerjaanku ini. Makanya seminggu sekali aku harus nongkrong.” Dia tersenyum.&lt;br /&gt;Aku selalu terkesan mendengar ceritanya, kisah hidupnya.Rasanya ingin selalu mendekatinya saat-saat seperti ini. Aku ingin tinggal di rumah itu, namun sayang dia mesti ke Bali sebulan kedepan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Trimakasih Kak, telah memberiku banyak hal, teruslah maju dan raih mimpi-mimpimu. Aku percaya setelah kesulitan ada kemudahan. Aku percaya kita bisa, dan aku percaya ada kekuatan besar yang menggerakkan dan mengijinkan semua ini terjadi. Seperti kita mempercayai ada Tuhan yag hidup di hati kita masing-masing.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6811790075987308671-4157384724278925511?l=tamankenangan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://tamankenangan.blogspot.com/feeds/4157384724278925511/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6811790075987308671&amp;postID=4157384724278925511' title='5 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6811790075987308671/posts/default/4157384724278925511'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6811790075987308671/posts/default/4157384724278925511'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://tamankenangan.blogspot.com/2011/01/sebuah-kunjungan.html' title='Sebuah kunjungan'/><author><name>Astutik Kashmi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14644062208372764443</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/-dUqQZyuUbgE/TuG-LT1uPMI/AAAAAAAAAdY/7p5bc-BXtAY/s220/putu.jpg'/></author><thr:total>5</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6811790075987308671.post-8406360367289075996</id><published>2011-01-27T21:51:00.000-08:00</published><updated>2011-02-12T01:08:11.334-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Thought'/><title type='text'>Al Ghaasiyah</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_uuTKjEyqJJA/TUJdDI3yIwI/AAAAAAAAAZs/SA4WdMUlS0c/s1600/f83e9d774b343f276afac24417306ab5.gif"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 200px; height: 140px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_uuTKjEyqJJA/TUJdDI3yIwI/AAAAAAAAAZs/SA4WdMUlS0c/s200/f83e9d774b343f276afac24417306ab5.gif" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5567114397885801218" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;This letter is intended to restore the human heart to God with a reminder of God's signs in the universe, his calculations and his retribution in the Hereafter. Doomsday called many times in the Qoran in order to provide information, warn, and scare people. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;On the day of reckoning will be much more distinguished face sitting humiliation, pains, and fatigue. Make those who have worked apart for God and not the way of his, only for himself and his family and to fulfill worldly ambition, they will only get results at the world without the provision for the afterlife. In the afterlife, the work will only be in the form of humiliation and torment drove him to accept the painful reply. Preview punishment in the hereafter will be explained so that people can imagine how the pain of punishment mixed with humiliation, contempt, and disappointment with the sting of a very hot fire. But the actual punishment will be far more painful than our imagined. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;On the other hand, the visible face of emissive joy with a 'spiritual pleasure' eminence. Feeling calm and peaceful as a result of the good which has been earned, also feeling pleased to kindness who had done when knowing God bless us. Also in this letter described the atmosphere of the heavenly life in calm, secure, peaceful and calm, loving and blessing. This is intended so that people can imagine as much as possible about the delicacy, pleasure and Joy in heaven, and to know how we glorify God by His grace and blessing. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;The third section of this letter directing people to observe and ponder the universe phenomena, like heaven, earth, mountains, and camels. The landscapes like this is enough to evoke and revive the human heart and spirit to realize about what is behind this, namely God the Creator, who is not unprecedented. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;The last part of this letter to tell the boundaries of obligation and duty of the apostle to give warning to people with all events in the afterlife and the universe and everything in it. Task Apostles only give a warning, the Apostle does not have the slightest power of the human heart so that should not be forced to believe. Jihad, which carried only to eliminate barriers to proselytizing way, for this warning to humans. Next handed affairs mission to the provisions of God, which man can not run away from his reckoning and vengeance.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6811790075987308671-8406360367289075996?l=tamankenangan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://tamankenangan.blogspot.com/feeds/8406360367289075996/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6811790075987308671&amp;postID=8406360367289075996' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6811790075987308671/posts/default/8406360367289075996'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6811790075987308671/posts/default/8406360367289075996'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://tamankenangan.blogspot.com/2011/01/al-ghaasiyah-day-of-reckoning.html' title='Al Ghaasiyah'/><author><name>Astutik Kashmi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14644062208372764443</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/-dUqQZyuUbgE/TuG-LT1uPMI/AAAAAAAAAdY/7p5bc-BXtAY/s220/putu.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_uuTKjEyqJJA/TUJdDI3yIwI/AAAAAAAAAZs/SA4WdMUlS0c/s72-c/f83e9d774b343f276afac24417306ab5.gif' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6811790075987308671.post-8028937708445755426</id><published>2011-01-27T00:28:00.000-08:00</published><updated>2011-01-27T00:35:21.235-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Liputan'/><title type='text'>Sarang Lidi, Bersatu Peduli Pendidikan</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_uuTKjEyqJJA/TUEuOsmpmLI/AAAAAAAAAZk/8t9ClYaCv50/s1600/education.gif"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 200px; height: 200px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_uuTKjEyqJJA/TUEuOsmpmLI/AAAAAAAAAZk/8t9ClYaCv50/s200/education.gif" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5566781444432959666" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Suatu siang bulan oktober 2008 beberapa orang tua siswa dari berbagai sekolah di DIY, nampak berkumpul di sebuah ruangan di Lembaga Ombudsman Nasional Yogyakarta. Mereka nampak gelisah dan tidak puas dengan kebijakan sekolah yang menetapkan tarif mahal. Mereka tak saling kenal sebelumnya, namun karena ada persamaan tujuan yakni membela hak-hak anaknya yang di langgar. Mereka merasa bahwa perjuangan ini butuh waktu dan juga wadah yang bisa menyatukan mereka. Akhirnya mereka sepakat untuk membuat satu forum komunikasi peduli pendidikan, kelak mereka memberi nama forum ini dengan sebutan Sarang Lidi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sarang Lidi dibentuk sebagai respon atas konsep otonomi sekolah dengan Manajemen Berbasis sekolah yang ternyata berdampak pada tingginya pungutan sekolah (pungli). Pungli ini membebani orang tua siswa dan semakin lama mengarah pada komersialisasi pendidikan. Anehnya hal ini justru terjadi di sekolah-sekolah negeri yang biaya operasional sekolah dan gaji guru maupun karyawannya ditanggung pemerintah. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Siswa yang di dalam sistem pendidikan kita dijadikan obyek pengajaran, tidak memiliki posisi tawar. Bahkan banyak orang tua yang merasa tidak berdaya untuk melawan kebijakan sekolah. Orang tua tidak tahu harus mengadu kemana. Sekolah justru jadi lahan untuk ajang korupsi. Komite sekolah bisa berbuat apa-apa, justru main mata karena anggota komite sebagian berasal dari pihak sekolah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Komite pendidikan itu kan harusnya jadi akuntan independen, yang bisa mengawasi dana dari orang tua, anggaran internal, tapi nyatanya itu taj berjalan.” Ujar Yuliani Sekjend Sarang Lidi, Pengurus yang terkenal paling vokal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Sarang Lidi dibentuk untuk menembus kokohnya tembok tidak transparannya manajemen keuangan sekolah. Yuli berpendapat, orang tua siswa harus bersatu untuk peduli terhadap masalah pendidikan ini. Saking getolnya berkampanye, di rumahnya yang berada di umbulharjo dia memasang spanduk Sarang Lidi. “ini adalah upaya agar masyarakat tahu bahwa kita menerima pengaduan, jika ada apa-apa, jika mereka mengalami masalah entah itu iuran yang tinggi, pungli, dan sebagainya bisa datang kerumah kami dan mengadu.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Modus-modus pungli antara lain melalui pendaftaran sekolah, mark-up anggaran komite, insentif guru, serta pengadaan seragam dan buku. Melalui proses ini banyak orang tua siswa yang tidak tahau jika modus ini syarat akan pungli. Bagi orang tua yang banyak uang tentu tidak masalah, kalaupun mereka tahu akan membiarkan saja. Namun bagi orang tua siswa yang tidak mampu, maka pungutan-pungutan ini akan memberatkan. Jika pun memberatkan namun akan tetap berusaha mengupayakan. Mereka tak berani protes karena kurangnya informasi. Seringkali orang tua wali dan siswa sekolah tidak punya posisi tawar di sekolah, hingga apapun kebijakan kebijakan sekolah akan mereka terima apa adanya, tanpa ada upaya untuk mengkritisi lebih jauh. Oleh karena itu forum-forum komunikasi ini menjadi penting untuk terus digalakkan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sosialisasi lain yang dia lakukan adalah dengan mengirimi surat ke sekolah-sekolah dan orang tua murid tentang tentang keberadaan Sarang lidi, profil dan apa yang mereka kerjakan sebagai bentuk sikap peduli terhadap pendidikan. Yuli dan beberapa rekan dari Sarang Lidi juga beberapa kali diundang untuk talk show di radio komunitas Satunama yang bertempat di Mlati-Sleman. Disitulah mereka bersosialisasi lebih luas. Di tahun 2010 ini mereka menargetkan 10% sekolah-sekolah di Yogyakarta memiliki wakilnya di Sarang Lidi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut Yuli Sarang Lidi tidak hanya melulu mengurusi soal korupsi atau pungli di sekolah-sekolah namun juga mengkritisi soal kualitas pendidikan, seperti pemerataan beban jam mengajar. Ada sekolah yang gurunya berlebih hingga terjadi pemborosan tenaga pengajar, namun juga ada sekolah-sekolah yang kekurangan guru. Hingga disini dia harus merangkap jam mengajar hingga berpengaruh pada kualitas belajar mengajar. Persoalan kualitas juga meliputi pengadaan buku, ada beberapa sekolah yang menjual buku yang seharusnya dibagi secara gratis, akhirnya buku hanya dibeli bagi mereka yang mampu saja. Di Ambon malah lain lagi, buku-buku subsidi dari pemerintah dibakar, agar sekolah bisa bikin proyek pengadaan buku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Soal pendanaan untuk operasional Sarang Lidi, Yuli mengaku bahwa itu hanya berasal dari iuran pengurus dan juga orang tua siswa yang ikut tergabung di Sarang lidi. “Kami ini kan maunya kerja sosial, jadi ya kita berniat mandiri, kami sengaja tidak menerima danya dari pihak tertentu.” Ungkap Yuli&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam menjalankan tugas-tugasnya Sarang Lidi mengedepankan prinsip-prinsip kepedulian, keberanian, kebersamaan, kejujuran dan independen. Pengurus Sarang Lidi berkeyakinan dengan peyelenggaraan institusi pendidikan yang berkarakter bersih yang mampu melahirkan kader-kader bangsa yang tidak korup dan hipokrit.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;  Dari kiprah Sarang Lidi selama ini telah berhasil mengadvokasi kasus-kasus pendidikan yang ada di DIY seperti SD Giwangan, kasus seragam SMP Banguntapan, Korupsi di SMU 8, kekerasan terhadap siswa di SD Tukangan, dan juga kelompok Gangster di Banguntapan Bantul. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Mengumpulkan Aspirasi masyarakat dan orang tua, dialog dengan bupati dan walikota tentang masalah pendidikan, Audiensi dengan Musyawarah kerja kepala Sekolah Propinsi dan Kabupate/Kota, Dialog dengan guru sekolah, dialog dengan komite atau dewan sekolah, membuat rencana tindak lanjut terhadap masalah yang di identifikasi, penyadaran hak dan kewajiban orang tua dan masyarakat tentang pendidikan, serta Pemberdayaan Forum Komunikasi Pengurus Osis (FKPO) adalah beberapa daftar program kerja Sarang Lidi.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6811790075987308671-8028937708445755426?l=tamankenangan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://tamankenangan.blogspot.com/feeds/8028937708445755426/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6811790075987308671&amp;postID=8028937708445755426' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6811790075987308671/posts/default/8028937708445755426'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6811790075987308671/posts/default/8028937708445755426'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://tamankenangan.blogspot.com/2011/01/sarang-lidi-bersatu-peduli-pendidikan.html' title='Sarang Lidi, Bersatu Peduli Pendidikan'/><author><name>Astutik Kashmi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14644062208372764443</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/-dUqQZyuUbgE/TuG-LT1uPMI/AAAAAAAAAdY/7p5bc-BXtAY/s220/putu.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_uuTKjEyqJJA/TUEuOsmpmLI/AAAAAAAAAZk/8t9ClYaCv50/s72-c/education.gif' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6811790075987308671.post-6356767314742816284</id><published>2011-01-19T19:33:00.000-08:00</published><updated>2011-01-19T19:40:56.343-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Thought'/><title type='text'>what we pride?</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_uuTKjEyqJJA/TTeutuTd3rI/AAAAAAAAAZc/NMhodYgovt8/s1600/0908898609-1-carvela-arrogant-pink-courts-classic.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 200px; height: 150px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_uuTKjEyqJJA/TTeutuTd3rI/AAAAAAAAAZc/NMhodYgovt8/s200/0908898609-1-carvela-arrogant-pink-courts-classic.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5564107965186563762" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Arrogance is a disease that often get attacked by all of us, the seeds are too often appeared without us knowing it. At the lowest level, arrogant caused by material factors. We feel richer, more beautiful, more clever,  and more respectable than others. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;At the second level, caused by factors arrogant intelligence. We feel more intelligent, more competent, and more insightful than others. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;At the third level, caused by factors cocky goodness. We often consider ourselves to be more moral, more generous, and more sincere than others. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Interestingly, the higher level of arrogance, the harder we also detect it. Arrogant because the material is easily visible, but cocky because knowledge, especially proud because of the kindness, difficult to detect because often only a subtle form of the seeds in our minds. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;The roots of this vanity is the excessive ego. On a normal level, the ego presents itself in the form of self-esteem and confidence. However, once both of these things turn into pride, you've been very close to arrogance. Boundary between the pride and arrogance is not too clear. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;We actually consists of two poles, namely the ego at one pole and a true awareness of the other poles. At the time of birth to the world, we are naked and do not have anything. However, over time, we began to cultivate various desires, beyond which we need in life. Sixth sense we have always said that we need more. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;The journey of life tends to lead us toward the poles ego. Illusion of ego is what we introduce to the dualism of greed and hatred.This is root of all problems. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;The struggle against pride is the struggle towards true consciousness. To be able to fight pride in all its forms, there are two paradigm shift we need to do. First, we need to realize that in essence we are not physical beings, but spiritual beings. Our authenticity is spirituality, while the physical body is just a means to live in the world. We're born with empty hands. Remember! We will die with empty hands. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;So, each doing good to others, we actually do good to ourselves. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Then what is our pride?&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6811790075987308671-6356767314742816284?l=tamankenangan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://tamankenangan.blogspot.com/feeds/6356767314742816284/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6811790075987308671&amp;postID=6356767314742816284' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6811790075987308671/posts/default/6356767314742816284'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6811790075987308671/posts/default/6356767314742816284'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://tamankenangan.blogspot.com/2011/01/what-is-our-pride.html' title='what we pride?'/><author><name>Astutik Kashmi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14644062208372764443</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/-dUqQZyuUbgE/TuG-LT1uPMI/AAAAAAAAAdY/7p5bc-BXtAY/s220/putu.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_uuTKjEyqJJA/TTeutuTd3rI/AAAAAAAAAZc/NMhodYgovt8/s72-c/0908898609-1-carvela-arrogant-pink-courts-classic.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6811790075987308671.post-1647438531291745117</id><published>2011-01-18T21:03:00.000-08:00</published><updated>2011-02-12T01:17:12.426-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Thought'/><title type='text'>Beautifull Heart</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_uuTKjEyqJJA/TTZyJFtV2BI/AAAAAAAAAZU/w3Mbs4dO6jo/s1600/heart.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 200px; height: 152px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_uuTKjEyqJJA/TTZyJFtV2BI/AAAAAAAAAZU/w3Mbs4dO6jo/s200/heart.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5563759890139568146" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;There is a story of love, one day young girl is sleeping and dreaming. In her dream, as if everyone could see the shape of heart on the chest of others including her own. At first glance, she highly admired and amazed by this atmosphere. Then, she saw to her chest, she was very proud when she saw her heart-shaped pink intact and sparkling. "What a perfect heart" she said, "without defect and spotless". &lt;br /&gt;Then she stepped out. She began to observe the hearts of people around her. There's a beautiful shine like hers, there are wounds, there is a large, some small, etc. "Wow, amazing ..." she said again. She more convinced that her heart was the most perfect because he did not see any heart was more beautiful than Hers. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;The girl stunned when she saw an old woman who use headgear. Old woman was virtually no visible face. The heart of old woman was very large but shapeless. The young girl was wondering why so many gaping holes in people's hearts. She walked over towards the old woman and asked her. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Why did your heart like that? Why not perfect and beautiful shape likes mine? "She said half the show. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;She replied, "Maybe because you're still young and has not really understood the world." &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;The old woman continued, "Whenever I love someone, I pick this heart and give him. Likewise if I'm helping people, there is always a flake of heart I devided to a man. Once, when I was young and hanging out with many friends, my heart was cut into slices and I gave on a lot of friends. When I started to get married and have kids, my heart is running out cut and cut to understanding husband and caring for children." &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"But there is a moment where the people also began to share in my heart. They also learn to slice theirs to close each wound in my heart until the piles that's why my heart several times larger than the heart, though not in the form again. Indeed, not all of them want to do so, that is why there are very many gaping holes in the heart of this. Now, whose heart is more beautiful? My heart or yours? " &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;The girl stunned for so long. She began to realize that the old woman's heart is much more perfect than his heart. Injury, disability, and the number of patches in the hearts of women that just makes it more beautiful and bigger than hers. Each hole is like talking about love and sincerity in life she lived.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;For a moment, young lady observe the old lady's face. He was surprised when the old lady was her own mother. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;I miss you mom…now and forever...Just wait, I will meet you as soon as possible...May God, listen my pray...Ameen...&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6811790075987308671-1647438531291745117?l=tamankenangan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://tamankenangan.blogspot.com/feeds/1647438531291745117/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6811790075987308671&amp;postID=1647438531291745117' title='2 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6811790075987308671/posts/default/1647438531291745117'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6811790075987308671/posts/default/1647438531291745117'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://tamankenangan.blogspot.com/2011/01/beautifull-heart.html' title='Beautifull Heart'/><author><name>Astutik Kashmi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14644062208372764443</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/-dUqQZyuUbgE/TuG-LT1uPMI/AAAAAAAAAdY/7p5bc-BXtAY/s220/putu.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_uuTKjEyqJJA/TTZyJFtV2BI/AAAAAAAAAZU/w3Mbs4dO6jo/s72-c/heart.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6811790075987308671.post-6550494587897126524</id><published>2011-01-17T22:48:00.001-08:00</published><updated>2011-01-19T19:42:43.998-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Thought'/><title type='text'>The Snail</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_uuTKjEyqJJA/TTU8fTuoxPI/AAAAAAAAAZM/LtVXNojlRTA/s1600/snail12.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 200px; height: 150px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_uuTKjEyqJJA/TTU8fTuoxPI/AAAAAAAAAZM/LtVXNojlRTA/s200/snail12.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5563419423255610610" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;One day God gave me the task of carrying snails streets .. I can not walk fast with snail .. even if snails have hard learns to follow. Every time it was only able to move little by little .. Then I pulled, dragged and kicked her even .. snails became injured .. it sweat, gasping breath. The snail continued to crawl laboriously .. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;I urged, rebuked and scolded her .. snail looked at me with a look apologetically. She said: "sorry I've been trying with all my strength .." I can not stand and shouted: "God why did you ask me to take a slug streets ..? What do you mean ..??" Suddenly I felt a quiet sky .. snail disappeared from my sight .. this is God's answer? &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;My God remove snails from my life .. Well done my job .. but it turns out snails were crawling in front of me ... I had to walk behind it .. I step slowly, reassuring my heart, and then 'something' come into my heart .. Apparently this is what God intended .. The snail that guides my steps rather than vice versa .. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;I asked quietly to reflect on when we met with someone .. when the rescuers find ourselves. Remember that it's expensive grace, because it was, we changed his life .. When we still have people we love, try to get the opportunity to fill the time with them ... &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Because when they've gone all be too late .. When we met with friends who can be trusted, try to get along with him, because human life, a true friend is not easy to find .. We remember our loved but did not return our kindness, Can we pray for his kindness..??? Did we expect him happy ...? &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;As we remember those who never loved but everything has ended .. Put a smile for all the memories that have happened .. because he has made us understand the true story .. Look, I cans still smile without you! We remember people we hate begin to learn to forgive him .. Its presence has been a member the opportunity to us to be wise ... &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;When remember those who have betrayed us .. think him positively. If it were not for him today we'll never understand the world from two sides .. We remember those who left us just say thank you because him ever existed in our lives because he has made us care about the feelings of others .. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;When meeting with people who misunderstand us .. look for opportunities to explain,, who know this is a final encounter with him ... When we meet someone who is willing to accompany us for life .. Preserve the love that exists because he is the most beautiful gift in our lives .. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Let's explore our hearts if we're feeling much trouble to get rid of "the snails" are not comfortable in our lives? Think again .. everything never happen to us just like that, the God plan and set it for the good of us ... When we meet someone perhaps that was the opportunity to complement each other ... &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Not always happy sometimes even looks painful .. It is time for us to walk slowly. ponder the meaning of existence in our lives ... .. My friends remember every case that happened in our lives. The God is omniscient and that is His plan ... If one day we fall and injured&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6811790075987308671-6550494587897126524?l=tamankenangan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://tamankenangan.blogspot.com/feeds/6550494587897126524/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6811790075987308671&amp;postID=6550494587897126524' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6811790075987308671/posts/default/6550494587897126524'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6811790075987308671/posts/default/6550494587897126524'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://tamankenangan.blogspot.com/2011/01/snail.html' title='The Snail'/><author><name>Astutik Kashmi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14644062208372764443</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/-dUqQZyuUbgE/TuG-LT1uPMI/AAAAAAAAAdY/7p5bc-BXtAY/s220/putu.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_uuTKjEyqJJA/TTU8fTuoxPI/AAAAAAAAAZM/LtVXNojlRTA/s72-c/snail12.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6811790075987308671.post-8253079931883146556</id><published>2011-01-11T00:17:00.001-08:00</published><updated>2011-01-11T00:17:55.298-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Personal'/><title type='text'>Pertemuan</title><content type='html'>Aku bertemu denganmu dalam keadaan tidak sempurna. Keaadaanmu dan keadaanku. Keadaanku yang hampa dan sepi setelah kehilangan bunda. Aku menemukanmu terasing, payah, dan sendirian. Suatu hari tiba-tiba merasa khawatir dengan keaadaanmu. Aku berbincang dengan penjaga kampus tentangmu, hari-harimu yang tidur di kampus itu. Aku berfikir lama, kenapa aku menghawatirkanmu? Ini hanya khawatir biasa sebagai sesama teman? &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Suatu malam ada rapat di lantai dua, aku pesan nasi goreng.  Malam itu aku tidak terlalu lapar, reflek saja ikut pesan makanan. Teman-teman rame berceloteh, lalu ada yang teriak "siapa yang belum makan?" Teman-teman masih rame. Aku melihatmu sepintas, diam. Kamu bilang " Aku belum." Lalu dengan santai, makan punyaku aja mas, aku masih kenyang. " " Eh serius, makasih ya, kamu baik sekali. " well perasaanku senang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hari demi hari, aku mulai mengamatimu, dan lebih sering memperhatikanmu. Aku bertanya-tanya tentang perasaanku, dan tak berani menyimpulkan. Aku hanya merasa senang berbincang denganmu yang tertutup itu, dan nyatanya kamu sedikit bicara. Kamu meminta pendapat, kamu memberiku dua buah tulisan sebuah cerpen. Kamu mau aku menilainya. Aku suka membacanya. Aku suka tulisanmu yang halus. Aku mulai tertarik? I don’t know?&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Hingga suatu hari aku bertemu dengan saudara lama, yang beberapa bulan numpang di tempatku. Aku bicara banyak dengannya. Entah mengapa aku bersemangat bercerita tentangmu. Dia memotivasiku untuk membuka hati. Dan aku tidak tau bahwa kejadian selanjutnya adalah kita sering jalan untuk makan malam. Aku merasa senang itu saja, tidak lebih. Aku takut jatuh cinta.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Suatu malam minggu kamu sms, mengajakku makan malam. Seperti biasa aku menjemputmu aku heran, malam itu kamu rapi sekali. Whats happen? Aku tidak tau. Kita putar-putar di jalan, kamu ingin membelikanku boneka mickey. Kita mendatangi beberapa toko. Hmm uangmu tidak cukup, aku tersenyum saja. "Kita makan saja ya." Aku mengangguk.  &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan disanalah di warung steak and shake, kamu bicara banyak tentang perasaan-perasaan. Bahwa aku membuat perasaanmu kacau. Selama ini kamu meyakini hidup menyendiri itu menyenangkan. Dan seterusnya….malam itu kamu mengajukan proposal, kita memutuskan untuk pacaran.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hari-hari setelahnya adalah biasa saja, karena aku masih belum percaya. Bahwa memiliki teman dekat itu menyenangkan, memang iya, namun aku masih takut jatuh cinta karena aku takut patah hati. Itulah mengapa seumur itu aku belum pernah pacaran. Aku masih bertanya-tanya tentang cinta dan bagaimana mencintaimu. Seminggu berikutnya kamu bertanya, "Apa kita serius?" "Ya" jawabku yakin, tak seyakin suaraku. "Baiklah, kita serius" Jawabmu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lalu sebulan berikutnya kamu menangis saat aku hendak pulang, kamu menangis takut kutinggalkan. Pagi-pagi kamu menyodorkan buku harianmu. Kamu menyuruhku membacanya…hari itu aku baru percaya bahwa kamu mencintaiku. Hari itu aku mulai percaya dan berani mencintaimu. Hari itu aku baru percaya kita saling mencintai. Bahwa sejak hari itu dengan keluguan, kebodohan, dan kepolosanku…aku hanya ingin mencintaimu saja.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6811790075987308671-8253079931883146556?l=tamankenangan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://tamankenangan.blogspot.com/feeds/8253079931883146556/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6811790075987308671&amp;postID=8253079931883146556' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6811790075987308671/posts/default/8253079931883146556'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6811790075987308671/posts/default/8253079931883146556'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://tamankenangan.blogspot.com/2011/01/pertemuan.html' title='Pertemuan'/><author><name>Astutik Kashmi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14644062208372764443</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/-dUqQZyuUbgE/TuG-LT1uPMI/AAAAAAAAAdY/7p5bc-BXtAY/s220/putu.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6811790075987308671.post-6008497518080762605</id><published>2011-01-05T20:16:00.000-08:00</published><updated>2011-01-21T13:01:50.863-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Buku'/><title type='text'>Memoar Habibie dan Ainun</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_uuTKjEyqJJA/TSqiRaxrUsI/AAAAAAAAAYs/apQPPqDAPZA/s1600/habibie%2Bdan%2Bainun.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 264px; height: 400px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_uuTKjEyqJJA/TSqiRaxrUsI/AAAAAAAAAYs/apQPPqDAPZA/s400/habibie%2Bdan%2Bainun.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5560435110071456450" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Kemarin aku membeli buku kenangan Habibie dan Ainun. Buku ini berisi pengalaman hidup mantan presiden Habibie bersama istrinya Hasri Ainun. Aku membeli buku ini karena dorongan ingin mengerti bagaimana belajar mencintai? Bagaimana mencintai dengan tulus? &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Habibie mengisahkan bagaimana pertemuan dan kebersamaannya dengan Ainun dengan bahasa bahwa jiwa mereka adalah manunggal. Bahkan tanpa berkata pun, mereka tau satu sama lain untuk merasakan, memahami, dan mengerti hanya melalui pandangan mata. Begitu kuatnya telepati yang ada dalam jiwa mereka. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keberhasilan demi keberhasilan selalu di capai oleh Habibie. Prestasi itu tak hanya dalam kancah nasional namun juga Internasional. Dalam setiap penghargaan yang diterima, Habibie selalu tak lupa mengucapkan terimakasih, bahwa keberhasilannya tersebut tak lepas dari jasa dua perempuan yang selalu sayang dan mendukungnya. Perempuan itu adalah Ibu dan istrinya Ainun. Setiap mengucapkan pidato terima kasih, dia selalu memandang mata Ainun dengan perasaan cinta.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Habibie menceritakan bagaimana Ainun adalah anugerah dari Allah untuk dirinya. Ucapan syukur terus diucapkan mengingat perjalanan hidup bersama selama 48 tahun 10 hari. begitu mengesankan. Ya Allah, Berikan aku anugerah seperti ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tangisku pecah saat membaca bagaimana masa-masa Ainun Sakit. Bagaimana Habibie menjaga Ainun dengan perhatian dan doa, tak pernah berpisah dan selalu bersama dalam suka dan duka. Saat-saat mengharukan.Habibie selalu datang jam 10 ke ruang ICU untuk menemani Ainun. pernah suatu hari, Habibie terlambat. Disitu dia melihat Ainun meneteskan airmata. Habibie Bertanya "Apa kamu sakit?". Tidak, jawab Ainun. "Apa kamu menginginkan sesuatu?" Tidak, Jawabnya lagi. "Apa kamu mengkhawatirkan aku?" lalu Ainun Mengangguk. Oh...manis sekali. Bisakah ini terjadi padaku? Menghadapi saat-saat terakhir dengan seseorang yang kita cintai, setia menemani kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Buku ini begitu jujur, semua tertulis apa adanya. Tak berbunga-bunga, aku melihat karakter pak Habibie sebagai orang yang lugas dan apa adanya. Dia selalu mengatakan bahwa pandangan mata Ainun selalu meneduhkan dan selalu ia rindukan. Sebuah bahasa sederhana yang mampu menjelaskan semuanya, tentang cinta.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semoga Allah selalu menyayangimu Habibie dan Ainun. Semoga kesabaran dan kebahagiaan selalu tinggal dalam hati kita. Amin&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6811790075987308671-6008497518080762605?l=tamankenangan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://tamankenangan.blogspot.com/feeds/6008497518080762605/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6811790075987308671&amp;postID=6008497518080762605' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6811790075987308671/posts/default/6008497518080762605'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6811790075987308671/posts/default/6008497518080762605'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://tamankenangan.blogspot.com/2011/01/memoar-habibie-dan-ainun.html' title='Memoar Habibie dan Ainun'/><author><name>Astutik Kashmi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14644062208372764443</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/-dUqQZyuUbgE/TuG-LT1uPMI/AAAAAAAAAdY/7p5bc-BXtAY/s220/putu.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_uuTKjEyqJJA/TSqiRaxrUsI/AAAAAAAAAYs/apQPPqDAPZA/s72-c/habibie%2Bdan%2Bainun.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6811790075987308671.post-3350368672717091699</id><published>2011-01-02T20:17:00.000-08:00</published><updated>2011-01-21T13:02:45.054-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Puisi'/><title type='text'>puisi SHG (1)</title><content type='html'>Ada orang yang menghabiskan waktunya berziarah ke Mekah.&lt;br /&gt;Ada orang yang menghabiskan waktunya berjudi di Miraza&lt;br /&gt;Tapi, aku ingin habiskan waktuku di sisimu, Sayangku.&lt;br /&gt;Bicara tentang anjing-anjing kita yang nakal dan lucu&lt;br /&gt;Atau tentang bunga-bunga yang&lt;br /&gt;Manis di Lembah Mandalawangi&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Ada serdadu-serdadu Amerika yang mati kena bom di Danang&lt;br /&gt;Ada bayi-bayi yang mati lapar di Biafra&lt;br /&gt;Tapi aku ingin mati disimu, manisku.&lt;br /&gt;Setelah kita bosan hidup dan bertanya-tanya&lt;br /&gt;Tentang tujuan hidup yang tak satu setan pun tahu.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Mari sini, sayangku.&lt;br /&gt;Kalian yang pernah mesra, yang pernah baik dan simpati padaku.&lt;br /&gt;Tegaklah ke langit luas atau awan yang mendung.&lt;br /&gt;Kita tak pernah menanamkan apa-apa,&lt;br /&gt;kita takkan kehilangan apa-apa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nasib terbaik adalah tidak pernah dilahirkan &lt;br /&gt;Yang kedua dilahirkan tapi mati muda &lt;br /&gt;Dan yang tersial adalah berumur tua &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berbahagialah mereka yang mati muda &lt;br /&gt;Mahluk kecil kembalilah dari tiada ke tiada &lt;br /&gt;Berbahagialah dalam ketiadaanmu &lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Soe Hok Gie&lt;br /&gt;(CSD,Selasa, 11 November 1969)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6811790075987308671-3350368672717091699?l=tamankenangan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://tamankenangan.blogspot.com/feeds/3350368672717091699/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6811790075987308671&amp;postID=3350368672717091699' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6811790075987308671/posts/default/3350368672717091699'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6811790075987308671/posts/default/3350368672717091699'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://tamankenangan.blogspot.com/2011/01/puisi-shg.html' title='puisi SHG (1)'/><author><name>Astutik Kashmi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14644062208372764443</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/-dUqQZyuUbgE/TuG-LT1uPMI/AAAAAAAAAdY/7p5bc-BXtAY/s220/putu.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6811790075987308671.post-526215628083835859</id><published>2010-12-07T23:08:00.000-08:00</published><updated>2011-02-12T01:10:00.542-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Buku'/><title type='text'>Resensi Buku Panduan Hukum bagi Paralegal</title><content type='html'>Peran Paralegal dalam kehidupan masyarakat sangat membantu untuk mencapai access to justice. Seorang paralegal adalah orang yang memilik pengetahuan lebih tentang hukum dibanding dengan masyarakat sekitarnya.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Mahalnya biaya untuk membayar jasa pengacara profit, maraknya praktek mafia peradilan dan kebijakan yang lebih pro kepada penguasa membuat keadilan sulit dijangkau oleh masyarakat. Oleh karena itu dibutuhkan banyak sekali paralegal dimasa mendatang, untuk mengimbangi maraknya mafia kasus (markus) dan korupsi di dunia peradilan kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Buku panduan untuk paralegal ini hadir untuk memudahkan siapa saja yang tertarik belajar menjadi paralegal. Dengan penjelasan gamblang baik secara teori maupun praktek, yang sengaja dikemas agar mudah dipelajari.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Membuka buku ini secara garis besar terbagi dua yakni pengetahuan dasar, Topik khusus, dan Ketrampilan Paralegal. Pengetahuan dasar terdiri dari Analisis sosial, konstitusi RI, Pengantar hukum dan sistem hukum di indonesia, Hak Asasi Manusia (HAM) dan Pengadilan HAM, dan tentang Paralegal. Seorang paralegal yang ingin membantu menangani kasus, harus bisa mengerti situasi sosial, situasi kasus, agar bisa membuat analisa yang menyeluruh dan mengambil tindakan yang tepat. Sementara itu persoalan konstitusi RI juga menjadi wajib dipelajari bagi paralegal. Konstitusi adalah dasar aturan main dalam sebuah penyelenggaraan negara, di halaman 31 buku ini disebutkan tanpa konstitusi maka negara tak akan berjalan. Lalu apa relevansinya dengan paralegal? Mengapa dia harus tau? Karena dalam konstitusi ini paralegal dapat melihat struktur pemerintahan, mekanisme penyelenggaraan negara, hak-hak warga negara yang dibela, serta hak asasi manusia secara luas. Saat terjadi pelanggaran terhadap warga negara, kita harus tau hal apa yang dilanggar dan apa kewajiban negara dalam hal itu. Materi pengantar hukum, bicara tentang mengapa hukum diperlukan? Hukum dibutuhkan untuk mengatur perilaku seseorang dalam kehidupan bermasyarakat, dia dipakai sebagai pedoman untuk menghormati hak orang lain. Karena hak kita dibatasi oleh hak orang lain. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ilmu dasar lainnya adalah soal HAM, pengertian HAM, serta prinsip yang terkandung di dalam HAM. Didalam HAM terbagi dua garis besar yakni hak sipil politik (sipol) dan Hak Ekonomi Sosial Budaya (Ekosob). &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam buku ini, halaman 198,  paralegal didefinisikan sebagai seseorang yang bukan sarjana hukum tetapi memiliki pengetahuan hukum, oleh karena itu pengetahuan dasar tadi akan membantu kita untuk memahami persoalan hukum.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sementara Topik Khusus terdiri dari demokrasi dan partisipasi, Hak warga negara dalam sipil politik,Korupsi di peradilan, Advokasi hak pendidikan dan kesehatan, Hukum Agraria dan hak atas tanah. Hukum Lingkungan dan Perjuangan Keadilan ekologis, Hukum perburuhan, advokasi kaum miskin kota, Hak kewirausahaan dan penyelesaian sengketa, Perlindungan Anak, Advokasi dan perlindungan dan penyelesaian hak konsumen, hak korban dan hak tersangka. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Materi lain yang teknis adalah soal keterampilan paralegal yang meliputi Alternatif penyelesaian sengketa (APS), mekanisme pengaduan dan komplain (IT), Pengorganisasian dan manajerial aksi massa, Panduan bantuan hukum, tehnik konsultasi dan investigasi, serta Upaya hukum dan class action.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Buku setebal 592 halaman ini ditulis oleh beberapa pakar hukum yang mumpuni dibidangnya, kebanyakan berasal dari lingkungan Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Yogyakarta, karena saat bicara tentang paralegal maka otomatis akan membicarakan soal bantuan hukum. Buku ini layak dibaca siapa saja yang ingin mengetahui hukum, tidak hanya bagi mereka yang ingin menjadi paralegal. Ditengah kesemrawutan kondisi hukum di negeri ini sepertinya kita butuh belajar hukum, agar tidak tertipu mavia kasus, atau lebih sederhananya kita bisa lebih kritis dalam menyikapi kebijakan negara yang belakangan hanya berniat melanggengkan kekuasaan dan menguntunkan segelintir orang. Melalui buku ini marilah kita belajar bersikap, karena jika tidak kita tak kan jadi apa-apa. (end)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dimuat di Bulletin Dwi Bulanan Saksi-LBH Yogyakarta.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6811790075987308671-526215628083835859?l=tamankenangan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://tamankenangan.blogspot.com/feeds/526215628083835859/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6811790075987308671&amp;postID=526215628083835859' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6811790075987308671/posts/default/526215628083835859'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6811790075987308671/posts/default/526215628083835859'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://tamankenangan.blogspot.com/2010/12/resensi-buku-panduan-hukum-bagi.html' title='Resensi Buku Panduan Hukum bagi Paralegal'/><author><name>Astutik Kashmi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14644062208372764443</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/-dUqQZyuUbgE/TuG-LT1uPMI/AAAAAAAAAdY/7p5bc-BXtAY/s220/putu.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6811790075987308671.post-1170871252558354800</id><published>2010-12-07T22:58:00.000-08:00</published><updated>2010-12-07T23:03:37.656-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Personal'/><title type='text'>Buah pikiran</title><content type='html'>Ada kata-kata menarik yang slalu ku ingat akhir-akhir ini. ini bisa mencerahkan, ini bisa menguatkan tentang perasaan-perasaaan.&lt;br /&gt;"Marriage is time to you to stop compare someone with someone else."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Have you?&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6811790075987308671-1170871252558354800?l=tamankenangan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://tamankenangan.blogspot.com/feeds/1170871252558354800/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6811790075987308671&amp;postID=1170871252558354800' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6811790075987308671/posts/default/1170871252558354800'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6811790075987308671/posts/default/1170871252558354800'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://tamankenangan.blogspot.com/2010/12/buah-pikiran.html' title='Buah pikiran'/><author><name>Astutik Kashmi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14644062208372764443</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/-dUqQZyuUbgE/TuG-LT1uPMI/AAAAAAAAAdY/7p5bc-BXtAY/s220/putu.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6811790075987308671.post-7416144188366424990</id><published>2010-12-02T19:41:00.001-08:00</published><updated>2011-01-02T19:42:23.737-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Puisi'/><title type='text'>Puisimu</title><content type='html'>&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;saputangan kerinduan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt; Oleh: S.Fahri salam&lt;br /&gt;aku hanya ingin pulang&lt;br /&gt;kembali ke rahimmu&lt;br /&gt;berdiam tak berbusana&lt;br /&gt;ketika tubuh hanya debu telanjang&lt;br /&gt;tersuruk ke lembah tak bernama&lt;br /&gt;desis ular tak bersuara&lt;br /&gt;Adam yang merindukan tulung rusuknya&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;ini bukan dongengan, cintaku&lt;br /&gt;bukan kerjap cahaya di tugur lampu kota&lt;br /&gt;               &lt;br /&gt;                        sendirian&lt;br /&gt;mencari pasangan kekal saat&lt;br /&gt;kelelawar hitam jatuh di telapak tanganku&lt;br /&gt;dan seperti rekah bunga matahari&lt;br /&gt;di pagi yang menyimpan perih&lt;br /&gt;sayapnya menggelapar serupa saputangan&lt;br /&gt;yang pucat&lt;br /&gt;dimana namamu kuterakan di atasnya&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;dapatkah janji itu setia, cintaku&lt;br /&gt;dapatkah musim meneteskan hujan di waktu yang sama, sayangku&lt;br /&gt;ketika tanpa sengaja kau mencium aroma lemak dalam sekerat sapi&lt;br /&gt;terpanggang di atas tungku api&lt;br /&gt;tetes demi tetes serupa cinta yang berahi&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;angin membawa kerinduan ini&lt;br /&gt;ke asal ia dilahirkan&lt;br /&gt;rahimmu mengabadikan ketenangan yang tak terusik&lt;br /&gt;sebentar mendekap tumpuk gelisahku&lt;br /&gt;untuk kau buat menjadi payung asmara yang teduh&lt;br /&gt;bertahun-tahun&lt;br /&gt;memunggungi matahari, pijar lampu, dan cuaca yang kadang&lt;br /&gt;tak terduga&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;ketika aku jauh di kota sejuta cahaya&lt;br /&gt;petang yang tampak menakutkan&lt;br /&gt;geletar petir memecah kebekuan&lt;br /&gt;di sarang-sarang gelap kelelawar yang tak beralamat&lt;br /&gt;kau tahu, cintaku&lt;br /&gt;aku hanya ingin berada dalam rahimmu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;jakarta, 14 maret 2006&lt;br /&gt;02:50&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6811790075987308671-7416144188366424990?l=tamankenangan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://tamankenangan.blogspot.com/feeds/7416144188366424990/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6811790075987308671&amp;postID=7416144188366424990' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6811790075987308671/posts/default/7416144188366424990'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6811790075987308671/posts/default/7416144188366424990'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://tamankenangan.blogspot.com/2010/12/puisimu.html' title='Puisimu'/><author><name>Astutik Kashmi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14644062208372764443</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/-dUqQZyuUbgE/TuG-LT1uPMI/AAAAAAAAAdY/7p5bc-BXtAY/s220/putu.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6811790075987308671.post-1110967244667775553</id><published>2010-11-21T11:26:00.000-08:00</published><updated>2010-11-21T18:10:36.919-08:00</updated><title type='text'>Menghitung Kehilangan</title><content type='html'>Akhir-akhir ini aku sperti berhitung dengan kehilangan. Kehilangan yang terkadang susah untuk dijelaskan namun aku bisa merasakannya. Satu, satu pergi, Mungkin aku ini sensitif, tapi aku percaya intuisi dan percaya apa yang kurasakan. Satu, dua hal mulai terbukti namun aku terus berfikir positif dan berdoa dengan doa terbaik. Aku mendengarnya sendiri. Aku merasakan sendiri perubahannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seandainya aku ini tidak ada, dan tiba-tiba lenyap, aku ingin menghitung berapa banyak yang merasa kehilangan? Berapa banyak yang merdeka? Pikiran iseng, namun aku suka memikirkannya. Jika ada mesin pendeteksi kebahagian seseorang pasti lebih bagus lagi. Seberapa bahagia orang yang ada di dekatmu karena keberadaanmu? hmm jenius bukan? seperti alarm yang berbunyi, dengan bunyi beraneka ragam yang bisa kita pilih sesuka hati. Pasti Lucu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun saat aku memandangnya, aku seperti menemukan kembali jalan meski untuk salah satu alasan. Dan pikiran tadi itu benar-benar konyol. Saat aku mengingat bahwa darah kami sama, kita sama-sama kehilangan, dan dia membutuhkan aku untuk saling menguatkan. Hanya itu kiranya yang membuat semua hal yang mati rasa ini hidup kembali. Ada kehidupan lain yang berdenyut. Meski untuk alasan besar yang indah sudah aku simpan dalam-dalam, kualihkan sementara, karena semakin aku berusaha menjaganya semakin membuatku salah dan asing. Maka aku ingin mengalihkannya hanya untuk memberikan pengertian, pemahaman, dan tentu saja cinta. Aku ingin menjaganya meski aku menemukan ada rasa antusias yang samar-samar menghilang dalam obrolan itu, dalam sapaan, dan rencana-rencana. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku masih bingung dengan konsep dan fakta yang sering kali berbeda. Antara ucapan dan tindakan. Tapi aku ingat seseorang pernah berkata-kata bahwa tiap saat orang perlu belajar tentang perubahan. Hanya untuk membuat agar kita lebih siap dan ikhlas. Tanpa perlu panik. ujian-ujian yang datang itu untuk meninggikan kualitas hidup kita, karena itu bersyukurlah. Hmm ini bijaksana sekali, semoga aku bisa menjalaninya. Terimakasih untukmu yang memberiku kata-kata ini. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Oleh karena itu saat kamu butuh perhatian, maka perhatianlah terlebih dulu. Saat kita butuh dihibur maka belajarlah menghibur terlebih dulu. Belajar menebar kebaikan dan kasih sayang kepada siapa saja, agar hidup tidak pernah sepi dan kesepian. Melakukan sesuatu bagi orang lain membuat hidup kita lebih bermakna.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Oke miss charming, cerialah...he he..karena baik saja tidak cukup, kita butuh tampil menarik he he...dan tentu saja menyenangkan. Hai...hellow...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Baiklah... Smile...Klik, kita akan membuatnya abadi, meksipun hanya dalam selembar foto!!!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yogyakarta, 21 november 2010. 03:04&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6811790075987308671-1110967244667775553?l=tamankenangan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://tamankenangan.blogspot.com/feeds/1110967244667775553/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6811790075987308671&amp;postID=1110967244667775553' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6811790075987308671/posts/default/1110967244667775553'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6811790075987308671/posts/default/1110967244667775553'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://tamankenangan.blogspot.com/2010/11/menghitung-kehilangan.html' title='Menghitung Kehilangan'/><author><name>Astutik Kashmi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14644062208372764443</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/-dUqQZyuUbgE/TuG-LT1uPMI/AAAAAAAAAdY/7p5bc-BXtAY/s220/putu.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6811790075987308671.post-3195093568817278748</id><published>2010-10-26T02:07:00.000-07:00</published><updated>2011-02-12T01:13:24.274-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Personal'/><title type='text'>Hari-Hari Cengeng Sedunia...</title><content type='html'>Entah mengapa aku jadi gampang menangis, harusnya mengingatnya adalah sesuatu yang menyenangkan. Tapi saat ini aku sedang gelap,dan bertanya-tanya. Dan ucapan baik-baik saja, itu bukan jawaban yang memuaskan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada perasaan diam dan pelan-pelan ingin menghalau aku pergi.&lt;br /&gt;Ingin aku tak ada.&lt;br /&gt;Dan aku bertanya-tanya, aku berprasangka.&lt;br /&gt;Apakah aku pergi saja ya?&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6811790075987308671-3195093568817278748?l=tamankenangan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://tamankenangan.blogspot.com/feeds/3195093568817278748/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6811790075987308671&amp;postID=3195093568817278748' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6811790075987308671/posts/default/3195093568817278748'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6811790075987308671/posts/default/3195093568817278748'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://tamankenangan.blogspot.com/2010/10/hari-hari-cengeng-sedunia.html' title='Hari-Hari Cengeng Sedunia...'/><author><name>Astutik Kashmi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14644062208372764443</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/-dUqQZyuUbgE/TuG-LT1uPMI/AAAAAAAAAdY/7p5bc-BXtAY/s220/putu.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6811790075987308671.post-4307160276527825610</id><published>2010-07-10T08:19:00.000-07:00</published><updated>2011-02-12T01:19:54.904-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Personal'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Jalan-jalan'/><title type='text'>Jalan-Jalan ke Kota Tua</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_uuTKjEyqJJA/TDiSqUlTejI/AAAAAAAAAV8/rXss2gHWZh0/s1600/Image0880.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 240px; height: 320px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_uuTKjEyqJJA/TDiSqUlTejI/AAAAAAAAAV8/rXss2gHWZh0/s320/Image0880.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5492301001355655730" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Aku akan selalu merindukannya. Suasana magis masa lalu yang menyeret kenangan entah kapan, menyeruak saat memasuki halamannya. Ada mobil tua yang diparkir di tepi jalan juga pedagang cendra mata yang berjajar di sepanjang jalan. Mekipun tak seindah yang aku bayangkan karena hari itu kesan bersejarah kota tua tertutup oleh perhelatan musik dan ramainya pengunjung. Apakah karena musim liburan? Namun suasana magis masa lalu, menyeretku kembali dalam lamunan. Saat kuedarkan pandangan tampak berjejer sepeda kumbang lengkap dengan topi lebar berenda yang kerap kita jumpai dikenakan noni belanda dalam film-film jaman dulu. Sepeda itu disewakan untuk keliling melintasi kota tua atau sekedar berfoto ria. Aku gembira, rasa mual selama perjalanan menguap seketika. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;“Kita sewa sepeda yuk...” aku mengajaknya. Asik juga bisa naik sepeda pake topi dan kalo perlu sambil di foto, batinku.&lt;br /&gt;“Ngga usah, buat apa sih...” &lt;br /&gt;Baiklah, aku harus gembira kan? &lt;span style="font-style:italic;"&gt;That's not big deal&lt;/span&gt;. Aku berjalan lagi. Melihat kesana kemari. Suasana ramai, dipenuhi celoteh ABG. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Apa selalu begini? Kok rame, kotor lagi.”&lt;br /&gt;“Biasanya sepi kok dan ngga kotor, mungkin karena ada acara musik. Wah ngga asik.”Serunya Gusar&lt;br /&gt;“Ini wisata kaum intelektual.” Selorohnya dan aku tersenyum saja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kami berjalan-jalan lagi, tertawa lagi. Aku buka kamera yang kami bawa. Dasar banci foto, meski malu-malu tetap saja ingin di foto. Untuk kenang-kenangan. Ternyata kami tak beruntung, kamera eror. Wah payah. Aku tidak kehilangan akal.&lt;br /&gt;“Pake HP aja.” Teriakku&lt;br /&gt;Dia masih sibuk membetulkan kamera. Setelah dicoba cukup lama hasilnya tetap sama. Yah...sayang deh. Akhirnya kami memakai HP untuk foto-foto, meski hasilnya kurang maksimal namun masih bisa mengambil gambar. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Wah view nya ngga bagus, ada tenda sih.”Dia berkomentar&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kami duduk-duduk di depan Musium Fatahilah, di depannya persis ada panggung besar. Aku tidak sempat masuk ke musium. Di halaman ada truk pengangkut peralatan pertunjukan, suasana hiruk pikuk. Kami cuek saja, tetap foto-foto dan bergaya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_uuTKjEyqJJA/TDiTwqUgRTI/AAAAAAAAAWE/12LQ1MBxQYg/s1600/Image0899.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 240px; height: 320px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_uuTKjEyqJJA/TDiTwqUgRTI/AAAAAAAAAWE/12LQ1MBxQYg/s320/Image0899.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5492302209781613874" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Tiba di depan Cafe Batavia rasa haus melanda, aku pesan soda biar tidak ngantuk mengingat jalan pulang masih jauh. Kami minum bersama sambil mengamati bangunan yang sudah tua itu. Jendela-jendela kaca yang lebar dan panjang. Dengan korden berbahan &lt;span style="font-style:italic;"&gt;lace&lt;/span&gt; putih bermotif bunga menutup setengah badan. Remang-remang lampu berpendar berwarna jingga menegaskan aksen tempo dulu. Dinding kayu dengan cat hijau botol. Suasana sepi tanpa musik.  &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hari sudah menjelang malam, kami berniat pulang. Aku hanya sempat melihat Kantor Pos, Cafe Batavia, Musium Keramik, dan Musium Fatahillah. Hari itu tanggal 4 juli, aku berulang tahun yang ke 28. Aku merasa bahagia dengan “hadiah” sederhana ini. Hatiku penuh saat menyadari dia masih saja ada disini -disisiku- dekat sekali.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6811790075987308671-4307160276527825610?l=tamankenangan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://tamankenangan.blogspot.com/feeds/4307160276527825610/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6811790075987308671&amp;postID=4307160276527825610' title='2 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6811790075987308671/posts/default/4307160276527825610'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6811790075987308671/posts/default/4307160276527825610'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://tamankenangan.blogspot.com/2010/07/jalan-jalan-ke-kota-tua.html' title='Jalan-Jalan ke Kota Tua'/><author><name>Astutik Kashmi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14644062208372764443</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/-dUqQZyuUbgE/TuG-LT1uPMI/AAAAAAAAAdY/7p5bc-BXtAY/s220/putu.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_uuTKjEyqJJA/TDiSqUlTejI/AAAAAAAAAV8/rXss2gHWZh0/s72-c/Image0880.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6811790075987308671.post-8302248789722741528</id><published>2010-06-26T21:40:00.000-07:00</published><updated>2011-02-12T01:12:23.022-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Friends'/><title type='text'>FKY dan Mati Lampu</title><content type='html'>Semalam aku pergi nonton Festival Kesenian Yogyakarta (FKY). Tahun ini FKY diadakan dari tanggal 7 juni sampai 7 Juli. Aku janjian sama teman-teman, namun saat tiba di sana tak semua bisa datang. Acara malam mingguan bareng terasa kurang ramai.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku belum sempat masuk ke arena Festifal ketika tiba-tiba mati lampu. Hmmm...Malam ini kurang beruntung batinku. Aku dan teman-teman memilih duduk-duduk di pinggir jalan sambil melihat lalu lalang kemacetan jalan. Kami duduk di depan Gedung Agung dan menonton atraksi orang makan api. Aku melihat atributnya bertuliskan Reog Ponorogo, meskipun sederhana dan apa adanya.Tidak seperti Kesenian Reog yang heboh, dengan warog yang besar. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pemainnya ada orang dewasa dan anak-anak. Mereka belum ahli benar, namun kesalahan-kesalahan itu membuat permainan jadi terkesan lucu. Misal, saat melempar bola api ke mulut, ternyata mereka tidak pas menangkapnya (memakai mulut). Waktu salah seorang memasukkan badan ke tong Kayu, malah teriak sakit...sakit, sambil mendorong salah satu temannya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seoarang perempuan setengah baya mengedarkan topi bambu untuk menerima uang sukarela.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Melihat dari penampilannya, seperti kesenian jalanan. Mereka berpindah setiap saat, berpindah mencari keramaian. Musik pengiringnya hampir sama dengan penari jalanan yang sering aku temui di perempatan Kentungan. Memakai Gong yang dipukul berirama seperti iringan musik Jathilan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Malam merambat pelan,mengingat suasana Jogja yang akhir-akhir ini kurang aman karena ada kejadian pembacokan di jalan raya, jam setengah sembilan aku memutuskan pulang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kami tak bisa melihat festifal, Malam minggu sedikit berwarna.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6811790075987308671-8302248789722741528?l=tamankenangan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://tamankenangan.blogspot.com/feeds/8302248789722741528/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6811790075987308671&amp;postID=8302248789722741528' title='4 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6811790075987308671/posts/default/8302248789722741528'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6811790075987308671/posts/default/8302248789722741528'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://tamankenangan.blogspot.com/2010/06/fky-dan-mati-lampu.html' title='FKY dan Mati Lampu'/><author><name>Astutik Kashmi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14644062208372764443</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/-dUqQZyuUbgE/TuG-LT1uPMI/AAAAAAAAAdY/7p5bc-BXtAY/s220/putu.jpg'/></author><thr:total>4</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6811790075987308671.post-3840889770084243519</id><published>2010-06-26T03:47:00.000-07:00</published><updated>2010-06-26T08:09:30.853-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Thought'/><title type='text'>Asyiknya SSKR I</title><content type='html'>Hampir dua bulan aku ikut program beasiswa Sekolah Seksualitas dan Kesehatan reproduksi. Ia diselenggarakan Samsara sebuah organisasi non profit yang berkomitmen untuk mempromosikan pandangan komprehensif mengenai isu aborsi melalui kerangka seksualitas, kesehatan reproduksi, hak-hak seksual dan reproduksi, budaya, agama dan spiritualitas yang bekerjasama dengan HIVOS sebuah lembaga yang bergerak pada isu humanitas dan pegembangan kerjasama yang berbasi di belanda. Sekolah ini diselenggarakan setiap Sabtu dan Minggu. Otomatis aku nggak bisa libur. Awalnya terasa sibuk tapi lama-lama rutinitas ini menyenangkan. Ia mengurangi rasa kesepian, sekaligus tentu mendapatkan pencerahan tentang realitas seksualitas yang berkembang di masyarakat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku selalu tertarik dengan sekolah. Apapun itu. Hingga aku mengirim aplikasi dan alhamdulillah diterima. Di sekolah ini aku tak hanya mendapat ilmu baru, teman baru, tapi juga keluarga baru. Aku menyebut istilah yang terakhir itu sambil menahan tangis waktu ada acara penutupan sekaligus perpisahan di Eloprogo, Magelang. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Soal Samsara, pertama kali mendengar lembaga ini, aku merasa begitu asing. Aku cari tahu di google, namun info yang aku dapatkan tak seperti yang kuharapkan. Belakangan aku tahu Samsara merupakan lembaga nonprofit yang bergerak dalam pendampingan dan konseling soal kesehatan reproduksi dan aborsi. Usia lembaga baru tiga tahunan. &lt;br /&gt;Saat aku membaca email, berisi pemberitahuan bahwa aku lolos seleksi, di situ ada nama Sartika Nasmar mewakili lembaga Samsara. Aku ketik namanya di mesin pencari google, lalu bertemu dengan blog Sartika. Aku baca blog itu. Diam-diam aku pun mulai mengenal lembaga Samsara. Tika menulis, awalnya Samsara dimulai dari kelompok diskusi kecil tentang isu-isu aborsi di Pare, Kediri. Tika menyebut nama Inna, nama panggilan untuk Inna Hudaya. Juga nama Kapit, nama sebutan untuk Iwan, dan (dasar kebetulan!)dia sosok yang pernah  kukenal sambil lalu lima tahun lampau. Iwan saudara Nurul Hidayah, salah satu teman dekatku kelahiran Kediri. Iwan sempat tinggal di rumah Hidayah  pada awal-awal kuliah di jogja. Aku sering menginap di rumah itu karena menganggap Hidayah seperti kakak sendiri. &lt;br /&gt;Hanya nama-nama itu yang sering Tika sebut dalam blognya saat membicarakan Samsara. Bagiku ini sudah cukup untuk belajar mengenalnya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3 Mei 2010.  Hari pertama kelas dimulai., Kami melalui sesi perkenalan satu persatu. Ada 15 orang yang diterima dalam sekolah ini. Sartika Nasmar menjadi kepala sekolah. Hari itu kami bicara soal kontrak belajar, harapan-harapan, serta tata tertib selama mengikuti kelas. Poin pentingnya kita tak boleh ijin lebih dari dua kali. Jika melanggar,  maka peserta sekolah  dianggap mengundurkan diri. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sekali lagi aku baca silabusnya. Ada 16 materi . Wow banyak banget! Serasa kuliah beneran. Beberapa materi seperti seks dan gender sudah kukenal sepuluh tahun lalu. Namun juga ada materi yang benar-benar baru bagiku seperti aborsi, pemeriksaan payudara, &lt;span style="font-style:italic;"&gt;vaginal exam&lt;/span&gt;, kontrasepsi, &lt;span style="font-style:italic;"&gt;sexual pleasure&lt;/span&gt;. Inna Hudaya, direktur Samsara, bilang persoalan seksualitas sangat kompleks. Dia menemukan hal baru tiap kali belajar, membaca, ataupun membicarakannya. Benarkah? Aku bertanya-tanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hari berganti, aku mengenal orang-orang di sana. Kami tumbuh dalam keakraban dan kebersamaan. Antara panitia dan peserta tak berjarak. Saling mengejek dan memuji, bertanya dan menjawab, berjoget dan bernyanyi. Semua terlihat lengkap. Ada aturan jika kami harus bersikap lebay. Kami berubah seperti anak-anak yang mendapat mainan baru. Terus tertawa di sela-sela diskusi tentang anatomi tubuh sambil memainkan alat peraga kelamin perempuan dan laki-laki. Menangis kala menonton film &lt;span style="font-style:italic;"&gt;precious&lt;/span&gt;. Menjerit saat memutar film tentang aborsi. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Persoalan aborsi masih ilegal di negara Indonesia, terlepas aspek pro-kontra. Kita sedang membicarakan hidup perempuan. Faktanya, aborsi tak selalu dilakukan remaja. Aborsi banyak dilakukan  ibu-ibu bersuami. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari segi kebijakan, banyak aturan tak mendukung perempuan seperti hak atas informasi, dukungan dana, serta fasilitas yang disediakan pemerintah guna menunjang kesehatan reproduksi perempuan. Dari beberapa film dokumenter, kita mendapatkan info bahwa banyak tenaga medis yang diskriminatif, bahkan membuat perempuan trauma, saat mereka melakukan pemeriksaan &lt;span style="font-style:italic;"&gt;Papsmear&lt;/span&gt;. Seringkali pertanyaan-pertanyaan yang menghakimi membuat perempuan sungkan. Bagaimana mau sehat, jika akses tersedia cenderung menyudutkan perempuan?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Soal lain, kelas ini juga membicarakan mitos dan fakta terkait kesehatan reproduksi dan relasi gender antara perempuan dan laki-laki. Sepanjang sejarah, banyak mitos yang berkembang dalam masyarakat, dan hampir sebagian besar merugikan  perempuan. Misalnya, virginitas: harus di tunjukkan dengan selaput dara yang tidak robek. Mitos lain: banyak anak banyak rezeki. Pada akhirnya, orang tidak memikirkan perencanaan kehamilan (&lt;span style="font-style:italic;"&gt;birth control&lt;/span&gt;), tidak peduli kondisi kesehatan ibu, tak peduli kondisi ekonomi. Lebih jauh ada anggapan ibu yang hamil dan meninggal saat mengandung atau melahirkan akan dijamin masuk surga. Pandangan semacam ini memicu si ibu terus mempertahankan bayi meski dalam kondisinya tak memungkinkan. Melihat adanya peran ajaran agama yang turut mempengaruhi maka kita bersepakat jika penyelesaiaannya harus melibatkan tokoh agama.Untuk meluruskan kebenaran pandangan tersebut. &lt;br /&gt;Salah tafsir ini tentu tak terjadi jika kaum perempuan diberi pendidikan sejak dini. Namun kita masih dibenturkan soal akses pendidikan, misalnya upaya memasukkan materi kesehatan reproduksi untuk siswa masih terbentur dengan anggapan tak penting. Materi itu hanya masuk pada muatan lokal. Ironisnya, tak semua sekolah setuju memasukkan materi ini. Para guru masih curiga, materi kesehatan reproduksi serta pengenalan alat kontrasepsi justru dianggap telah mengajarkan praktek seks bebas. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pendek kata,  jika ada masalah kehamilan siswa penyelesaiannya hanya sebatas pembinaan moral. Persoalan seksualitas dan kesehatan reproduksi tak hanya melulu urusan medis semata disana membutuhkan peran masyarakat, budaya, agama, dan tanggung jawab negara.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat mengingat kelas di SSKR Samsara ini, selalu mengundang  rindu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk &lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Sartika Nasmar&lt;/span&gt; (Tika) yang selalu banyak tingkah dan membuat semua terlihat lucu. &lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Inna Hudaya&lt;/span&gt; (Kak Inna), pertama kalinya aku melihat seseorang yang selalu melihat hal-hal dengan positif -- seberat dan sekompleks apapun masalahnya.&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Astuti Herawati &lt;/span&gt;(Hera),aku melihat kelembutan ibu bersemayam padamu. &lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Iwan Kapit&lt;/span&gt;, sekolah ini menunjukkanku bahwa kamu bukan pemalu seperti dulu, ternyata.&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Zul&lt;/span&gt;, yang selalu berpandangan beda di menit-menit terakhir pembicaraan.&lt;br /&gt;Ini hanya sebuah kesan, bisa jadi semua ini salah. Namun aku ingin bilang semangat positif dari kalian sudah mempengaruhiku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan untuk 15 orang terpilih, aku merasa bangga dan bahagia telah bersama kalian. Kita belajar menghormati dalam perbedaan dan keragaman yang mengesankan Sabtu- Minggu terakhir itu kita sangat kompak ngerjain panita. Kita jail. Katanya dosa membuat kita dewasa. Hai…apa sih yang aku bicarakan? (sambil mengikuti kata-kata Yusak). &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perhatian dan kenangan khusus aku sampaikan kepada: &lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Darmayanti&lt;/span&gt; (Kak May), istri mas Bram dalam sinetron Cintra Fitri yang selalu kritis dan sering mengingatkan aku untuk mendiskusikan hal-hal kecil selama di kelas.&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Hellatsani Widya Ramadhani&lt;/span&gt; (Madha Memek), aku suka suaramu yang lantang dan njogja banget, ayo nggosip bareng kalau ngantuk.&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Yemmestri Enita&lt;/span&gt; (Nita Nenen), &lt;span style="font-style:italic;"&gt;Stop talking about Budgeting please… thats time to discuss about sexual pleasure…he…he…&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Indria Susanti&lt;/span&gt; (Indri IMS), cek tekanan darah gratis lagi ya… kamu manis dan tenang, kita harus perhatian untuk tahu kehadiranmu.&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Endang Fatmawati&lt;/span&gt; (Endang Endok), aku akan selalu ingat jempolmu…&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Nurul Hunafa&lt;/span&gt; (Una Uraglagnia), si kecil yang mulai tumbuh dewasa, kalau ada perubahan baik sesungguhnya itu datang dari kami, kalau ada perubahan buruk maka segeralah introspeksi diri he…he…&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Turah Yusack Cocaina &lt;/span&gt;(Yusak Yoni), Kapan-kapan ajari tinju untuk bela diri ya, di jogja sekarang ngga aman. He…he..dancing waka-waka, is good. &lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Juju Juliati&lt;/span&gt; (Juju Jembut), Mbak Juju ini punya rahasia, ternyata dia jago pijat refleksi…wah kapan-kapan mau nih mencobanya…&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Ahmad Suhendra&lt;/span&gt; (Hendra Homo seksual), bang Haji, Ithong memang cantik tak usah bingung memikirkannya, gelisah itu biasa…itu sebagian dari tanda-tanda…&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Phila Putting&lt;/span&gt;, kamu manis dan halus bangeet saat menari…kapan-kapan pengen lihat kamu menari pake kostum…&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Angga Yudhi&lt;/span&gt; (Angga Anal), He… diam-diam, kalau kamu ngomong ini kayak filsuf…he..he…&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Saiful hudha &lt;/span&gt;(Ithonk Itil), Malam itu kamu sungguh cantik banget, bunga pun malu menunduk, pucat warnanya…&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Navirotul Karima&lt;/span&gt; (Navi cantik), he…kamu selalu teriak Navi Cantik...kamu Cool and Calm..&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Agung  Asi&lt;/span&gt;, Sang bapak yang suka bertanya dan kritis,…aku lihat kamu ini suami romantis he…he…jangan lupa cipika-cipiki sama istri kalo pergi jauh…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;I love you Full…&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6811790075987308671-3840889770084243519?l=tamankenangan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://tamankenangan.blogspot.com/feeds/3840889770084243519/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6811790075987308671&amp;postID=3840889770084243519' title='4 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6811790075987308671/posts/default/3840889770084243519'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6811790075987308671/posts/default/3840889770084243519'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://tamankenangan.blogspot.com/2010/06/asyiknya-sskr-i.html' title='Asyiknya SSKR I'/><author><name>Astutik Kashmi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14644062208372764443</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/-dUqQZyuUbgE/TuG-LT1uPMI/AAAAAAAAAdY/7p5bc-BXtAY/s220/putu.jpg'/></author><thr:total>4</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6811790075987308671.post-2440214201512544818</id><published>2010-04-03T21:44:00.000-07:00</published><updated>2010-04-04T22:15:40.305-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Liputan'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Thought'/><title type='text'>Kapitalisme dan Filantrophi George Soros</title><content type='html'>Seminggu yang aku ikut diskusi Great thinker’s dengan tema “Filantropi George Soros dan Neo Kapitalisme. Tema yang menarik bukan? Melihat George soros dalam dua pandang yang berbeda. Sisi sosialis dan kapitalis. Well, diskusi ini adalah diskusi bulanan yang diselenggarakan oleh sekolah Pascasarjana UGM. Adapun pembicara yang hadir adalah A. Toni Prasetyantono, ekonom yang banyak kita kenal. Muhammad Edhie Purnawan seorang dosen UGM, yang eye chacting...he...dengan moderator mas Zuli Qodir. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;George soros adalah Pria yahudi kelahiran Hongaria 1930 seorang &lt;span style="font-style:italic;"&gt;hedge fund manager&lt;/span&gt;, yang awalnya ingin melindungi kekayaannya agar tidak berkurang tapi bertambah. Dia dipengaruhi oleh filsuf Karl popper dengan “theory of reflexivity”saat bersekolah di London School of Economic. Soros percaya bahwa pasar uang yang naik turun itu akan saling merefleksi, membentuk pola berulang jadi bisa diprediksi, namun di sisi lain dia juga percaya pada ketidakpastian (uncertainty). Oleh karena itu seorang Fund Manager harus menguasai informasi agar bisa memprediksi pasar, meskipun tak ada yang bisa membuat kepastian. Keyakinan akan teori itu membuat Soros sukses memupuk uangnya. Pasar uang adalah bisnis dengan &lt;span style="font-style:italic;"&gt;High Risk High Return&lt;/span&gt;. Sebagai seorang sepekulan pasar uang ia diduga telah menyebabkan negara-negara asia diguncang krisis tahun  1998, termasuk indonesia. Ia membuat perkonomian tidak stabil nilai tukar dolar terhadap rupiah yang hanya 2 -3 ribu rupiah melonjak sampai kisaran 12-15 ribu. Banyak negara asia mengalami crisis ekonomi serius, bahkan di Indonesia dampaknya masih terasa hingga kini. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tahun 1998 adalah tahun kelabu di indonesia, crisis ekonomi dan politik bercampur jadi satu. Banyak huru hara.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ulah Soros juga terlihat kala ia mengguncang bank Inggris tahun 1992. Lalu dimana sisi filantropinya? Melalui keuntungannya yang berlimpah dari bisnis spekulasinya, Soros mendirikan yayasan sosial Open Society Institut (OSI). Banyak negara yang telah dibantunya dalam bidang-bidang antara lain pendidikan, kemanusiana dan HAM, kesehatan, lingkungan dan sebagainya. Banyak LSM yang dibantu termasuk LSM di Indonesia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Soros memang kontroversial, Toni menyebutkan dia seperti kisah film Robin Hood yang mencuri dan merampok, namun uang dibagikan kepada warga miskin. Bisakah dianalogikan begitu? Bicara menilai baik buruknya dan jahat tidaknya Soros harus menggunakan teori konspirasi. Karena ada sebab akibatnya. “Semakin banyak kita mengerti informasi maka semakin sulit untuk menilai seseorang”, ungkap Toni.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perdebatan terus berlanjut, sebagian menganggap Soros adalah seorang Kapitalis radikal, namun yang lain percaya soros kapitalis yang tidak menggunakan idenya sebebas-bebasnya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun pasti akan lebih baik berbuat baik dengan cara-cara yang baik.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6811790075987308671-2440214201512544818?l=tamankenangan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://tamankenangan.blogspot.com/feeds/2440214201512544818/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6811790075987308671&amp;postID=2440214201512544818' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6811790075987308671/posts/default/2440214201512544818'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6811790075987308671/posts/default/2440214201512544818'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://tamankenangan.blogspot.com/2010/04/kapitalisme-dan-filantrophi-george.html' title='Kapitalisme dan Filantrophi George Soros'/><author><name>Astutik Kashmi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14644062208372764443</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/-dUqQZyuUbgE/TuG-LT1uPMI/AAAAAAAAAdY/7p5bc-BXtAY/s220/putu.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6811790075987308671.post-9153661585625807535</id><published>2010-03-14T18:48:00.000-07:00</published><updated>2010-03-14T22:50:17.631-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Thought'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Buku'/><title type='text'>Dua Biografi</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_uuTKjEyqJJA/S53KXElQxSI/AAAAAAAAAQc/mYLV-A9sMk8/s1600-h/dreams_from_my_father.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 130px; height: 200px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_uuTKjEyqJJA/S53KXElQxSI/AAAAAAAAAQc/mYLV-A9sMk8/s200/dreams_from_my_father.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5448733621904000290" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Belakangan ini aku membaca dua buku biografi. Biografi Barack Obama dan Biografi Oprah Winfrey. Hanya kebetulan saja mereka sama-sama orang kulit hitam Amerika, sama-sama berprestasi, sama-sama terkenal. Yang satu president yang satunya lagi adalah ratu show. Dan begitu dicintai seantero dunia terlepas kontroversinya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku dapat buku Biografi dari kekasihku saat main ke Jakarta. Gara-gara saat ketemu dengannya aku malah asik baca buku itu, bukannya ngobrol atau apapun hal yang menandakan kebersamaan. Berkali-kali dia protes karena merasa dicuekin. Hmm Akhirnya dia memutuskan agar buku itu dibawa saja ke Jogja, padahal dia sendiri belum baca. Masih ada empat buku lagi yang belum dia baca. Buku dan bola adalah kekasih pertama dan keduannya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_uuTKjEyqJJA/S53KFU1aBNI/AAAAAAAAAQU/ixA0I5CbjQ8/s1600-h/oprah_winfrey.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 158px; height: 200px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_uuTKjEyqJJA/S53KFU1aBNI/AAAAAAAAAQU/ixA0I5CbjQ8/s200/oprah_winfrey.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5448733317029037266" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Sementara itu buku Biografi Oprah winfrey aku beli saat tak sengaja mengantar teman belanja buku di Shoping Center, tempat jual buku murah di Jogja, seperti Kwitang di Jakarta. Aku memang ngefans dengan Oprah. Tentang caranya membawakan acara, yang fasih berkomunikasi dengan tamunya, komunikatif, menanyakan hal pribadi tanpa membuat tamunya tersinggung. Semuanya serasa fine. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kedua buku Biografi ini sebagai motivator.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kita tak menyangka jika masa remaja Obama ternyata penuh gejolak. Dalam buku itu dituliskan Obama sebagai Anak dari Ayah kulit hitam kenya dan Ibu kulit putih Amerika yang sempat kehilangan jati diri. Ia merasakan amarah dan frustasi orang-orang kulit hitam yang mengalami diskriminasi. Namun ia tak mampu meluapkan amarahnya kepada orang kulit putih karena ia teringat ibunya. Obama sempat terjerat minuman keras dan narkoba. Namun kemudian berhasil keluar. Dia belajar di Amerika menjadi Aktifis sosial, menjadi senator, hingga karir puncaknya menjadi presiden Amerika.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Masa kecil Oprah pun tak seindah hidupnya sekarang, saat umur 14 tahun dia mengalami pelecehan seksual hingga melahirkan bayi prematur. Bayi itu meninggal setelah umur dua minggu. Peran ayahnya yang mendidik operah untuk banyak belajar dan membaca akhirnya membuka jalan bagi Oprah untuk berkembang. Ia menjadi murid pandai di sekolahnya. Pintar pidato. Hingga suatu hari bekerja di stasiun televisi. Dari sinilah nama Oprah besar, bahkan berhasil mendirikan perusahaan yang memproduksi acara-acara televisi. Perusahaan itu bernama Harpo, nama yang diambil dari namanya yang dieja terbalik. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sayang sekali buku biografi Oprah ini diterjemahkan dengan buruk.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Banyak orang sukses yang berangkat dari latar belakang masa kecil yang suram. Sebuah tantangan untuk mengambil nilai-nilai positif dan semangat darinya.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6811790075987308671-9153661585625807535?l=tamankenangan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://tamankenangan.blogspot.com/feeds/9153661585625807535/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6811790075987308671&amp;postID=9153661585625807535' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6811790075987308671/posts/default/9153661585625807535'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6811790075987308671/posts/default/9153661585625807535'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://tamankenangan.blogspot.com/2010/03/dua-biografi.html' title='Dua Biografi'/><author><name>Astutik Kashmi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14644062208372764443</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/-dUqQZyuUbgE/TuG-LT1uPMI/AAAAAAAAAdY/7p5bc-BXtAY/s220/putu.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_uuTKjEyqJJA/S53KXElQxSI/AAAAAAAAAQc/mYLV-A9sMk8/s72-c/dreams_from_my_father.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6811790075987308671.post-1307118169961869533</id><published>2010-03-14T09:55:00.000-07:00</published><updated>2010-03-16T03:22:19.876-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Friends'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='kuliner'/><title type='text'>Mendadak jadi Koki</title><content type='html'>Malam ini aku sulit tidur, daripada gulag gulig di kasur ngga produktif akhirnya aku memutuskan untuk menulis blog. Kemarin sudah janji buat menulis kejadian sehari kemarin. Sebenarnya ngga spesial, tapi kejadiannya serba kebetulan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku biasa bangun waktu subuh, untuk sholat jamaah bareng teman-teman. Habis itu biasanya tidur lagi (ini kebiasaanku yang buruk dan susah untuk kuhilangkan, mungkin usahaku yang kurang keras) selama dua jam. Setelah itu aku bangun lagi cuci muka, cuci baju, lalu sarapan, baru Mandi. Aku juga punya kebiasaan ngga baik yaitu sarapan sebelum mandi. Alasanku biar bersih sekalian, kalau mandi baru sarapan kan keringatan tuh...jadi merasa kotor lagi. Mungkin ini faktor kebiasaan juga, merasa panas setelah makan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;So habis itu aku nyalain laptop, cek email, buka facebook dan lainnya. Tiba-tiba Hp-ku berbunyi. “halo siapa nih?” karena aku tidak mengenali nomer yang tertera di layar HP. Yang ternyata Chandra teman kantor. “Chandra mba, hei katanya kita mau masak-masak nih.Gue tunggu ya dirumah, kita masak rame-rame.” Balas Chandra. &lt;br /&gt;“hmm,ya deh.” Jawabku agak ragu, aku masih pengen nge-net. &lt;br /&gt;“Oke aku tunggu ya, sekarang aku mandi dulu.” &lt;br /&gt;“Oke,” jawabku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setengah jam kemudian aku melaju ke rumah Chandra. Hanya sepuluh menit, aku sudah tiba dirumahnya. Dia baru aja mandi. Tanpa ba bi bu, aku langsung menuju dapurnya. Aku memang beberapa kali mengantarnya pulang, tapi baru kali itu aku masuk kerumahnya. Hmm dapurnya asik. Di lemari dapur banyak bahan makanan instant, minuman instant, dan aneka bumbu dapur. Lengkap juga.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Mau masak apa kita Chan?”&lt;br /&gt;“Terserah mba Tuti aja.”&lt;br /&gt;“Ehm spageti aja yo, ini bahannya sudah ada.” Pikirku biar praktis nggak usah keluar-keluar karena cuaca yogya lagi panas. &lt;br /&gt;“Boleh, atau kita masak ikan aja mbak, nanti masak bareng Didin dan bang Alam.” (Didin dan Bang alam adalah teman kantor juga)&lt;br /&gt;“Boleh-boleh, tapi sudah siang gini mau beli ikan dimana? Pasar dah mau tutup?”&lt;br /&gt;“Carefour aja, atau kalau mau kita ke Fish Market”.&lt;br /&gt;“Fish Market?” jawabku ragu, setahuku pasar ikan itu sering tutup&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Begitulah akhirnya kita berangkat ke fish market, namun sebelumnya kita ke pasar Colombo untuk beli bumbu. Lalu ke fish market. Setelah hampir 2 jam dijalanan kita sampai juga. Karena naik mobil, kami memilih jalan memutar, tapi ternyata jalanan agak macet, jadi waktu habis di jalan. Jam 12 siang lebih baru sampai fish market. Dan dugaanku benar, disana suasanannya sepi, kami bertemu beberapa orang. Dan kata mbak penjaga toko, fish marketnya baru akan buka bulan depan. Wah cape deh...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Candra mengajak ke pantai Depok, ya sudahlah kepalang tanggung. Di pantai Depok banyak penjual ikan. Itu berarti butuh dua jam lagi agar bisa sampai rumah dan memasak. Sampai Depok kita langsung ke pasar ikan, aku langsung menuju ke penjual ikan tempat aku beli mingu lalu. Setelah tawar-menawar dan pilih ini itu, akhirnya kita membawa pulang ikan Cakalang, Kakap merah, udang dan cumi. Belanjanya kilat, bahkan aku ngga sempat mampir ke pantai. Padahal pantai adalah tempat favoritku ketika jalan-jalan. Aku hanya melihat sekilas dari kejauhan. Lalu kita pulang. &lt;br /&gt;Sebelum sampai rumah, mampir kosku untuk mengambil trasi. Trasi istimewa yang jauh-jauh kubawa dari rumah waktu pulang kampung. Berharap bisa bikin sambal trasi yang enak. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jam 2 sampai rumah, aku sholat dzuhur dulu baru memasak. Rencananya kita akan memasak Ikan Cakalang goreng, Gule Ikan cakalang, Cumi Saos Tiram, Udang Goreng dan sambal. Banyak juga ya...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kita sudah menghubungi teman-teman untuk memasak tapi ternyata ngga datang-datang. Akhirnya kita masak Cuma berdua, dari mulai bersihin isi perut ikan, membersihkan cumi, menyiangi udang, buat bumbu, dan sebagainya sampai berujud makanan siap santap. Wahh hampir empat jam kita masak. Maklum kokinya jadi-jadian. Jadi mungkin terlihat lama. &lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;This is it...Masakan seafood ala chef Tuti dan Chandra...&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_uuTKjEyqJJA/S59ZFaueJ1I/AAAAAAAAAQs/AvnnfTKdGnE/s1600-h/good.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 400px; height: 167px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_uuTKjEyqJJA/S59ZFaueJ1I/AAAAAAAAAQs/AvnnfTKdGnE/s400/good.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5449172023750043474" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Menjelang magrib aku pulang dulu, mengantar ikan buat teman-teman kos. Hari itu aku piket menyediakan makan malam. Lalu mandi dan sholat. Waktu rebahan badan capek banget. Serasa melayang-layang, mungkin lebai ya. Hmmm tapi karena sudah janji maka aku balik lagi kerumah Chandra untuk makan bareng, beberapa teman kantor janji akan datang  malam itu. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akhirnya kita makan bersama, Bang Alam dan Bang Didin bawa kerupuk dan Coca cola. Jam delapan aku pamit pulang karena ngantuk dan capek, padahal malam itu malam minggu. Teman-teman meledekku karena masih sore tapi sudah ngantuk. Tapi peduli amat, badanku emang minta di istirahatkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Thanks Chan, hari ini kita sudah jadi Koki.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6811790075987308671-1307118169961869533?l=tamankenangan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://tamankenangan.blogspot.com/feeds/1307118169961869533/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6811790075987308671&amp;postID=1307118169961869533' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6811790075987308671/posts/default/1307118169961869533'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6811790075987308671/posts/default/1307118169961869533'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://tamankenangan.blogspot.com/2010/03/mendadak-jadi-koki.html' title='Mendadak jadi Koki'/><author><name>Astutik Kashmi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14644062208372764443</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/-dUqQZyuUbgE/TuG-LT1uPMI/AAAAAAAAAdY/7p5bc-BXtAY/s220/putu.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_uuTKjEyqJJA/S59ZFaueJ1I/AAAAAAAAAQs/AvnnfTKdGnE/s72-c/good.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6811790075987308671.post-4089185427228619659</id><published>2010-03-07T07:08:00.000-08:00</published><updated>2011-02-12T01:20:40.720-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Friends'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='kuliner'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Jalan-jalan'/><title type='text'>Makan Ikan di Pantai Depok</title><content type='html'>Pantai Depok adalah salah satu pantai di pesisir selatan Yogyakarta yang memiliki Tempat Pelelangan Ikan (TPI). Untuk pertama kalinya aku mengunjunginya setelah sepuluh tahun bermukim di Yogya. Sebuah kunjungan untuk merayakan ulang tahun dan wisuda seorang kawan dekat, seorang adik tepatnya. Namanya Hamidah. Kami berangkat ber-lima belas gabungan dari teman kos dan teman kampus.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kami tiba di pantai tepat tengah hari saat perahu-perahu merapat, membawa ikan hasil tangkapan hari itu. Bau ikan amis dan limbah ikan busuk segera menyergap. Keramaian juga terjadi di pasar ikan, banyak pembeli yang kebanyakan adalah wisatawan melakukan tawar-menawar. Hari ini kebetulan hari minggu, pasar jad penuh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_uuTKjEyqJJA/S5PFaiolnsI/AAAAAAAAAP8/ftr3H26TjQ0/s1600-h/DSC04288.JPG"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 200px; height: 150px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_uuTKjEyqJJA/S5PFaiolnsI/AAAAAAAAAP8/ftr3H26TjQ0/s200/DSC04288.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5445913434185375426" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Wisata kuliner seafood adalah salah satu daya tarik Pantai depok. Ditempat ini aneka jenis ikan ditawarkan dengan harga lumayan murah. Tentu, jika kita membandingkan harganya dengan pasar swalayan atau pasar tradisional di pusat kota Yogya. Misalnya satu kilo ikan cakalang hanya dijual dengan harga 13 ribu rupiah. Cumi segar hanya 25 ribu rupiah per kilo, sementara udang diharagai 30 ribu rupiah. Aku yang memang suka makan seafood jadi berfikir untuk datang lagi suatu saat nanti. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di pasar ikan ini para pengolah ikan sudah antri menawarkan jasa untuk memasakkan ikan yang kita beli. Untuk ikan bakar atau goreng tarifnya 5 ribu per kilo, kemudian cumi dan udang masak bumbu bertarif 10 ribu per kilo. Untuk teman makan ikan kita pasti butuh nasi, lalapan dan sambal. Nah untuk yang ini per paket diharagi 15 ribu rupiah. Satu paket untuk 5 orang. Para pengolah ikan itu menjamin di tempatnyalah yang paling murah dan enak. Pastinya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hari itu kami mendapatkan tempat makan yang masih sepi, w&lt;span style="font-style:italic;"&gt;e are the first one who reserved this place&lt;/span&gt;. Mbak pengolah ikan mengatakan masakan akan siap santap nggak lebih dari satu jam. Mulanya kami bermaksud menunggu sambil jalan-jalan di pantai tapi karena suasana siang itu panas sekali, akhirnya kita menunggu saja. Es teh menjadi pilihan untuk mengusir haus. Pengen sekali minum es teh, tapi karena masih dalam tahap penyembuhan dari serangan influenza maka aku memilih air kelapa muda. Hmm sungguh cuaca yang bikin tidak nyaman, ditengah suhu tubuh yang panas pula.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_uuTKjEyqJJA/S5PGJQOzhUI/AAAAAAAAAQE/ldEgWzeIe00/s1600-h/jangan+gitu+mi.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 200px; height: 160px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_uuTKjEyqJJA/S5PGJQOzhUI/AAAAAAAAAQE/ldEgWzeIe00/s200/jangan+gitu+mi.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5445914236699247938" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_uuTKjEyqJJA/S5PEjj9rdSI/AAAAAAAAAP0/PuAGiaYhjOk/s1600-h/kecil.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 200px; height: 150px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_uuTKjEyqJJA/S5PEjj9rdSI/AAAAAAAAAP0/PuAGiaYhjOk/s200/kecil.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5445912489649468706" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Satu jam kemudian masakan yang kami pesan pun datang. Ada ikan Cakalang bakar, Cumi saos tiram, Cumi goreng tepung dan Cdang asam manis. Tak lupa lalapan kubis dan daun kemangi lengkap dengan aneka sambal antara lain, sambal kecap, sambal tomat, dan sambal terasi. Mak nyuus.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selanjutnnya kami jalan-jalan di pantai. Foto-foto dan bermain ombak.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6811790075987308671-4089185427228619659?l=tamankenangan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://tamankenangan.blogspot.com/feeds/4089185427228619659/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6811790075987308671&amp;postID=4089185427228619659' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6811790075987308671/posts/default/4089185427228619659'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6811790075987308671/posts/default/4089185427228619659'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://tamankenangan.blogspot.com/2010/03/makan-ikan-di-pantai-depok.html' title='Makan Ikan di Pantai Depok'/><author><name>Astutik Kashmi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14644062208372764443</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/-dUqQZyuUbgE/TuG-LT1uPMI/AAAAAAAAAdY/7p5bc-BXtAY/s220/putu.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_uuTKjEyqJJA/S5PFaiolnsI/AAAAAAAAAP8/ftr3H26TjQ0/s72-c/DSC04288.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6811790075987308671.post-1529074881794838714</id><published>2010-02-17T00:27:00.000-08:00</published><updated>2010-02-17T00:41:50.914-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='kuliner'/><title type='text'>Tempat Hangout dan Makan Favoritku</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_uuTKjEyqJJA/S3urwweEmvI/AAAAAAAAAO0/h4LUDua2APk/s1600-h/kuliner.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 200px; height: 188px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_uuTKjEyqJJA/S3urwweEmvI/AAAAAAAAAO0/h4LUDua2APk/s200/kuliner.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5439129829113109234" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Aku inngin membagi tempat-tempat vafouriteku saat jalan-jalan, hangout, sightseing, walking around and some like that...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semuanya ada di Yogyakarta, karena selama 10 tahun terakhir ini aku tinggal di Yogyakarta.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tempat-tempat  tersebut adalah:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. &lt;span style="font-style:italic;"&gt;Warung makan Sego tempong dan Dunia Sop- Madiun,&lt;/span&gt; Ala Mba Iin. Tempatnya di sepanjang selokan mataram, Gejayan di samping Lapangan Bola. Aku sering pesen sop, sop mba Iin paling enak di jogja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. &lt;span style="font-style:italic;"&gt;Kindai&lt;/span&gt;, Rumah makan nyentrik yang menyediakan aneka masakan Banjar makanan berupa soto Banjar, ayam panggang madu, nasi kuning, sate banjar dan aneka minuman segar. Tempatnya di dekat jembatan merah, 400 meter dari gedung LBA Lia yang lama. Tiap weekend ada penampilan musik acoustic Menu Favoritku adalah soto pake ketupat dan jus strowberry.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. &lt;span style="font-style:italic;"&gt;Sop Kaki Kambing bang Udin&lt;/span&gt;, Jalan cik di tiro-depan RS Panti Rapih. Disinilah kita bisa makan kambing tanpa bau prengus. Jangan lupa pesen es jeruk untuk menetralkan rasa sehabis makan daging.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4. &lt;span style="font-style:italic;"&gt;Angkringan Lek Man (tugu)&lt;/span&gt;, kalau makannya ingin sambil ngobrol lama ini adalah tempat yang asik. Sambil dengar suara bel tanda kereta mau berangkat. Suara ini memberi tekanan khusus di hatiku. Stasiun juga menandai adanya perpisahan dan pertemuan, ada moment-moment yang membekas dan akan terus ada dalam ingatan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5. &lt;span style="font-style:italic;"&gt;Cafe momento,&lt;/span&gt; cafe ini menyediakan aneka makanan dan minuman dari coklat. Namun yang paling spesial menurutku adalah Chocomelt. Paduan dari cake coklat yang di dalamnya ada coklat lelehnya, disajikan dengan 2 scop es krim vanila dan &lt;span style="font-style:italic;"&gt;one slice apple as garnish. So sweet.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Momento ada di samping Jembatan Merah daerah Gejayan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;6. &lt;span style="font-style:italic;"&gt;Dixie Cafe&lt;/span&gt;, &lt;span style="font-style:italic;"&gt;easy dining&lt;/span&gt; ada di daerah gejayan. Banyak makanan enak disini. Konsepnya &lt;span style="font-style:italic;"&gt;easy&lt;/span&gt;, tapi makanannya berat. Yang enak ada nasi goreng tuna, spagheti, dan lasagna.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;7. &lt;span style="font-style:italic;"&gt;Bakmi Jawa pak Sangad,&lt;/span&gt; ini bakmi terkenal sejak tahun 1949. Penjualnya sudah turun temurun. Bakmi ini dimasak diatas tungku arang jadi meninggalkan aroma yang khas. Selain bakmi ada juga nasi goreng, dan magelangan (nasi goreng campur mi). Bakmi pak sangat ada di pertigaan jalan kolombo, depan hotel Jogja Plaza.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;8. &lt;span style="font-style:italic;"&gt;Bread Talk,&lt;/span&gt; Plaza Ambarukmo jalan solo. Saat jalan ke Mall selalu menyempatkan untuk beli kue dan roti Bread Talk. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;9. &lt;span style="font-style:italic;"&gt;Bioskob Empire XXI,&lt;/span&gt; dijogja hanya ada dua gedung bioskop yang besar yaitu Bioskop 21 di Ambarukmo Mall dan Empire XXI jalan solo. Aku lebih suka Empire, karena tempatnya lebih luas, ngga enaknya pilihan tempat untuk makan sedikit dan mahal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;10. &lt;span style="font-style:italic;"&gt;Warung Steak,&lt;/span&gt; kita biasa panggil dengan nyebut WS. Ada banyak WS di jogja antara lain jalan gejayan, jalan kolombo, jl kaliurang, Demangan dan lainnya. Aku lebih suka yang di demangan. Tempat ini paling spesial dan bersejarah, meskipun WS Demangan sempat tutup, dan sekarang bangunannya agak bergeser kebarat meskipun ada di jalan yang sama.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Itulah 10 tempat favourit yang kukunjungi. Siapa mau kuajak atau mengajakku? &lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;Shall we?&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* Foto diambil dari www.wirya.com&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6811790075987308671-1529074881794838714?l=tamankenangan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://tamankenangan.blogspot.com/feeds/1529074881794838714/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6811790075987308671&amp;postID=1529074881794838714' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6811790075987308671/posts/default/1529074881794838714'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6811790075987308671/posts/default/1529074881794838714'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://tamankenangan.blogspot.com/2010/02/tempat-hangout-dan-makan-favoritku.html' title='Tempat Hangout dan Makan Favoritku'/><author><name>Astutik Kashmi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14644062208372764443</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/-dUqQZyuUbgE/TuG-LT1uPMI/AAAAAAAAAdY/7p5bc-BXtAY/s220/putu.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_uuTKjEyqJJA/S3urwweEmvI/AAAAAAAAAO0/h4LUDua2APk/s72-c/kuliner.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6811790075987308671.post-449259656924285083</id><published>2010-02-16T19:25:00.000-08:00</published><updated>2010-02-16T19:29:01.697-08:00</updated><title type='text'>Omah Jawi, Kalabahu, dan Weekend</title><content type='html'>Karya latihan Pengabdi Bantuan hukum (Kalabahu) yang di selenggarakan LBH Yogyakarta memasuki sesi &lt;span style="font-style:italic;"&gt;Out class&lt;/span&gt;. Setelah sebelumnya melalui sesi &lt;span style="font-style:italic;"&gt;in class&lt;/span&gt; di kampus UGM seperti kuliah. Sesi Out class diformat sampai malam dengan menginap disebuah tempat. Tahun ini memilih Omah Jawi dikawasan kaliurang yogyakrta, kawasan puncak yang dingin. Kelasnya diadakan di aula yang mirip pendopo. Sebuah bangunan yang 80 persen materialnya menggunakan kayu jati, menegaskan kesan sebagai rumah adat jawa. Di tengah ruangan ada empat tiang penyangga dari kayu yang besar-besar. Pangkalnya dilapisi semen. Dengan sedikit ukiran, ruangan terbuka, dengan meja diberi alas batik gelap. Seluruh ruangan bernuansa coklat. Berada di ruangan ini seperti menghadiri acara pernikahan. Itulah kesan yang saya tangkap&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lokasi Omah jawi yang jauh dari pusat kota diperhitungkan akan membuat peserta bertahan,tidak meninggalkan tempat acara. Hingga peserta dapat mengikuti keseluruhan sesi yang ada. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sesi awal dibuka dengan materi pengorganisasian oleh sukiratnasari. Materi-materi yang ada dalam Out class di isi dengan materi-materi untuk mengasah skill, seperti pengorganisasian, manajerial aksi, juga simulasi aksi. Menjadi pengabdi bantuan hukum tidak cukup hanya menguasai teori advokasi atau beracara namunjuga perlu belajar taktik dan strategi, yang semua itu banyak di pelajari di sini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;60 an orang peserta, antusias mengikuti acara ini. Meski suasananya dingin. dan mendukung orang untuk menarik selimut ditempat tidur.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akhir-akhir ini cuaca susah ditebak, panas dan hujan datang silih berganti tak bisa di prediksi. Efek pemanasan global mulai kasat mata memperlihatkan dampaknya. Kawasan kaliurang yang merupakan kawasan puncak yogyakarta jadi bertambah dingin. Seperti hari ini hujan mengguyur sepanjang hari. Hawa dingin secara reflek memancing kita untuk ngemil, makan, aktifitas yang membuat kita hangat. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada bisikan dari peserta, “mbak kapan makan siangnya? lapar” peserta mulai gelisah&lt;br /&gt;“Wah logika tanpa logistik jadi anarkis ya.“ jawab panitia&lt;br /&gt;“Bukan mbak, Logika tanpa logistik jadi statis” balas peserta lagi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hmmm, lucu juga mereka ini. Pakai istilah-istilah “ancaman”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kebetulan ini &lt;span style="font-style:italic;"&gt;weekend&lt;/span&gt;. Hari yang paling panjang diantara hari-hari yang lain selama seminggu &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sesi malam ada hiburan menyanyi bersama. Panitia khusus mendatangkan pemain organ tunggal dan satu orang penyanyi perempuan tentu saja. Aku sendiri kurang suka acara hingar bingar, jadi aku pastikan diri untuk kabur, mungkin tinggal dikamar sambil internetan atau nonton film. Meskipun sudah berusaha untuk menikmati hiburan macam ini, namun ternyata sulit sekali. Suara keras disertai riuhnya suara tawa, orang-orang berjoget, lampu remang-remang ternyata membuatku pusing. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bukannya aku tak suka musik ada beberapa yang aku suka. Menyanyi , hmm...mungkin menyanyi untuk diri sendiri.Aku juga punya penyanyi idola: Celine dion. Aku suka musiknya yang ringan, kadang nge-beat tapi tetap ringan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;But, This why I’m. Silent type.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6811790075987308671-449259656924285083?l=tamankenangan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://tamankenangan.blogspot.com/feeds/449259656924285083/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6811790075987308671&amp;postID=449259656924285083' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6811790075987308671/posts/default/449259656924285083'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6811790075987308671/posts/default/449259656924285083'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://tamankenangan.blogspot.com/2010/02/omah-jawi-kalabahu-dan-weekend.html' title='Omah Jawi, Kalabahu, dan Weekend'/><author><name>Astutik Kashmi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14644062208372764443</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/-dUqQZyuUbgE/TuG-LT1uPMI/AAAAAAAAAdY/7p5bc-BXtAY/s220/putu.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6811790075987308671.post-4060333875558535730</id><published>2010-02-15T23:53:00.000-08:00</published><updated>2010-02-17T09:12:14.081-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Personal'/><title type='text'>My Valentine</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_uuTKjEyqJJA/S3wjTL8wpAI/AAAAAAAAAPM/4k20Vmp9ZzE/s1600-h/valentines-day-toronto.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 200px; height: 130px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_uuTKjEyqJJA/S3wjTL8wpAI/AAAAAAAAAPM/4k20Vmp9ZzE/s200/valentines-day-toronto.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5439261262488839170" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Mau latah ah…ikutan “merayakan Hari valentine”. Meskipun aku sendiri tidak menganggap ini penting, tapi toh akupun bertanya untuk sekedar memancing perhatian.&lt;br /&gt;“Tau ngga hari ini hari ini hari valentine loh…?” tanyaku via sms.&lt;br /&gt;“Tau dung, Aku kan mencintaimu sepanjang 365 hari. Valentine is just celebration for everyone who love vestive. He..he…” begitulah jawaban yang aku terima.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku diam sebentar . Hmmm baiklah…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Everything gonna be just fine, jawabku dalam hati…&lt;br /&gt;Lalu aku ingin sekali bernyanyi ….My valentine-nya Martine Mcbride&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;If there were no words,&lt;br /&gt;no way to speak,&lt;br /&gt;I would still hear you&lt;br /&gt;If there were no tears,&lt;br /&gt;no way to feel inside&lt;br /&gt;I’d still feel for you&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;And even if the sun refuse to shine&lt;br /&gt;Even if romance ran out of rhyme&lt;br /&gt;You would still have my heart, until the end of time&lt;br /&gt;You’re all I need,&lt;br /&gt;my love, my valentine&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;All of my life,&lt;br /&gt;I have been waiting for,&lt;br /&gt;all you give to me&lt;br /&gt;You’ve opened my eyes,&lt;br /&gt;and showed me how to love unselfishly&lt;br /&gt;I’ve dreamed of this a thousand times before&lt;br /&gt;In my dreams I couldn’t love you more&lt;br /&gt;I will give you my heart  until the end of time&lt;br /&gt;You’re all I need,&lt;br /&gt;my love, my valentine&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;La da da&lt;br /&gt;Da da da da&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;And even if the sun refuse to shine&lt;br /&gt;Even if romance ran out of rhyme&lt;br /&gt;You would still have my heart, until the end of time&lt;br /&gt;’cause all I need,&lt;br /&gt;is you, my valentine&lt;br /&gt;You’re all I need,&lt;br /&gt;my love, my valentine&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sementara aku menulis ini, diseberang ruangan teman-teman bermain gitar sambil menyanyikan lagu Kaulah segalanya punya Ruth Sahanaya. Dengan suasana mellow, gerimis dan dingin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;*Foto diambil dari www.mytorontoflorist.com&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6811790075987308671-4060333875558535730?l=tamankenangan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://tamankenangan.blogspot.com/feeds/4060333875558535730/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6811790075987308671&amp;postID=4060333875558535730' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6811790075987308671/posts/default/4060333875558535730'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6811790075987308671/posts/default/4060333875558535730'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://tamankenangan.blogspot.com/2010/02/my-valentine.html' title='My Valentine'/><author><name>Astutik Kashmi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14644062208372764443</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/-dUqQZyuUbgE/TuG-LT1uPMI/AAAAAAAAAdY/7p5bc-BXtAY/s220/putu.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_uuTKjEyqJJA/S3wjTL8wpAI/AAAAAAAAAPM/4k20Vmp9ZzE/s72-c/valentines-day-toronto.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6811790075987308671.post-3598921751548994304</id><published>2010-02-11T22:24:00.000-08:00</published><updated>2011-02-12T01:18:30.976-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Friends'/><title type='text'>Fantastic Four</title><content type='html'>Dikantorku ada empat cewek yang sering jalan bareng. Dari ngerumpi, makan bareng, sampai hang out. Meski usia terpaut jauh tapi saat ngobrol seperti tak ada beda. Pokoknya gila. Empat orang itu adalah:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_uuTKjEyqJJA/S3zO6U0RKlI/AAAAAAAAAPc/OwBA63fk5gU/s1600-h/DSC03900.JPG"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 200px; height: 150px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_uuTKjEyqJJA/S3zO6U0RKlI/AAAAAAAAAPc/OwBA63fk5gU/s200/DSC03900.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5439449951372388946" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;Aku (pake jilbab kuning), Maya (Jilbab Pink), Deni (Jilbab hitam), dan KiKi (you know lah)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sukiratnasari, kita biasa panggil Kiki, kadang dipanggil laki-laki jadi-jadian karena dari penampilan dan behaviour mirip laki-laki. Deberapa kali dia dipanggil dengan sebutan mas sama orang asing, anehnya dia menoleh juga. He..he...mungkin sudah takdir.Teori gender yang mempelajari pensifatan  laki-laki dan perempuan akibat kontruksi  sosial jadi mentah jika berhadapan dengannya. Oya meski terlihat single, dan saat ini mengaku jomblo namun dia sudah bersuami dan punya anak satu. Tipenya pekerja lapangan, kalo ada advokasi sampai malam dia pasti turut serta. Pokoknya Public Defender sejati deh...dia malah mencari pekerjaan yang kalo bisa keluar malam...dan tentu saja keluar rumah. Dia mengaku di kantor jadi juragan kasus Pelanggaran Hak-Hak Sipil dan Politik. Preman, Satpol PP, Polisi pasti dibabat habis  apalagi pelaku kekerasan terhadap perempuan hmmm bakal dibuat klepek-klepek sama dia...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Deni Wahyuningsih, kita memanggilnya Den...Den... dia pasti menoleh, apalagi ditambah Den Ayu...girangnya bukan main. Gadis Cangkringan ini anak juragan sapi. Tinggal di lereng Merapi yang banyak wismanya, makanya jika di kantor butuh penginapan dan wisma dialah orang yang tepat untuk menangani. Menurut dia, dia terbiasa bangun jam lima padahal disana kan dingin banget. Kadang aku tidak percaya, tapi buat apa dipertanyakan? Biar itu jadi urusan dia sama Allah. Deni terlihat mungil dan manis, makanya banyak yang suka. Tapi belakangan mengaku sudah punya tambatan hati. Namanya....Aduh kasih tau nggak ya?&lt;br /&gt;Deni, bercita-cita jadi advokat, namun belakangan ortunya ngga setuju. Dia pengin sekali jadi advokat terkenal, handal, penyayang sesama...tanpa pandang bulu...tapi dia juga bisa misuh (marah) pada Hakim yang tidak adil dan membuat pak Tukijo dipenjara. Pak tukijo adalah aktivis petani lahan pasir yang dikriminalkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Darmayanti, maya....dengan berteriak, itu berarti kita memanggilnya dan dia ada di ruangan lain. May...may...berarti dia ada disampingku. Hmmm dari nada bicara dia terlihat cool dan susah di dekati, tapi jangan salah kalau kita sudah dekat dia adalah sosok perempuan yang lembut dan penyayang. Dia juga sangat perhatian. Apalagi sama soulmatenya (Ayu). Kadang dia pencemburu gara-gara sakit dan tidak ku sms. Dia rajin masak, dan pernah mau ikut lomba kreasi Indomie. Dia punya cita-cita mulia sebagai pejuang HAM. Liat aja bacaannya buku yang ga lazim dibaca orang kalo lagi males diajak diskusi jangan dekat-dekat dia deh...bisa digigit ntar...Dan aku sudah mulai melihat sepak terjangnya, waktu aksi, diskusi dan lainnya...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Astutik, Aku sendiri, agak canggung juga nih menceritakan diri sendiri. Aku yang paling dewasa eh... maksudnya paling tua diantara mereka he...he.... Aku agak pemalu diawal-awal. Tapi kalo sudah lama kenal jadi malu-maluin. Backgroundku ekonomi, kerja dengan orang-orang hukum, tapi bermimpi jadi designer,....he...ngga nyambung deh...mungkin karena ketidaknyambungan itulah aku ada. He...he...lebay.com&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Itulah sekilas cerita tentang teman-temanku.&lt;br /&gt;Suatu hari, kita merasa ribet jika mesti memanggil nama satu-satu. Kalo menurut teori efektifitas jadi ngga efektif. Makanya ada yang usul supaya kita mencari nama yang cocok dengan figur-figur diatas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Usulan nama:&lt;br /&gt;Kelompok manis manja: terilhami grup dangdut tahun 90-an yang personilnya ada Ine Cyintia dan kawan-kawan. Namun ngga jadi dipake, alasanya norak bangeeeet..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Trio macan: salah satu trio dangdut yang aksi panggungnya bikin pusing kepala. Dan Oh no...membayangkan saja tidak ingin. Jelas nama ini tidak cocok, dari segi kuantitas trio berarti 3, sementara kita ada empat orang. Dari segi kualitas, figur trio ini nggaaak banget deh...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lalu munculah nama-nama berikut&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gang cabullerr...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Empat Bidadari...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kelompok ijo lumut, jomblo dan imut-imut...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akhirnya ketemu satu nama yang cukup mengilhami ketangguhan, semangat, dan juga perjuangan...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nama itu adalah Fantastic Four. Terilhami oleh film fantastic Four, Cuma kalau di film tokohnya satu cewek dan tiga cowok, tapi kalau yang ini personelnya tiga cewek dan satu cowok. Siapakah cowok itu???&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6811790075987308671-3598921751548994304?l=tamankenangan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://tamankenangan.blogspot.com/feeds/3598921751548994304/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6811790075987308671&amp;postID=3598921751548994304' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6811790075987308671/posts/default/3598921751548994304'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6811790075987308671/posts/default/3598921751548994304'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://tamankenangan.blogspot.com/2010/02/fantastic-four.html' title='Fantastic Four'/><author><name>Astutik Kashmi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14644062208372764443</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/-dUqQZyuUbgE/TuG-LT1uPMI/AAAAAAAAAdY/7p5bc-BXtAY/s220/putu.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_uuTKjEyqJJA/S3zO6U0RKlI/AAAAAAAAAPc/OwBA63fk5gU/s72-c/DSC03900.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6811790075987308671.post-4851018732379635619</id><published>2010-01-06T23:54:00.000-08:00</published><updated>2010-02-16T00:35:10.429-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Liputan'/><title type='text'>Warga Menolak Tambang Dihujani Gas Air mata</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_uuTKjEyqJJA/S0WUF4AhUbI/AAAAAAAAAL4/LMQ49WaKWY4/s1600-h/_MG_7828.JPG"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 200px; height: 134px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_uuTKjEyqJJA/S0WUF4AhUbI/AAAAAAAAAL4/LMQ49WaKWY4/s200/_MG_7828.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5423904154892456370" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;PADA 20 Oktober lalu&lt;/span&gt;, pemerintah kabupaten Kulonprogo mengadakan pertemuan publik perihal proses penambangan pasir besi di pesisir Kulonprogo. Pertemuan itu, digelar di kantor bupati, yang sedianya mengedepankan unsur transparan dan partisipatif ini ternyata terkesan esklusif. Semula ada 25 warga yang diundang, namun entah mengapa mereka tak dijinkan masuk semua, bahkan sebagian diusir. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jumlah 25 itu sebenarnya belum menunjukkan representasi warga. Akhirnya, warga memutuskan aksi di luar gedung. Ada sekitar 2.000 warga yang turut berpartisipasi. Tak hanya kaum muda, nenek-nenek hingga anak kecil pun turut ambil bagian.&lt;br /&gt;Sekitar pukul 9.25, perwakilan warga memulai orasi, lalu dilanjutkan aksi teaterikal. Sambil barisan merapat ke arah gedung, warga terus melakukan orasi bergantian. Intinya, mereka menolak segala bentuk pertambangan pasir besi di pesisir pantai Kulonprogo. Mereka juga meminta Pemkab Kulonprogo dan pihak PT Jogja Migasa Indonesia (JMI) untuk ke luar menemui peserta aksi. Mereka ingin bicara langsung.&lt;br /&gt;Namun kedua pihak itu tak kunjung ke luar. Hingga masa berinisistif untuk menemui namun dihalangi oleh barikade aparat kepolisian. Aksi saling dorong antara peserta dan aparat tak terhindarkan. Aparat pun melakukan kekerasan dengan memukul peserta aksi. Bahkan ada aksi lempar batu. Menyadari keadaan mulai panas, aparat menyemprotkan gas air mata. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sepuluh orang terluka dalam aksi tersebut, tiga diantaranya adalah perempuan. Mereka mengalami luka bocor di bagian kepala dan kaki akibat lemparan serta pukulan. Sementara tiga puluh orang lainnya merasa pedih matanya, pusing dan juga mual-mual karena siraman gas air mata .&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menanggapi hal tersebut, LBH Yogyakarta selaku kuasa hukum menolak secara tegas seluruh hasil konsultasi publik tersebut dan meminta kepada pemerintah pusat, dalam hal ini kementrian ESDM, dan pemerintah daerah untuk menghentikan rencana pertambangan pasir besi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kami juga meminta Badan Lingkungan Hidup Propinsi Yogyakarta untuk mencabut dan atau mengkaji ulang lisensi komisi penilai AMDAL. Insiden gas air mata dalam konsultasi publik itu menunjukan pemkab Kulonprogo belum cukup mampu memfasilitasi proses tersebut, khususnya mengakomodir rakyat Kulonprogo di dalam proses rencana penyusunan AMDAL. Kami juga mendesak kepada Kapolda Yogyakarta dan Kapolri untuk menghentikan tindakan represif aparat keamanan kepada masyarakat yang ingin menyampaikan aspirasinya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mengapa menolak pertambangan?&lt;br /&gt;Penambangan pasir besi ini rencananya menempati lahan seluas 123.601 meter persegi. Ia menyentuh areal wilayah dari enam desa: Banaran, Karangsewu, Bugel, Pleret, Garongan, Karangwuni – dan  terletak dalam empat kecamatan: Galur, Panjatan, Wates dan Temon.  Lahan-lahan yang hendak dipakai itu merupakan lahan tempat tinggal dan pertanian.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Warga di sekitar lahan ketakutan terhadap aksi paksaan, yang minta mereka meninggalkan rumah.Komnas HAM menyatakan rencana proyek pertambangan pasir besi berpotensi menimbulkan konflik horisontal serta melanggar hak asasi manusia.&lt;br /&gt;Hal itu sebetulnya sudah dimulai. PT JMI mulai melakukan aksi ambil-alih lahan. Warga yang tergabung dalam Paguyuban Petani Lahan Pasir (PPLP) pun menolak dan melakukan perlawanan. Namun mereka juga mendapat tantangan dari warga sendiri. Mereka kerap diintimidasi, posko paguyuban dirusak dan dibakar, serta mendapat stigma negatif.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tambang mineral, dalam sejarahnya, menimbulkan banyak masalah. Mulai dari pencemaran lingkungan yang merusak struktur tanah, sehingga lahan bekas tambang itu tak bisa lagi ditanami. Ia juga industri yang rakus air, sehingga berpotensi melalaikan kebutuhan warga setempat terhadap air. Juga pencemaran udara, yang meningkatkan volume debu, sejak dan selama proses penambangan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penyakit yang menyerang warga akibat pencemaran juga turut menambah beban warga sekitar pertambangan. Antara lain kanker kulit, gangguan saluran pernapasan, dan ancaman keguguran bagi ibu mengandung.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari sudut pandang ekonomi, kegiatan ini tidak membawa keuntungan yang signifikan. Belajar dari sejarah pertambangan di Indonesia, warga sekitar umumnya adalah korban. Warga yang kehilangan lahan pertanian, tempat produksi ekonomi mereka, akan tergantung terhadap bahan pangan dari luar. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dampak selanjutnya warga kian konsumtif serta mengalami cultural shock. Nilai kearifan lokal pelan-pelan berganti dengan tradisi penambang yang cenderung rawan kekerasan dan sengketa, karena mereka berusaha survive. &lt;br /&gt;Kegiatan pertambangan disebut juga sebagai “korupsi yang tersembunyi.” Ini karena kerusakan lingkungan akibat pertambangan tak ada yang bertanggung-jawab. Setelah usai, penambang akan pergi. Ujung-ujungnya pemerintah maupun warga sekitar lah yang kemudian menanggung bermacam kerusakan itu. [end]&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Diterbitkan di Buletin Saksi LBH Yogyakarta. &lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6811790075987308671-4851018732379635619?l=tamankenangan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://tamankenangan.blogspot.com/feeds/4851018732379635619/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6811790075987308671&amp;postID=4851018732379635619' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6811790075987308671/posts/default/4851018732379635619'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6811790075987308671/posts/default/4851018732379635619'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://tamankenangan.blogspot.com/2010/01/warga-menolak-tambang-dihujani-gas-air.html' title='Warga Menolak Tambang Dihujani Gas Air mata'/><author><name>Astutik Kashmi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14644062208372764443</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/-dUqQZyuUbgE/TuG-LT1uPMI/AAAAAAAAAdY/7p5bc-BXtAY/s220/putu.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_uuTKjEyqJJA/S0WUF4AhUbI/AAAAAAAAAL4/LMQ49WaKWY4/s72-c/_MG_7828.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6811790075987308671.post-7585263983419419493</id><published>2010-01-05T22:18:00.001-08:00</published><updated>2011-02-16T21:02:04.313-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Ngefans'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Film'/><title type='text'>Sweet New Moon</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_uuTKjEyqJJA/S0QranymtsI/AAAAAAAAALo/TvxOL44KqaY/s1600-h/newm.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 135px; height: 200px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_uuTKjEyqJJA/S0QranymtsI/AAAAAAAAALo/TvxOL44KqaY/s200/newm.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5423507587618748098" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Jake...&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;I love you&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Tapi please,&lt;br /&gt;Jangan buat aku mememilih&lt;br /&gt;Karena hanya memang dia selama ini...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalimat itu indah sekali, bagaimana kita mengatakannya kepada salah seorang yang mencintai kita, di tengah dua orang yang mencintai kita. sama beratnya. Kalimat diatas adalah dialog yang ada dalam bagian terakhir film Twilight Saga: New Moon.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalimat yang ditujukan Bella untuk Jacob. Kalimat untuk menegaskan perasaannya. Setelah semua yang dialami Bella bersama Jacob, sepeninggal Edward cinta sejatinya. Apakah haru sedih atau bahagia. Rasanya campur-campur, seperti ada bagian dari kita yang tak bisa menetap.Yang jelas aku menyukai bagian itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;This words, drive me to hug someone who seat beside me. ...(Oh no, its not polite ok?....just holding hands is good.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Teman-teman yang menonton bersamaku, menganggap film itu ngga bagus. &lt;span style="font-style:italic;"&gt;Ok, that’s just their opinion.&lt;/span&gt; Ada yang bilang film ini bikin ngantuk, ngga masuk akal. Apapunlah, yang penting aku suka. Suka ceritanya, suka filmnya, setelah puluhan kali baca bukunya. Tentunya suka banget sama aktornya, Robert “Edward” Pattinson. &lt;span style="font-style:italic;"&gt;What a handsome you are, disturbing my sleep everynight. “He is handsome and dangerous at the sametime.” Said Stephanie Meyer the Author of book, on this audition.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6811790075987308671-7585263983419419493?l=tamankenangan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://tamankenangan.blogspot.com/feeds/7585263983419419493/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6811790075987308671&amp;postID=7585263983419419493' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6811790075987308671/posts/default/7585263983419419493'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6811790075987308671/posts/default/7585263983419419493'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://tamankenangan.blogspot.com/2010/01/sweet-new-moon.html' title='Sweet New Moon'/><author><name>Astutik Kashmi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14644062208372764443</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/-dUqQZyuUbgE/TuG-LT1uPMI/AAAAAAAAAdY/7p5bc-BXtAY/s220/putu.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_uuTKjEyqJJA/S0QranymtsI/AAAAAAAAALo/TvxOL44KqaY/s72-c/newm.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6811790075987308671.post-7777148150977813718</id><published>2010-01-03T20:11:00.000-08:00</published><updated>2010-01-05T22:27:35.303-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Film'/><title type='text'>The Colour of Paradise</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_uuTKjEyqJJA/S0Qs-C2iBTI/AAAAAAAAALw/eZ8Y72f_YQ4/s1600-h/s1314935.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 147px; height: 200px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_uuTKjEyqJJA/S0Qs-C2iBTI/AAAAAAAAALw/eZ8Y72f_YQ4/s200/s1314935.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5423509295690024242" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Kenangan menonton film yang membuat ak menangis selama se-jam, adalah film The Colour of Paradise. Aku merasa tak berdaya setelah menonton film itu, seperti hanyut dalam nuansa ketidak berdayaan dari tokoh-tokohnya. Aku menontonnya di Bentara Budaya Yogyakarta. Bentara Budaya selalu memutar film tiap akhir bulan. Kita bisa menontonnya gratis. Berbagai tema film diputar dan selalu berganti tiap bulan. Tema lintas budaya, lintas ruang dan waktu. Film yang diputar jarang kita temui di rental VCD kebanyakan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beberapa Film yang pernah kutonton antara lain, Voice of America, votes for Women, shall we dance versi Asia, Raging Bulls, dan sebagainya.&lt;br /&gt;The Colour of Paradise adalah film dengan setting Keluarga di timur tengah, Aku nonton dengan Alene Rossabelle. Film ini diputar hari kedua dari jam 16:30 sampai jam 18.30. aku baru menonton film ini sekali dan terharu. Ada pula film yang sudah cukup terkenal dan sudah sering diputar di TV yang judulnya Children of Heaven yang masuk dalam tema bulan itu. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;The colour of Paradise, menggambarkan kehidupan anak umur 10 tahun, Tuna netra dan Ibunya sudah meninggal. Namanya Muhammad. Dia sekolah di sekolah khusus anak Tuna Netra di Teheran dan Tinggal di Asrama. Ketika musim Libur sekolah, ayahnya terlambat menjemputnya (entah tak ingin menjemput atau karena suatu hal). Untuk menghibur gurunya pura-pura menelpon, dan mengatakan ayahnya lagi terjebak macet, mungkin baru dalam perjalanan. Anak itu tersenyum. Lalu guru itu menyarankan agar Muhammad mendengarkan tape di kamar. Kemudian Muhammad menunggu lagi di ruang tunggu, dia mendengar suara anak burung lalu mencarinya sampai ketemu. Bisakah kamu membayangkan, anak buta yang mencari-cari burung hanya dari suara yang ia dengar. Muhammad menemukan ternyata ada anak burung jatuh dari pohon. Anak burung itu ber ciat-ciat terus, karena terjatuh dari sarang.  Lalu Muhammad berusaha naik ke pohon. Dia berusaha mengembalikan anak burung itu ke sarangnya. Dia menggapai-gapai dahan mencari letak sarang burung itu berada. Dia menemukannya lalu meletakkan anak burung yang semula ia simpan di sakunya itu ke sarangnya. Dia tersenyum.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di kembali duduk. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ayah Muhammad Datang, namun tak berniat membawa Muhammad pulang, dia bilang pada Pihak sekolah kalau dia miskin dan Ibu Muhammad sudah meninggal, tak mungkin dia merawat muhammad sendirian. Muhammad anak dari keluarga miskin. Ayahnya pekerja kasar yang hidup dalam kesendirian, tertekan, dan tak percaya diri. Selain seorang ayah dalam keluarga itu seharusnya Muhammad hidup bersama neneknya Azizah dan dua sudara perempuannya Bahareh dan Hanieh. Bahareh dan Hanieh seorang gadis kecil yang riang yang sangat menyayangi Muhammad. Mereka bersekolah di sekolah normal, tidak seperti Muhammad. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Begitu tiba di desanya, Muhamad diajak bermain ke ladang (perkebunan). Sungguh pemandangan yang indah dan bersahaja. Banyak tanaman bunga berwarna-warni, kuning, merah, dan ungu. Digambarkan pula bunga-bunga itu dipetik warga untuk mewarnai kain. Perkampungan yang miskin namun memiliki pemandangan yang indah. Hutan dengan pohon-pohon yang besar dan lebat. Sungai dengan air yang jernih mengalir, juga kuda sebagai alat transportasi didesa itu. Muhammad berlari-lari di ladang, menemui neneknya. Dia terlihat sangat bahagia bertemu orang-orang yang telah lama ia rindukan. Tak lupa dia memberikan oleh-oleh “hadiah.” Sebuah kalung dari tutup botol untuk adiknya, Hanieh. Sirkam dari plastik untuk kakaknya, Bahareh. Lalu ada juga gunting kuku buat neneknya. Moment itu terasa hangat, haru, dan bahagia. Sekecil apapun sebuah perhatian, mampu membuat perasaan menjadi penuh. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Tanganmu halus sekali nek, bagaimana nenek memiliki tangan seputih ini?” kata Muhammad saat meremas tangan Neneknya. Ketahuilah Muhammad buta, tentu tak bisa melihat tangan neneknya, yang sesungguhnya terlihat keriput dan hitam, yang halus adalah tangannya sendiri. Mendengar kata-kata itu, berlinanglah air mata sang nenek. Apa yang ada dalam pikiran seorang anak kecil, hingga bisa bersikap begitu kepada neneknya. mereka saling menunjukkan cintanya, saling mengasihi dalam keterbatasan masing-masing.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kehangatan ini mulai terusik saat ayah Muhammad mulai jatuh hati pada seorang janda. Ketahuilah ayah Muhammad seorang pekerja kasar. Bagaimana dia harus menyediakan mahar? Dia ingin menata hidup setelah kepergian istrinya, mungkin dapat mengisi kesepiannya, memperhatikan ibunya, juga anak-anaknya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di desa itu, Muhammad ikut bersekolah di sekolah normal saudara perempuannya. Muhammad terlihat cerdas dan dapat mengikuti pelajaran, hingga teman-temannya berkerumun mengelilinginya. Namun kesenangan ini tidak lama. Ayahnya memutuskan untuk menitipkan Muhammad pada seorang tukang kayu. Ia ingin Muhammad mandiri dan kelak dapat bekerja menjadi tukang kayu. Perpisahan itu, membuat Muhammad sedih, dari mata butanya meneteskan air mata kesedihan yang mendalam. Dia duduk menyendiri, dia merasa orang-orang tidak menginginkannya lagi. Meskipun tukang kayu menghiburnya, namun itu terasa tidak signifikan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kepergiannya tak diketahui nenek dan saudara perempuannya. Hingga mereka mencari-cari. Nenek tak terima sikap Ayah Muhammad yang menjauhkannya dari cucunya. Neneknya sedih, dan sakit. Dua saudara perempuan itu pun menangis. Dalam keadaan sedih itu nenek pergi mencari muhammad, berjalan menyusuri desa, menyeberang sungai, dan pada saat menyeberang sungai itulah gunting kuku hadiah Muhammad terjatuh. Sang nenek seperti memiliki firasat. Nenek terus mencari-cari di dalam air sungai, dalam kondisi hujan. Sementara ayah Muhammad yang mencari-cari sang nenek telah menemukannya, lalu diajaknya pulang. Di rumah itu nenek Muhammad sakit semakin parah hingga Meninggal. Kesedihan datang kembali. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kesedihan-kesedihan datang beruntun, tak lama kemudian. Lamaran sang ayah pun dibatalkan. Laki-laki itu merasa kalah, lemah, dan tak berdaya. Dia pun menangis, menyesali perbuatannya. Ia berniat menjemput Muhammad. Ia naik Kuda menyusuri hutan, menuju tempat Muhammad dititipkan. Dalam perjalanan Pulang Kuda itu di tuntun, saat melewati sebuah jembatan, jembatan itu ambruk. Muhammad pun jatuh dan hanyut bersama kuda yang ditumpanginya. Ayah muhammad yang panik, tertegun, akhirnya melompat ke sungai yang deras airnya. Ia berusaha menyelamatkan Muhammad. Air sungai menyeret keduanya, mereka hanyut. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam kesadarannya, sang Ayah bangun dan mendapati dirinya terdampar di sebuah pantai yang sepi dan dingin. Hanya ada suara burung berkaok-kaok. Ia memandang sekelilingnya, hingga menangkap sesosok tubuh. Dia berjalan menghampiri, dan disanalah Muhammad berada, tergeletak sudah tak bernyawa. Sang ayah memeluk jasad itu, dalam raungan tangis yang memilukan. Terakhir nampak tangan Muhammad yang bercahaya. Cahaya dari warna Surga. Sebuah ending yang tak terduga.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6811790075987308671-7777148150977813718?l=tamankenangan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://tamankenangan.blogspot.com/feeds/7777148150977813718/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6811790075987308671&amp;postID=7777148150977813718' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6811790075987308671/posts/default/7777148150977813718'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6811790075987308671/posts/default/7777148150977813718'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://tamankenangan.blogspot.com/2010/01/colour-of-paradise.html' title='The Colour of Paradise'/><author><name>Astutik Kashmi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14644062208372764443</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/-dUqQZyuUbgE/TuG-LT1uPMI/AAAAAAAAAdY/7p5bc-BXtAY/s220/putu.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_uuTKjEyqJJA/S0Qs-C2iBTI/AAAAAAAAALw/eZ8Y72f_YQ4/s72-c/s1314935.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6811790075987308671.post-1806497702760094566</id><published>2010-01-01T22:03:00.000-08:00</published><updated>2010-01-07T00:05:01.465-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Friends'/><title type='text'>Tamu</title><content type='html'>Hujan gerimis di siang hari, ada orang yang menghabiskan waktu senggangnya hanya untuk tidur...apa yang kamu bayangkan saat kamu mengunjungi seorang kawan lama. Normalnya, pasti diisi dengan bincang-bincang lama, sampai kamu lupa waktu. &lt;br /&gt;Anehnya, temanku ini malah tidur, dan aku seperti penjaganya...hi..hi...datang untuk numpang tidur...sambil sms dan telpon....emang ak ini siapa? Aku jadi tersanjung, jika kamarku ini emang kamar yang paling nyaman, yang pernah ia temui sebulan terakhir...lebai.com. Yang  mengundang untuk ditiduri...&lt;br /&gt;Well apapun bentuk kunjungan, aku selalu merasa senang. Karena tidak merasa sepi. Hari-hari jadi berwarna. Ada sesuatu yang kita kerjakan untuk seorang teman, untuk membuatnya senang....well come, please come in...&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6811790075987308671-1806497702760094566?l=tamankenangan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://tamankenangan.blogspot.com/feeds/1806497702760094566/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6811790075987308671&amp;postID=1806497702760094566' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6811790075987308671/posts/default/1806497702760094566'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6811790075987308671/posts/default/1806497702760094566'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://tamankenangan.blogspot.com/2010/01/tamu.html' title='Tamu'/><author><name>Astutik Kashmi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14644062208372764443</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/-dUqQZyuUbgE/TuG-LT1uPMI/AAAAAAAAAdY/7p5bc-BXtAY/s220/putu.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6811790075987308671.post-4002946115978519150</id><published>2010-01-01T06:34:00.001-08:00</published><updated>2010-01-01T06:38:34.718-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='feminisme'/><title type='text'>Perjuangkan Hak Perempuan melalui Pluralisme</title><content type='html'>&lt;meta equiv="Content-Type" content="text/html; charset=utf-8"&gt;&lt;meta name="ProgId" content="Word.Document"&gt;&lt;meta name="Generator" content="Microsoft Word 11"&gt;&lt;meta name="Originator" content="Microsoft Word 11"&gt;&lt;link rel="File-List" href="file:///C:%5CDOCUME%7E1%5Cuser%5CLOCALS%7E1%5CTemp%5Cmsohtml1%5C01%5Cclip_filelist.xml"&gt;&lt;!--[if gte mso 9]&gt;&lt;xml&gt;  &lt;w:worddocument&gt;   &lt;w:view&gt;Normal&lt;/w:View&gt;   &lt;w:zoom&gt;0&lt;/w:Zoom&gt;   &lt;w:punctuationkerning/&gt;   &lt;w:validateagainstschemas/&gt;   &lt;w:saveifxmlinvalid&gt;false&lt;/w:SaveIfXMLInvalid&gt;   &lt;w:ignoremixedcontent&gt;false&lt;/w:IgnoreMixedContent&gt;   &lt;w:alwaysshowplaceholdertext&gt;false&lt;/w:AlwaysShowPlaceholderText&gt;   &lt;w:compatibility&gt;    &lt;w:breakwrappedtables/&gt;    &lt;w:snaptogridincell/&gt;    &lt;w:wraptextwithpunct/&gt;    &lt;w:useasianbreakrules/&gt;    &lt;w:dontgrowautofit/&gt;   &lt;/w:Compatibility&gt;   &lt;w:browserlevel&gt;MicrosoftInternetExplorer4&lt;/w:BrowserLevel&gt;  &lt;/w:WordDocument&gt; &lt;/xml&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;!--[if gte mso 9]&gt;&lt;xml&gt;  &lt;w:latentstyles deflockedstate="false" latentstylecount="156"&gt;  &lt;/w:LatentStyles&gt; &lt;/xml&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;style&gt; &lt;!--  /* Style Definitions */  p.MsoNormal, li.MsoNormal, div.MsoNormal 	{mso-style-parent:""; 	margin:0cm; 	margin-bottom:.0001pt; 	mso-pagination:widow-orphan; 	font-size:12.0pt; 	font-family:"Times New Roman"; 	mso-fareast-font-family:"Times New Roman";} @page Section1 	{size:595.3pt 841.9pt; 	margin:72.0pt 72.0pt 72.0pt 72.0pt; 	mso-header-margin:35.4pt; 	mso-footer-margin:35.4pt; 	mso-paper-source:0;} div.Section1 	{page:Section1;} --&gt; &lt;/style&gt;&lt;!--[if gte mso 10]&gt; &lt;style&gt;  /* Style Definitions */  table.MsoNormalTable 	{mso-style-name:"Table Normal"; 	mso-tstyle-rowband-size:0; 	mso-tstyle-colband-size:0; 	mso-style-noshow:yes; 	mso-style-parent:""; 	mso-padding-alt:0cm 5.4pt 0cm 5.4pt; 	mso-para-margin:0cm; 	mso-para-margin-bottom:.0001pt; 	mso-pagination:widow-orphan; 	font-size:10.0pt; 	font-family:"Times New Roman"; 	mso-ansi-language:#0400; 	mso-fareast-language:#0400; 	mso-bidi-language:#0400;} &lt;/style&gt; &lt;![endif]--&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 6pt; text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; line-height: 150%;" lang="IN"&gt;Persoalan tentang perempuan selalu bersinggungan dengan banyak hal seperti pluralisme, fundamentalisme, kapitalisme dan sebagainya. Dari tiga hal itu&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;hanya &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; line-height: 150%;" lang="EN-US"&gt;p&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; line-height: 150%;" lang="IN"&gt;luralisme yang bisa dipakai untuk memperjuangkan perempuan untuk mendapatkan haknya. Pluralisme berasal dari kata “plural” yang artinya “jamak”, “beragam” dan &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; line-height: 150%;" lang="EN-US"&gt;i&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; line-height: 150%;" lang="IN"&gt;sme. Keragaman ini tidak bertujuan untuk dijadikan satu, namun dibiarkan menjadi dinamika dalam dialog aktif dengan mengedepankan sikap saling menghormati dan menghargai.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 6pt; text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; line-height: 150%;" lang="IN"&gt;Bagaimana hubungan &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; line-height: 150%;" lang="EN-US"&gt;f&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; line-height: 150%;" lang="IN"&gt;eminisme dan pluralisme? Feminisme adalah paham yang berupaya memperjuangkan kepentingan perempuan dan laki-laki akibat ketidak&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; line-height: 150%;" lang="EN-US"&gt;-&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; line-height: 150%;" lang="IN"&gt;adilan jender, dimana perempuan banyak menjadi korban dan dirugikan. Dalam relasi perempuan dan laki-laki ini terjadi perbedaan-perbedaan baik dari segi pandangan maupun alasan yang dipakai, yang ujungnya menempatkan perempuan pada posisi yang tidak menguntungkan. Pluralisme penting menjadi paradigma dalam rangka memperjuangkan hak-hak perempuan di&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; line-height: 150%;" lang="IN"&gt; &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; line-height: 150%;" lang="IN"&gt;tengah perbedaan-perbedan itu, yang selama ini susah didapatkan, karena budaya dan sistem patriarkhi. Karena dalam pluralisme mengedepankan unsur dialog, di&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; line-height: 150%;" lang="IN"&gt; &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; line-height: 150%;" lang="IN"&gt;mana satu pihak tidak bisa memaksakan kepentingan&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; line-height: 150%;" lang="IN"&gt; &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; line-height: 150%;" lang="IN"&gt;atas pihak yang lain. Kepentingan laki-laki tidak boleh memaksakan diri, karena ada hak-hak perempuan. Artinya perjuangan menuntut hak perempuan tidak lalu berupaya untuk menguasai laki-laki namun didasarkan atas rasa saling menghormati dan memanusiakan. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 6pt; text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; line-height: 150%;" lang="EN-US"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 6pt; text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; line-height: 150%;" lang="EN-US"&gt;Perda-perda Pengekangan terhadap Perempuan&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 6pt; text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; line-height: 150%;" lang="IN"&gt;Kerasnya pemahaman masyarakat dalam kehidupan beragama membuat mereka berupaya menerapkan aturan moralitas pribadi ke&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; line-height: 150%;" lang="IN"&gt; &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; line-height: 150%;" lang="IN"&gt;dalam sebuah &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; line-height: 150%;" lang="EN-US"&gt;peraturan daerah &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; line-height: 150%;" lang="IN"&gt;seperti larangan keluar malam (&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; line-height: 150%;" lang="EN-US"&gt;terjadi di Tang&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; line-height: 150%;" lang="IN"&gt;erang) dan &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; line-height: 150%;" lang="EN-US"&gt;peraturan &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; line-height: 150%;" lang="IN"&gt;da&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; line-height: 150%;" lang="EN-US"&gt;erah&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; line-height: 150%;" lang="EN-US"&gt; &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; line-height: 150%;" lang="EN-US"&gt;p&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; line-height: 150%;" lang="IN"&gt;elacuran (&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; line-height: 150%;" lang="EN-US"&gt;di &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; line-height: 150%;" lang="IN"&gt;bantul, Yogyakarta), pemberlakuan &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; line-height: 150%;" lang="EN-US"&gt;j&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; line-height: 150%;" lang="IN"&gt;ilbab (&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; line-height: 150%;" lang="EN-US"&gt;di &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; line-height: 150%;" lang="IN"&gt;Padang). Masyarakat yang mengatasnamakan diri sebagai penjujung tinggi moralitas berupaya membuat &lt;i&gt;judgement&lt;/i&gt; perempuan tidak boleh keluar malam, perempuan yang keluar malam adalah &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; line-height: 150%;" lang="EN-US"&gt;“&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; line-height: 150%;" lang="IN"&gt;perempuan yang tidak baik&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; line-height: 150%;" lang="EN-US"&gt;”&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; line-height: 150%;" lang="IN"&gt;. Perempuan PSK adalah perempuan yang tidak baik maka aktifitasnya harus dilarang. Perempuan yang baik adalah yang memakai jilbab, hingga harus ada perda yang memaksa mereka untuk memakai. Intinya Perempuan adalah sumber masalah moral hingga gerak-geriknya harus diawasi. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 6pt; text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; line-height: 150%;" lang="IN"&gt;Aturan perda di&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; line-height: 150%;" lang="IN"&gt; &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; line-height: 150%;" lang="IN"&gt;atas sebenarnya tidak melindungi perempuan tetapi, justru mengekang kebebasan perempuan sebagai manusia yang memiliki hak asasi. Apakah pembuat perda tahu, bahwa perempuan yang keluar malam itu adalah para pekerja pabrik yang mendapatkan &lt;i&gt;shift&lt;/i&gt; malam. Mereka bekerja untuk menghidupi keluarganya. Dan apakah pembuat perda berfikir bahwa tidak semua PSK, memiliki cita-cita untuk menjadi PSK. Setiap perempuan memiliki keinginnan untuk dihormati dan memiliki pekerjaan yang baik. Tak hanya itu jika kita lihat, persoalan PSK tidak hanya persoalan perempuan, tapi juga persoalan struktural di&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; line-height: 150%;" lang="IN"&gt; &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; line-height: 150%;" lang="IN"&gt;mana negara tidak mampu melaksanakan tanggung jawab untuk menyediakan lapangan pekerjaan yang layak bagi warganya. Ada ketimpangan di&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; line-height: 150%;" lang="IN"&gt; &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; line-height: 150%;" lang="IN"&gt;mana perempuan yang tidak memiliki posisi tawar, terjebak dalam pekerjaan-pekerjaan yang rentan dan minim perlindungan. Dalam hal ini negara telah melakukan kekerasan. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 6pt; text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; line-height: 150%;" lang="IN"&gt;Mengenai jilbab, sejauh ini tidak ada jaminan bahwa perempuan yang memakai jilbab adalah perempuan, baik, bertakwa dan sholihah. Jadi aturan kewajiban memakai jilbab untuk menjamin kebaikan perempuan menjadi gugur. Banyak alasan seseorang memakai jilbab. Ada beragam alasan seorang memakai jilbab antara lain, alasan perempuan karena itu adalah pakaian islami (alasan teologis), karena dipaksa oleh aturan perda, karena merasa tidak enak dengan lingkungan sekitar (alasan psikologis), karena merasa nyaman dan sebagainya. Bahkan menjelang pemilu 2009 pemakaian jilbab sudah masuk ke wilayah politis yakni jadi ajang kampanye JK-Wiranto, hingga salah satu petinggi PKS gamang mendukung pasangan SBY gara-gara istri mereka tak berjilbab. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 6pt; text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; line-height: 150%;" lang="IN"&gt;Menurut Musdah Mulia&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; line-height: 150%;" lang="EN-US"&gt;,&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; line-height: 150%;" lang="IN"&gt; Direktur &lt;/span&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; line-height: 150%; font-style: normal;"&gt;Indonesian Conference on Religion and Peace (&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; line-height: 150%;" lang="IN"&gt;IRCP), inti &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; line-height: 150%;" lang="EN-US"&gt;j&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; line-height: 150%;"&gt;ilbab pada hakikatnya adalah “mengendalikan diri dari semua perilaku yang merugikan.” Jilbab dengan demikian tidaklah terkait dengan busana tertentu, melainkan lebih berkaitan dengan unsur takwa di dalam hati. Perempuan beriman tentu secara sadar akan memilih busana sederhana dan tidak norak sehingga mengalihkan perhatian publik, dan yang pasti juga tidak untuk pamer.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 6pt; text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; line-height: 150%;"&gt;Kasus-kasus di atas menunjukkan adanya sikap fundamentalisme kelompok tertentu. Ciri-ciri sikap ini adalah meyakini kebenaran eksklusif ajaran agama yang mereka anut, sementara ajaran yang ada di luar mereka salah. Fundamentalisme mengharuskan penilaian benar dan salah terhadap suatu prilaku, dan juga memaksakan prilaku tertentu yang dianggap benar atas orang lain.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 6pt; text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; line-height: 150%;"&gt;Bentuk sikap fundamentalisme secara umum terpola dalam bentuk-bentuk sikap&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;antara lain &lt;i&gt;pertama&lt;/i&gt;, pembantasan ruang gerak perempuan, perempuan harus ada di ruang domestik, hingga ada perda larangan keluar malam bagi perempuan. &lt;i&gt;Kedua&lt;/i&gt;, pembatasan berpakaian, hingga muncul perda soal kewajiban memakai jilbab. &lt;i&gt;Ketiga&lt;/i&gt;, perempuan sebagai sumber moralitas bangsa, hingga segala sesuatu tentang tubuh perempuan harus diatur, lalu dibuatlah undang-undang pornografi dan pornoaksi. &lt;i&gt;Keempat&lt;/i&gt;, perempuan ada di bawah laki-laki, karena itu tidak boleh memiliki kewenangan di atas laki-laki.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 6pt; text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; line-height: 150%;"&gt;Sikap fundamentalisme ini semakin marak terjadi di Indonesia hingga menyebabkan konflik horisontal. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 6pt; text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 6pt; text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; line-height: 150%;"&gt;Pluralisme bagi Hak perempuan&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 6pt; text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; line-height: 150%;"&gt;Pandangan sempit yang mengedepankan kebenaran tunggal atas golongan tertentu membuat perempuan dirugikan. Komunikasi dan dialog untuk membicarakan relasi perempuan dan laki-laki, perempuan dan negara, harus dibudayakan. Sebagai wujud penghormatan hak perempuan untuk berekspresi dan aktualisasi diri. Perempuan berhak bekerja di waktu kapan pun dia mau tanpa ada paksaan seperti juga laki-laki. Pendekatan-pendekatan dari pluralisme ini memungkinkan adanya ruang untuk bernegosiasi sehingga perempuan turut berperan aktif dalam membuat pilihan dan keputusan. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 6pt; text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; line-height: 150%;"&gt;Apa pun alasan seseorang berjilbab tetap patut dihargai. Kita harus menghargai pilihan orang lain dalam berbusana. Setiap orang punya hak untuk mengekspresikan dirinya. Sangat penting membangun sikap apresiasi terhadap perempuan yang atas kerelaannya sendiri memakai jilbab, sebaliknya juga menghargai mereka dengan pilihan bebasnya melepas atau membuka kembali jilbabnya.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 6pt; text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; line-height: 150%;"&gt;Dalam pluralisme terdapat tiga kunci yaitu &lt;i&gt;pertama,&lt;/i&gt; pluralisme tidak sekadar keragaman semata, namun dalam keragaman ini membutuhkan partisipasi aktif dan juga harmoni antara laki-laki dan perempuan. &lt;i&gt;Kedua&lt;/i&gt;, pluralisme tidak hanya toleransi, namun juga ada upaya aktif untuk memahami yang lain. &lt;i&gt;Ketiga&lt;/i&gt;, pluralisme tidak hanya soal relatifitas perbedaan, namun juga tersediannya ruang di mana perbedaan-perbedaan itu bertemu. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 6pt; text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; line-height: 150%;"&gt;Dalam ajaran pluralisme tidak sekadar menyuruh perempuan dan laki-laki mengenal satu sama lain, tapi lebih dari itu, menghendaki agar sesama manusia, baik yang seagama maupun berbeda agama untuk aktif membuka diri, saling berkomunikasi, saling memberi dan menerima, saling mengoreksi diri dan bekerja sama untuk membangun kehidupan dunia yang berkeadilan jender. &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; line-height: 150%;" lang="IN"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6811790075987308671-4002946115978519150?l=tamankenangan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://tamankenangan.blogspot.com/feeds/4002946115978519150/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6811790075987308671&amp;postID=4002946115978519150' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6811790075987308671/posts/default/4002946115978519150'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6811790075987308671/posts/default/4002946115978519150'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://tamankenangan.blogspot.com/2010/01/perjuangkan-hak-perempuan-melalui.html' title='Perjuangkan Hak Perempuan melalui Pluralisme'/><author><name>Astutik Kashmi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14644062208372764443</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/-dUqQZyuUbgE/TuG-LT1uPMI/AAAAAAAAAdY/7p5bc-BXtAY/s220/putu.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6811790075987308671.post-5725524359193287877</id><published>2009-05-24T21:52:00.000-07:00</published><updated>2009-05-26T01:21:12.927-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Personal'/><title type='text'>Kesenangan Kecil</title><content type='html'>&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_uuTKjEyqJJA/SholrDI-l3I/AAAAAAAAALA/g0uKmhWGo2I/s1600-h/3.Sifon+Sulam+benang.JPG"&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 102, 0);"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5339621729708709746" style="margin: 0px 10px 10px 0px; float: left; width: 320px; height: 240px;" alt="" src="http://3.bp.blogspot.com/_uuTKjEyqJJA/SholrDI-l3I/AAAAAAAAALA/g0uKmhWGo2I/s320/3.Sifon+Sulam+benang.JPG" border="0" /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 102, 0);"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div&gt;&lt;span class="fullpost" style="color: rgb(0, 102, 0);"&gt;Ada kesenangan kecil yang slalu membuat aku i&lt;/span&gt;&lt;span class="fullpost" style="color: rgb(0, 102, 0);"&gt;ngin lekas pulang akhir-akhir ini. Kantor menjadi begitu membosankan. Dengan rutinitas mekanis, dan tak bisa menantangku untuk berbuat lebih banyak karena mindset yang “sempit”. Ini tak bisa dibiarkan terlalu lama bukan?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Siklus orang bekerja&lt;/span&gt;&lt;span class="fullpost" style="color: rgb(0, 102, 0);"&gt;. Seperti daur hidup suatu produk. Lama-kelamaan menurun karena konsumen merasa bosan, kalau sudah begini mesti ada variasi. Butuh ide yang kreatif.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 102, 0);"&gt;Daripada terus memendam bosan, mendingan kita melakukan sesuatu. Bukankah Tuhan mengkaruniakan kita akal untuk berfikir dan tangan untuk berbuat sesuatu. Tak ada yang bisa membelenggu pikiran kan?&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 102, 0);"&gt;Ceritanya begini, suatu sore yang sepi karena jam menjelang pulang, aku &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 102, 0);"&gt;ada di ruang belakang mencuci tangan untuk bersih-bersih. Lalu muncul b&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_uuTKjEyqJJA/ShulnlXxk8I/AAAAAAAAALI/TXdB8yrtKDM/s1600-h/putih.JPG"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 320px; height: 240px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_uuTKjEyqJJA/ShulnlXxk8I/AAAAAAAAALI/TXdB8yrtKDM/s320/putih.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5340043882643166146" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 102, 0);"&gt;u Narto, dia adalah pegawai kantor yang tiap hari menyediakan minum dan bersih-bersih ruangan. “Kemarin aku habis belajar menyulam mau lihat nggak? ini belajar, di acara sosial gratis dapat alat-alat juga tinggal datang langsung diajari, mbaknya pinter-pinter dan sulamannya bagus-bagus.” Kata bu narto.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 102, 0);"&gt;Ya, sekarang aku lagi senang menyulam.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 102, 0);"&gt;Aku yang senang hal-hal tentang jahit menjahit dan pernak-pernik, langsung mau dan mencoba. Dia bilang kalau mau rajin, ini bisa menambah uang saku. Ha…ha..aku senyum-senyum aja…pas banget sepertinya. Karena aku suka yang beginian, -gila fashion- eh ada bonusnya dapat duit. Anggap saja iseng-iseng berhadiah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sepertinya ini cocok untuk refreshing….&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_uuTKjEyqJJA/ShulzBhtSeI/AAAAAAAAALQ/vyFgEfwnOeI/s1600-h/ungu.JPG"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 320px; height: 255px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_uuTKjEyqJJA/ShulzBhtSeI/AAAAAAAAALQ/vyFgEfwnOeI/s320/ungu.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5340044079179581922" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 102, 0);"&gt;&lt;br /&gt;Mulanya ak cuma berniat menyulam untuk diri sendiri. Dari pada melamun, nonton TV, karena lagi ngga terlalu sibuk. Ternyata banyak teman-teman yang suka. Dan mereka jadi banyak yang pesan untuk di sulam-in. he..he.. jadilah sekarang punya “bisnis” sampingan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk sementara baru melayani jilbab dulu. Karena lebih simple. Dan tidak banyak makan waktu. Mengerjakannya juga untuk mengisi waktu luang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Material yang dipakai buat nyulam antara lain, pita, benang sulam, batu-batu, dan payet. Tapi semua bisa diatur sesuai permintaan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Siapa mau….? He…he... silahkan menghubungi aku…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk sementara, masih memberi tarif yang murah, karena masih perkenalan. Dan baru membuat design yang lebih variatif…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ini juga memancingku, sepertinya aku mesti giat belajar corel draw agar bisa membuat design yang lebih rapi dan simetris. Selama ini cuma pakai tangan, yang hanya mengandalkan feeling.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;He…akhirnya bisa melebar kemana-mana, akhirnya selalu masih ada banyak hal yang ingin kita pelajari dan lakukan. Akhirnya semangat itu datang ketika kita selalu mampu membangkitkan fikiran bahwa masih banyak hal yang bisa kita lakukan dan belum kita lakukan. Banyak hal yang bisa kita lakukan untuk menghidupkannya, dengan selalu menajamkan pikiran kita. Sebagai ungkapan rasa syukur.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;New day, always come.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;nb: foto-foto di atas hasil sulamanku..&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6811790075987308671-5725524359193287877?l=tamankenangan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://tamankenangan.blogspot.com/feeds/5725524359193287877/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6811790075987308671&amp;postID=5725524359193287877' title='2 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6811790075987308671/posts/default/5725524359193287877'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6811790075987308671/posts/default/5725524359193287877'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://tamankenangan.blogspot.com/2009/05/kesenangan-kecil.html' title='Kesenangan Kecil'/><author><name>Astutik Kashmi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14644062208372764443</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/-dUqQZyuUbgE/TuG-LT1uPMI/AAAAAAAAAdY/7p5bc-BXtAY/s220/putu.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_uuTKjEyqJJA/SholrDI-l3I/AAAAAAAAALA/g0uKmhWGo2I/s72-c/3.Sifon+Sulam+benang.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6811790075987308671.post-7721841361707939065</id><published>2008-05-28T23:20:00.000-07:00</published><updated>2010-01-07T00:09:12.077-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Ngefans'/><title type='text'>My Favourite Singer</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_uuTKjEyqJJA/ShfkIswVgxI/AAAAAAAAAIw/uhnFmz7eI1s/s1600-h/worldtour_phoenix-8276.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 320px; height: 213px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_uuTKjEyqJJA/ShfkIswVgxI/AAAAAAAAAIw/uhnFmz7eI1s/s320/worldtour_phoenix-8276.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5338986721374995218" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;OH MY GOD!!!&lt;/span&gt; aku ga bisa ngomang apa-apa, sepeechless...seneng banget...kalo ngomongin idolaku ini. Yes, she is Celine Dion. My  Godess. Kemarin aku lihat konsernya di TV, &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Indosiar&lt;/span&gt;. Konsernya sih sudah setahun lalu dan baru ditayang-ulang oleh Indosiar, konsernya di Las Vegas. Aku nonton jam 11.30 sampai jam 01.oo malam. Keren banget... Penari latarnya banyak, mungkin ada 70-an orang dengan panggung yang sangat luas. Dia nyanyi 10 lagu lebih namun kwalitas suaranya tetep ok. Hampir setiap selesai nyanyi, penonton pada &lt;span style="font-style: italic;"&gt;standing applaus&lt;/span&gt;. Gila!!!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku nonton, pas acara dah mulai...waktu itu dia nyanyi "&lt;em&gt;it's all coming back to me now"&lt;/em&gt;. Keren-keren semua, apalagi waktu nyanyi &lt;em&gt;I,m Alive,&lt;/em&gt; Dion bernyanyi seperti sambil ngobrol dengan penyanyi latar. Suasana &lt;span style="font-style: italic;"&gt;relax&lt;/span&gt; and cair banget, namun tetep menyatu dengan musik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada juga lagu yang bikin aku terharu... tapi dalam konser itu, dia ngga nyanyiin lagu ini...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Goodbye's&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mamma&lt;br /&gt;You gave life to me&lt;br /&gt;Turned a baby into a lady&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;And mamma&lt;br /&gt;All you had to offer&lt;br /&gt;Was a promise of a lifetime of love&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Now I know&lt;br /&gt;There is no other&lt;br /&gt;Love like a mother's love for her child&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;And I know&lt;br /&gt;love so complete&lt;br /&gt;Someday must leave&lt;br /&gt;Must say goodbye&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Goodbye's the saddest word I'll ever hear&lt;br /&gt;Goodbye's the last time I will hold you near&lt;br /&gt;Someday you'll say that word and I will cry&lt;br /&gt;It'll break my heart to hear you say goodbye&lt;br /&gt;.....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Habis itu aku nyari VCD-nya, karena aku lihat pengumumannya di &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Indosiar&lt;/span&gt;, konsernya bisa didapat via VCD. sampai sekarang aku belum dapat, aku ke Popeye. Kata mbak penjaga toko, habis. Terus...dia bilang cuma ada CD. wah jadi kecewa...padahal dah ngajak jalan Andri ma Alene...hiks...hiks...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Foto diambil dari: www.celinedion.com&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6811790075987308671-7721841361707939065?l=tamankenangan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://tamankenangan.blogspot.com/feeds/7721841361707939065/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6811790075987308671&amp;postID=7721841361707939065' title='2 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6811790075987308671/posts/default/7721841361707939065'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6811790075987308671/posts/default/7721841361707939065'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://tamankenangan.blogspot.com/2008/05/my-favourite-singer.html' title='My Favourite Singer'/><author><name>Astutik Kashmi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14644062208372764443</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/-dUqQZyuUbgE/TuG-LT1uPMI/AAAAAAAAAdY/7p5bc-BXtAY/s220/putu.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_uuTKjEyqJJA/ShfkIswVgxI/AAAAAAAAAIw/uhnFmz7eI1s/s72-c/worldtour_phoenix-8276.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6811790075987308671.post-770794987628942426</id><published>2008-04-28T00:05:00.000-07:00</published><updated>2009-05-23T04:46:26.245-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='feminisme'/><title type='text'>3 Jam Bersama Irsyad Manji</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_uuTKjEyqJJA/Shfhp2ZcSjI/AAAAAAAAAIo/AMKoJTQlL8Q/s1600-h/irshad+manji.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 175px; height: 245px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_uuTKjEyqJJA/Shfhp2ZcSjI/AAAAAAAAAIo/AMKoJTQlL8Q/s320/irshad+manji.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5338983992364124722" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Hari ini aku datang ke diskusi Beriman yang membebaskan: Ijtihad ala Irsyad Manji, bersama Irsyad Manji seorang Feminis Lesbian. Lewat bukunya tahun 2003 “The trouble with Islam Today”, Irsyad mulai dikenal, heboh. Setekah kemarin aku juga datang di acara bincang-bincang bersama Irsyad Manji di Lembaga Indonesia Perancis Yogyakarta.&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;&lt;br /&gt;Diskusi dimulai dengan memutar film dokumenter, karya irsyad. Sayang aku telat. Jadi tak bisa menonoton Film yang pasti “dahsyat” itu. Film yang sebagian menggambarkan kehidupan Irsyad, itu kutahu dari penggalan cerita panelis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Diskusi yang digelar di Gedung Pasca sarjana UGM lantai 5 itu penuh, banyak yang nggak kebagian tempat duduk. Banyak mahasiswa, aktivis LSM, akedemisi yang datang terbius oleh kata-kata Irsyad, “Berani dan lugas”.&lt;br /&gt;Diskusi itu juga menghadirkan Muhajir Darwin, Dosen UGM, Hindun Anisah Seorang feminis Islam, yang masa mudanya banyak dihabiskan di dunia pesantren, namun belakangan telah mengambil studi antropologi islam di Amerika.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Banyak yang bertanya soal bagaimana relasi keimanan seharusnya, konsep toleransi, makna beriman dan juga makna islam itu sendiri.&lt;br /&gt;Ada contoh menarik yang disampaikan oleh Muhajir, tentang konsep beriman, dalam slide ada foto Rhoma Irama dan Inul. Muhajir menjelaskan apakah makna iman seperti Rhoma irama yang suka berdakwah namun berpoligami, atau inul yang ngebor namun setia dengan suaminya. Atau seperti dewi persik yang penampilannya terbuka tapi mengaku “biar gini saya lulusan pesantren loh” atau gambar Al - Amin Nasution yang berpenampilan rapi namun ternyata terlibat korupsi, atau Slank yang berpenampilan rocker namun syair lagunya kritis. Menurut Muhajir keimanan sebenarnya adalah cerminan dari perilaku. Audiens ger-geran melihat gambar-gambar tersebut. Sungguh parodi yang ironis.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;Hindun bicara soaal fiqih, dia melihat selama ini posisi figih terlalu dominan, namun hanya membuat simplifikasi terhadap halal dan haram. Menurut hindun fiqih telah mengungkung umat islam untuk berfikir hitam dan putih. Karena itu perlu ditamkan semangat ijtihad melalui reintepretasi teksdan merespon perubahan sosio kultural.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari segala bentuk perdebatan Irsyad menyimpulkan bahwa Kebenaran hanya milik Allah. Dan kita hendaknya menghormati perbedaan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Kita boleh tidak setuju, tapi dengan perdamaian. Anda boleh tidak setuju dengan saya, dan saya boleh tidak setuju dengan anda, tapi lakukanlah dengan damai. Kita hanya manusia bukan Tuhan, maka bersikaplah sebagai manusia bukan Tuhan. Kebenaran Hanya milik tuhan” kira-kira aku menterjemahkan kata-kata Irsyad seperti itu, bagiku itu adalah kalimat dahsyat yang dia miliki, yang baru aku dengar. Spontan aplaus bergema diseluruh ruangan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada dua pertanyaan yang menurut Irsyad adalah pertanyaan besar dari beberapa pertanyaan yang dilontarkan audien, yakni pertanyaan apakah Islam menurut Irsyad? Dan pertanyaan kedua adalah Bagaimana Irsyad melakukan Ijtihad sementara dia tak punya otoritas untuk berijtihad?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kedua pertanyaan ini dijawab dengan indah. Namun ada kalimat bijaksana yang ia katakan yakni: bahwa memang Irsyad tidak memiliki otoritas untuk melakukan ijtihad secara legal, namun Tuhan memberi kebebasan kepada kita untuk berfikir. Tuhan memberikannya. Dia mencontohkan Socrates, semula dia bukan siapa-siapa, dia bukan apa-apa namun jiwa, pikirannya memanggil untuk selalu bertanya, membuat sekolah yang mengajarkan setiap orang untuk kritis menanyakan sesuatu. Dia tidak punya otoritas sebagai philosopher namun karena dia berfikir, dia melakukan sesuatu sehingga dunia mengakuinya sebagai seorang filsuf.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Inti pelajarannya adalah : Berpikirlah, berkaryalah, meskipun tanpa otoritas jika itu bermanfaat untuk orang lain, pasti orang lain akan mengakuinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Irsyad menambahkan, Indonesia adalah tempat strategis bagi perkembangan islam, karena di Indonesia umat muslim terbesar berada. Mereka hidup diantara ribuaan pulau, beragama bahasa, etnis, agama, namun bisa berdampingan. Ini adalah modal besar, bagi kaum muslim untuk mereformasi islam, di Idonesialah seharusnya ini semua di mulai. Dan jangan lupa Allah telah memberikan kebebasan bagi umatnya untuk berfikir.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gunakanlah potensi yang ada, meskipun tak bisa berbahasa ingris, berbahasa arab, umgkapkanlah...jika itu bermanfaat untuk orang lain, maka orang lain pasti bersedia menerjemahkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berkali-kali aku merinding mendengar kata-katanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* Foto diambil dari &lt;/span&gt;&lt;a href="http://www.irshadmanji.com/"&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;www.irshadmanji.com&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6811790075987308671-770794987628942426?l=tamankenangan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://tamankenangan.blogspot.com/feeds/770794987628942426/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6811790075987308671&amp;postID=770794987628942426' title='4 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6811790075987308671/posts/default/770794987628942426'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6811790075987308671/posts/default/770794987628942426'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://tamankenangan.blogspot.com/2008/04/3-jam-bersama-irsyad-manji.html' title='3 Jam Bersama Irsyad Manji'/><author><name>Astutik Kashmi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14644062208372764443</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/-dUqQZyuUbgE/TuG-LT1uPMI/AAAAAAAAAdY/7p5bc-BXtAY/s220/putu.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_uuTKjEyqJJA/Shfhp2ZcSjI/AAAAAAAAAIo/AMKoJTQlL8Q/s72-c/irshad+manji.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>4</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6811790075987308671.post-1676836289675504959</id><published>2008-04-25T01:07:00.000-07:00</published><updated>2010-01-07T00:11:10.178-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Personal'/><title type='text'>Shadow...</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_uuTKjEyqJJA/SBGTKpSFNWI/AAAAAAAAAFI/d9ORguBK1jU/s1600-h/pas2.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5193093656424559970" style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; width: 214px; height: 174px;" alt="" src="http://3.bp.blogspot.com/_uuTKjEyqJJA/SBGTKpSFNWI/AAAAAAAAAFI/d9ORguBK1jU/s320/pas2.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt; fatoku, shy-girl...&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6811790075987308671-1676836289675504959?l=tamankenangan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://tamankenangan.blogspot.com/feeds/1676836289675504959/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6811790075987308671&amp;postID=1676836289675504959' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6811790075987308671/posts/default/1676836289675504959'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6811790075987308671/posts/default/1676836289675504959'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://tamankenangan.blogspot.com/2008/04/shadow.html' title='Shadow...'/><author><name>Astutik Kashmi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14644062208372764443</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/-dUqQZyuUbgE/TuG-LT1uPMI/AAAAAAAAAdY/7p5bc-BXtAY/s220/putu.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_uuTKjEyqJJA/SBGTKpSFNWI/AAAAAAAAAFI/d9ORguBK1jU/s72-c/pas2.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6811790075987308671.post-2632794943284943266</id><published>2008-03-13T20:45:00.000-07:00</published><updated>2009-05-23T04:59:19.481-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Personal'/><title type='text'>Boring</title><content type='html'>&lt;div&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 102, 0);font-family:arial;" &gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5194535240722625922" style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; width: 252px; height: 155px;" alt="" src="http://1.bp.blogspot.com/_uuTKjEyqJJA/SBayR5SFNYI/AAAAAAAAAFY/_JX9rTUQUfg/s320/parang+tritis.jpg" border="0" /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 102, 0);font-family:arial;" &gt;Pernahkah kita bertanya kenap&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 102, 0);font-family:arial;" &gt;a bosan itu ada, pada saat apa bosan itu datang? Bisakah kita memilih untuk tak didatangi rasa bosan. Atau masalahnya adalah bagaimana kita mengisi suasana, menikmati bosan.Aku sedang bosan dengan rutinitas yang ada, seperti kita kembali dalam keadaan, suasana yang sama. Membayangkan untuk tak kembali dan menghindarinya. Seorang teman pernah bilang, jangan melewati jalan yang sama, coba ambillah jalan yang berbeda, itu akan membuat suasana harimu jadi lain.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 102, 0);font-family:arial;font-size:85%;"  &gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Aku tersenyum saja, mungkin benar apa yang dikatakannya tapi, ah sok tahu...pikiranku yang lain mengumpatnya. Sok tahu!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan aku lalu memikirkan pantai, pantai yang luas, yang batasnya tak bisa kita lihat. Aku suka pantai. Barangkali mengunjungi pantai dapat membuat pikiran damai. Pantai seperti kekasihku. Saat ini aku ingin menemuinya. Berjalan-jalan disampingnya, disamping air yang bergulung, disamping ombak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat air menjilati kaki, lalu menjauh dan datang lagi. Suara berdebur dan bau amis air asin, hangat tercium. Saat aku memandang laut yang seperti tak bertepi itu, yang luas itu aku seperti memandang kebesaran, dan semua yang hadir dalam kehidupan ini jadi bukan apa-apa.&lt;br /&gt;It’s simple thing!&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 102, 0);font-family:arial;font-size:85%;"  &gt;* Foto Parang tritis, diambil dari &lt;a href="http://www.trulyjogja.com/"&gt;www.trulyjogja.com&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6811790075987308671-2632794943284943266?l=tamankenangan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://tamankenangan.blogspot.com/feeds/2632794943284943266/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6811790075987308671&amp;postID=2632794943284943266' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6811790075987308671/posts/default/2632794943284943266'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6811790075987308671/posts/default/2632794943284943266'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://tamankenangan.blogspot.com/2008/03/boring.html' title='Boring'/><author><name>Astutik Kashmi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14644062208372764443</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/-dUqQZyuUbgE/TuG-LT1uPMI/AAAAAAAAAdY/7p5bc-BXtAY/s220/putu.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_uuTKjEyqJJA/SBayR5SFNYI/AAAAAAAAAFY/_JX9rTUQUfg/s72-c/parang+tritis.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6811790075987308671.post-6857289904084548778</id><published>2008-02-16T04:35:00.000-08:00</published><updated>2008-04-25T01:25:27.378-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Personal'/><title type='text'>Mimpi Yang Iseng</title><content type='html'>&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_uuTKjEyqJJA/R7bZHs9jQdI/AAAAAAAAACs/9P13DTGUVzY/s1600-h/LPIC2067.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5167556348805857746" style="FLOAT: left; MARGIN: 0pt 10px 10px 0pt; CURSOR: pointer" alt="" src="http://2.bp.blogspot.com/_uuTKjEyqJJA/R7bZHs9jQdI/AAAAAAAAACs/9P13DTGUVzY/s320/LPIC2067.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="COLOR: rgb(0,102,0); TEXT-INDENT: 30pt; LINE-HEIGHT: 150%"&gt;&lt;span style="font-family:georgia;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;Dunia fashion selalu menarik hati kaum hawa, karena itu tiap ada pagelaran busana 75 persen yang hadir dapat dipastikan adalah perempuan. Aku sendiri senang sekali ketika dibelikan baju baru, kesenangan anak-anak, anak perempuan tentu saja. waktu itu pasti tidak tahu apakah fashion itu, kata yang tidak pernah didengarkan, kalaup&lt;/span&gt;&lt;span lang="IN"&gt;un mendengar pasti kedengaran asing dan aneh ditelinga anak kecil. Maksudku suka baju baru. Namun aku akan ceritakan pengalamanku tentang baju baru, ini kuingat saat masih kecil setiap aku sakit maka akan sembuh ketika dibelikan baju baru. Tentu saja tidak ada hubungan antara baju baru dengan obat penurun panas atau obat flu. Namun baju seperti obat dikala aku sakit. Rasa senang bukan kepalang ternyata mampu memberi sugesti yang luar biasa untuk sembuh.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="COLOR: rgb(0,102,0); TEXT-INDENT: 30pt; LINE-HEIGHT: 150%"&gt;&lt;span lang="IN"  style="font-family:georgia;"&gt;Hal ini mempengaruhi pandanganku tentang dunia fashion, hingga dewasa. suka melihat acara-acara TV tentang Mode, memelototi majalah mode atau sesekali mengahadiri acara fashion show ala mahasiswa, yang tiketnya bisa didapat dengan murah-meriah, bisa juga dengan gratisan, masuk dengan sembunyi-sembunyi, atau Pedekate dengan teman-temanku yang kebetulan beberapa diantaranya menjadi mahasiswa tata busana dan kalau mereka mengadakan pagelaran. Aku juga sering iseng-iseng bermimpi menjadi perancang busana, memiliki butik, dan sebagainya. Namun semua itu hanya berakhir dalam mimpi.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="COLOR: rgb(0,102,0); TEXT-INDENT: 30pt; LINE-HEIGHT: 150%"&gt;&lt;span lang="IN"  style="font-family:georgia;"&gt;Aku tidak fashionable, tentu saja...dari sudut manapun. Namun hati kecilku bilang, aku cinta fashion. Gemar berimajinasi, namun tak sanggup membuatnya sendiri. Membuat gambar aja payah. Aku menyebut hanya imajinasiku sendiri yang tahu. Barangkali itu.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="COLOR: rgb(0,102,0); TEXT-INDENT: 30pt; LINE-HEIGHT: 150%"&gt;&lt;span style="font-family:georgia;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;Namun ada kesenangan kecil, belakangan banyak teman-teman yang memintaku jadi &lt;i&gt;consultant design,..... busheeet....Cuih...&lt;/i&gt;bangun dodol...! maksudku bukan itu ya sejujurnya begini, akhir-akhir ini aku sering dimintai pendapat teman-temanku waktu mereka memilih baju, atau menjahitkan baju, memilih sepatu, memilih bahan, ataupun menggambarkan desainnya. Tentu aku senang jika akhirnya mereka memutuskan untuk menerima saranku. Dan lebih senang lagi ketika mereka puas dan &lt;/span&gt;&lt;span lang="IN"&gt;memuji pilihanku. He....he...lalu imajinasiku melayang melampaui awan, seandainya dulu aku sekolah jurusan tata busana pasti peluang untuk menjadi designer pasti terbuka lebih lebar...mungkin kelak akan menyaingi designer ternama yang diam-diam menjadi idolaku -Anne Avantie- yang asal semarang itu. Konyol banget rasanya...&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="COLOR: rgb(0,102,0); TEXT-INDENT: 30pt; LINE-HEIGHT: 150%"&gt;&lt;span lang="IN"  style="font-family:georgia;"&gt;3 Februari lalu, aku datang ke acara Fashion Show temanku Yuli, di Kampusnya Universitas Negeri Yogyakarta, dia adalah mahasiswa tata busana. Hari itu yuli akan memeragakan busana kebaya hasil karyanya. Pegelaran hari itu bertema &lt;i&gt;Indonesian Beauty.&lt;/i&gt; Bajunya sendiri diberi nama &lt;i&gt;Ligh of gold &lt;/i&gt;yang artinya cahaya dari emas. Nama ini mewakili penampilan busana model kebaya yang Dia rancang berwarna coklat keemasan. Efek kemilau emas ini berasal dari taburan payet yang dipasangdi kebaya tersebut, yang berbentuk bunga-bunga,daun, lekukan, yang bercorak simetris. Payet yang dipilih pun yang berkualitas bagus, dia menyebutnya payet jepang.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="COLOR: rgb(0,102,0); TEXT-INDENT: 30pt; LINE-HEIGHT: 150%"&gt;&lt;span lang="IN"  style="font-family:georgia;"&gt;Dengan &lt;i&gt;bustie&lt;/i&gt; dibalik kebaya mempertegas kesan femnin, dari lekuk dada, yang terlihat ramping namun berisi. Bustie tak bisa dilepaskan dari kebaya, tanpa bustie kebaya akan kehilangan keindahannya, begitu konon ceritanya.&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:georgia;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_uuTKjEyqJJA/R7bZa89jQeI/AAAAAAAAAC0/iU8Qsk2s6rw/s1600-h/LPIC2098.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5167556679518339554" style="DISPLAY: block; MARGIN: 0px auto 10px; CURSOR: pointer; TEXT-ALIGN: center" alt="" src="http://3.bp.blogspot.com/_uuTKjEyqJJA/R7bZa89jQeI/AAAAAAAAAC0/iU8Qsk2s6rw/s320/LPIC2098.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="COLOR: rgb(0,102,0); TEXT-INDENT: 30pt; LINE-HEIGHT: 150%" align="center"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;&lt;span style="font-family:georgia;"&gt;&lt;span style="FONT-STYLE: italic"&gt;Kika : Yanti dan Yuli&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="COLOR: rgb(0,102,0); TEXT-INDENT: 30pt; LINE-HEIGHT: 150%"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;&lt;span style="font-family:georgia;"&gt;Aku datang bertiga, dengan Iis dan Tina. Kami masuk gratis dengan embel-embel mau jadi pendamping juri plus mau pakai baju serba hitam. Meskipun kenyataannya ketika disana kami seperti penonton biasa, hanya menonton dan juri tak butuh didampingi, bahkan kita nggak ngerti siapa nama jurinya. Pakai Hitam siapa takut...! padahal aku sendiri kurang suka warna hitam. Tapi ngga pa-pa yang penting gratis. Akhirnya tanpa ba-bi-bu kami memasuki ruangan dengan mulus, dengan cuek. tanpa ditanya tiketnya. He..he.. gretong...&lt;?xml:namespace prefix = o /&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="COLOR: rgb(0,102,0); TEXT-INDENT: 30pt; LINE-HEIGHT: 150%"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;&lt;span style="font-family:georgia;"&gt;Pagelaran busana yang mengusung tema &lt;i&gt;Indonesian Beauty&lt;/i&gt; ini kebanyakan menampilkan model kebaya yang dimodifikasi dengan beragam design dan warna. Para mahasiswa ini juga dituntut sekaligus menjadi peragawati. Dosennya menyebut “”peragawati dadakan” dalam sambutannya. Sekitar 80 peserta menampilkan hasil rancangannya. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="COLOR: rgb(0,102,0); TEXT-INDENT: 30pt; LINE-HEIGHT: 150%"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;&lt;span style="font-family:georgia;"&gt;Acara yang dimulai pukul 10.00 ini selesai pukul 13.00. waktu yuli berlenggak lenggok seperti peragawati, kami teriak-teriak menyebut namanya. Supporter gitcu loh...&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="TEXT-INDENT: 30pt; LINE-HEIGHT: 150%; TEXT-ALIGN: justify"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;&lt;span style="font-family:georgia;"&gt;&lt;span style="COLOR: rgb(0,102,0)"&gt;Selain Yuli ada juga Yanti, dia bekas teman kos dulu. Yanti juga membawakan hasil rancangannya yang berwarna coklat. &lt;/span&gt;&lt;span style="COLOR: rgb(0,102,0)"&gt;Acara diakhiri dengan pengumuman pemenang dan penyerahan tropi. Meski teman-temanku tidak menang. tapi kami semua senang... sudah bisa cuci mata.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5168176151241376274" style="DISPLAY: block; MARGIN: 0px auto 10px; CURSOR: hand; TEXT-ALIGN: center" alt="" src="http://2.bp.blogspot.com/_uuTKjEyqJJA/R7kM089jQhI/AAAAAAAAADM/vJS3fmCmEPI/s320/daun+kecil.jpg" border="0" /&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="TEXT-INDENT: 30pt; LINE-HEIGHT: 150%; TEXT-ALIGN: justify"&gt;&lt;/p&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6811790075987308671-6857289904084548778?l=tamankenangan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://tamankenangan.blogspot.com/feeds/6857289904084548778/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6811790075987308671&amp;postID=6857289904084548778' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6811790075987308671/posts/default/6857289904084548778'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6811790075987308671/posts/default/6857289904084548778'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://tamankenangan.blogspot.com/2008/02/mimpi-yang-iseng.html' title='Mimpi Yang Iseng'/><author><name>Astutik Kashmi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14644062208372764443</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/-dUqQZyuUbgE/TuG-LT1uPMI/AAAAAAAAAdY/7p5bc-BXtAY/s220/putu.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_uuTKjEyqJJA/R7bZHs9jQdI/AAAAAAAAACs/9P13DTGUVzY/s72-c/LPIC2067.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6811790075987308671.post-2787677709441147</id><published>2007-12-21T22:38:00.000-08:00</published><updated>2008-03-02T23:19:24.702-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Personal'/><title type='text'>Sholat Idhul Adha</title><content type='html'>&lt;p class="MsoNormal" style="COLOR: rgb(0,102,0); LINE-HEIGHT: 150%"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Hari, Senin kemarin 20 Desember 2007. Aku dan kawan-kawan sholat Ied bareng di Masjid Kampus UGM. Hari itu umat muslim sedunia memperingati hari raya Idhul Adha. Hari orang berkorban.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="TEXT-ALIGN: justify"&gt;&lt;span style="COLOR: rgb(0,102,0);font-family:arial;font-size:100%;"  &gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5152624716906548354" style="DISPLAY: block; MARGIN: 0px auto 10px; TEXT-ALIGN: center" alt="" src="http://1.bp.blogspot.com/_uuTKjEyqJJA/R4HM4VgczII/AAAAAAAAACk/iYP0c7sr4Ps/s320/blog+1.jpg" border="0" /&gt;&lt;/span&gt; &lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="COLOR: rgb(0,102,0); LINE-HEIGHT: 150%"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;?xml:namespace prefix = o /&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;br /&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="COLOR: rgb(0,102,0); LINE-HEIGHT: 150%"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="FONT-STYLE: italic"&gt;Suci, Bunga, aku dan Eka,...&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="TEXT-ALIGN: justify"&gt;&lt;span style="COLOR: rgb(0,102,0);font-family:arial;font-size:100%;"  &gt;Sholat Ied bareng ini seperti semacam rutinitas tiap tahun. Rutinitas dalam arti kumpul bareng, bagi yang ngga bisa mudik. Aku, Suci, Bunga, Eka, dan Imuth. mereka adalah teman-teman kos, sewaktu di asrama Putri Komojoyo. Mereka adalah teman-teman yanng mnyenangkan. Aku berangkat belakangan sekitar jam &lt;?xml:namespace prefix = st1 /&gt;&lt;st1:time hour="6" minute="15"&gt;06:15&lt;/st1:time&gt; wib. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="COLOR: rgb(0,102,0); LINE-HEIGHT: 150%"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="TEXT-ALIGN: justify"&gt;&lt;span style="COLOR: rgb(0,102,0);font-family:arial;font-size:100%;"  &gt;Setiba di Masjid Kampus , aku melihat Jamaah sholat Ied ban&lt;/span&gt;&lt;span style="COLOR: rgb(0,102,0);font-family:arial;font-size:100%;"  &gt;yak sekali. Shof berjejer rapi sampai ke taman luar Masjid. Kondisi lapangan masih basah, bekas embun dan sisa hujan semalam. Panitia ma&lt;/span&gt;&lt;span style="COLOR: rgb(0,102,0);font-family:arial;font-size:100%;"  &gt;sjid sudah tanggap, taman berumput itu dialasinya dengan koran, jadi tidak perlu repot lagi. Alhamdulillah,baru berjalan mendekati shof ada ibu-ibu yang memanggil, jadi ngga bingung. Aku seperti mendapat berkah kemudahan, pikirku.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="COLOR: rgb(0,102,0); LINE-HEIGHT: 150%"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="TEXT-ALIGN: justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="COLOR: rgb(0,102,0); LINE-HEIGHT: 150%"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Aku masih lihat-lihat, mencari teman-teman. Aku berharap bisa sholat berdekatan, tapi ngga ketemu, aku kirim pesan sholat terpisah dulu nanti ketemunya habis sholat. &lt;st1:city&gt;&lt;st1:place&gt;Ada&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:city&gt; beberapa jamaah yang mengabadikan moment tersebut dengan membawa handicam. Tidak ketinggalan abang penjual balon, ternyata creatif memanfaatkan situasi dengan menjual balon untuk anak-anak kecil. Balonnya warna warni.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="TEXT-ALIGN: justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="COLOR: rgb(0,102,0); LINE-HEIGHT: 150%"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="TEXT-ALIGN: justify"&gt;&lt;span style="COLOR: rgb(0,102,0);font-family:arial;font-size:100%;"  &gt;Aku duduk dan memakai mukena,di samping kiri dan kan&lt;/span&gt;&lt;span style="COLOR: rgb(0,102,0);font-family:arial;font-size:100%;"  &gt;anku ada ibu-ibu dan seorang nenek, mereka tersenyum ramah. Setelah itu kami sudah khusuk membaca Takbir, Tahmid, dan Tahlil. Dalam pikiran dan keheningan masing-masing.&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5152623840733219954" style="DISPLAY: block; MARGIN: 0px auto 10px; TEXT-ALIGN: center" alt="" src="http://1.bp.blogspot.com/_uuTKjEyqJJA/R4HMFVgczHI/AAAAAAAAACc/ExAy1hzAw-M/s320/blog2.jpg" border="0" /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="COLOR: rgb(0,102,0); LINE-HEIGHT: 150%"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="COLOR: rgb(0,102,0)" align="center"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="FONT-STYLE: italic"&gt;Dari kiri ke kanan, Eka, aku Imuth, Bunga dan yang dibawah itu suci.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="TEXT-ALIGN: justify"&gt;&lt;span style="COLOR: rgb(0,102,0);font-family:arial;font-size:100%;"  &gt;Dari pengeras suara, terdengar pemberitahuan bahwa sholat akan dimulai tepat pukul &lt;st1:time hour="6" minute="45"&gt;06:45&lt;/st1:time&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="COLOR: rgb(0,102,0); LINE-HEIGHT: 150%"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Wib dan para jamaah diharap segera mempersiapkan diri. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="TEXT-ALIGN: justify"&gt;&lt;span style="COLOR: rgb(0,102,0);font-family:arial;font-size:100%;"  &gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="COLOR: rgb(0,102,0);font-family:arial;font-size:100%;"  &gt;Jam &lt;st1:time hour="6" minute="45"&gt;06:45&lt;/st1:time&gt; wib tepat Sholat dimulai.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="COLOR: rgb(0,102,0); LINE-HEIGHT: 150%"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="TEXT-ALIGN: justify"&gt;&lt;span style="COLOR: rgb(0,102,0);font-size:100%;" &gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;Selesai sholat, ada Khotbah sholat Ied. Khotbah ini termasuk dalam rangkaian Ibadah Sholat, mendengarkan dengan khusuk menjadi syarat untuk menyempurnakan Sholat. Inti khotbahnya, dewasa ini banyak sekali sadara kita hidup dalam garis kemiskinan, susah untuk mencari makan, tidak bisa sekolah, tidak punya pekerjaan,namun disi lain banyak dari saudara kita yang juga sangat kaya berlimpah harta dan memiliki banyak mobil mewah. Oleh karena itu pda kesempatan hari Idhul Adha&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;ini hendaklah menjadi spirit kita untuk berkorban, berbagi dengan saudara kita yang kurang beruntung. Kita berbagi kenikmatan dan rezeki untuk menyucikan diri.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;p&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5169282856939373090" style="DISPLAY: block; MARGIN: 0px auto 10px; CURSOR: hand; TEXT-ALIGN: center" alt="" src="http://4.bp.blogspot.com/_uuTKjEyqJJA/R7z7Xs9jQiI/AAAAAAAAADU/N9VCsflrhZs/s320/daun+kecil.jpg" border="0" /&gt;&lt;/p&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6811790075987308671-2787677709441147?l=tamankenangan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://tamankenangan.blogspot.com/feeds/2787677709441147/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6811790075987308671&amp;postID=2787677709441147' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6811790075987308671/posts/default/2787677709441147'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6811790075987308671/posts/default/2787677709441147'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://tamankenangan.blogspot.com/2007/12/mari-berqurban.html' title='Sholat Idhul Adha'/><author><name>Astutik Kashmi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14644062208372764443</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/-dUqQZyuUbgE/TuG-LT1uPMI/AAAAAAAAAdY/7p5bc-BXtAY/s220/putu.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_uuTKjEyqJJA/R4HM4VgczII/AAAAAAAAACk/iYP0c7sr4Ps/s72-c/blog+1.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6811790075987308671.post-3283255632598298047</id><published>2007-12-17T22:53:00.000-08:00</published><updated>2008-03-02T23:22:33.348-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Personal'/><title type='text'>Ultah Fahri</title><content type='html'>&lt;div&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_uuTKjEyqJJA/R2dyL1gczDI/AAAAAAAAABw/gimIvAMqFUY/s1600-h/potong.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5145206646961392690" style="FLOAT: right; MARGIN: 0px 0px 10px 10px; CURSOR: hand" alt="" src="http://1.bp.blogspot.com/_uuTKjEyqJJA/R2dyL1gczDI/AAAAAAAAABw/gimIvAMqFUY/s320/potong.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;&lt;span style="color:#006600;"&gt;Hari ini tanggal 17 Desember, Fahri Ulang Tahun…&lt;br /&gt;Perayaan yang sama, pengulangan yang sama…nggak terasa sudah 26 tahun…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akhir-akhir ini sering hujan, maklum memang musim hujan…Meskipun demikian hujan tak bisa diprekdisikan. Kadang siang hari sangat panas namun tiba-tiba bisa hujan. Namun hari ini Alhamdulillah nggak hujan, jadi enak buat keluar rumah.&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku mau bikin syukuran kecil-kecilan…beli kue tart mini buat ngerayain ultahnya. Tadi pagi sih sudah ngucapin selamat , tapi baru lewat telepon. Fahri seneng banget, itu kelihatan dari ekspresinya yang terus menahan tawa saat menjawab teleponku. Fahri bilang aku orang pertama yang ngucapin, Fahri juga ngga sadar kalau hari ini ulang tahunnya. Sepertinya surprise.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sepulang dari kantor aku mandi, lalu pergi ke toko kue. Aku lihat-lihat…eh akhirnya pilih Black Forest. Kayaknya enak nih… tart mini. Buat berdua. Lalu aku ke kos Fahri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku tahu Fahri suka, tapi Fahri merasa ini berlebihan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku siapin kue dan menaruh lilin di atasnya. Waktu kunyalain lilin Fahri mematikan lampu. Lalu ada Ipung, teman fahri lewat,&lt;br /&gt;“loh tempatnya mati lampu ya…”&lt;br /&gt;Lalu kami Cuma senyum-senyum&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Nggak Ini ada yang ulang tahun”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadilah Ipung turut gabung. Setelah berdoa Fahri potong kuenya…terus makan kue bersama deh… selamat ya-selamat ya…:) &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;&lt;span style="color:#006600;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;p&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;&lt;span style="color:#006600;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5169283587083813426" style="DISPLAY: block; MARGIN: 0px auto 10px; CURSOR: hand; TEXT-ALIGN: center" alt="" src="http://2.bp.blogspot.com/_uuTKjEyqJJA/R7z8CM9jQjI/AAAAAAAAADc/BZLKd3UI_y4/s320/daun+kecil.jpg" border="0" /&gt;&lt;br /&gt;&lt;p&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;&lt;span style="color:#006600;"&gt;&lt;/p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#006600;"&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6811790075987308671-3283255632598298047?l=tamankenangan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://tamankenangan.blogspot.com/feeds/3283255632598298047/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6811790075987308671&amp;postID=3283255632598298047' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6811790075987308671/posts/default/3283255632598298047'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6811790075987308671/posts/default/3283255632598298047'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://tamankenangan.blogspot.com/2007/12/ultah-fahri.html' title='Ultah Fahri'/><author><name>Astutik Kashmi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14644062208372764443</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/-dUqQZyuUbgE/TuG-LT1uPMI/AAAAAAAAAdY/7p5bc-BXtAY/s220/putu.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_uuTKjEyqJJA/R2dyL1gczDI/AAAAAAAAABw/gimIvAMqFUY/s72-c/potong.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6811790075987308671.post-5100079205171156154</id><published>2007-12-17T00:04:00.000-08:00</published><updated>2010-01-07T00:12:38.200-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Liputan'/><title type='text'>Hari HAM 10 Desember</title><content type='html'>&lt;div&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_uuTKjEyqJJA/R2Yuk1gczBI/AAAAAAAAABg/SAk5q8PGGc0/s1600-h/new.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5144850834690722834" style="FLOAT: right; MARGIN: 0px 0px 10px 10px; CURSOR: hand" alt="" src="http://4.bp.blogspot.com/_uuTKjEyqJJA/R2Yuk1gczBI/AAAAAAAAABg/SAk5q8PGGc0/s320/new.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="font-family:arial;color:#006600;"&gt;Ada sekitar seribu orang yang berkumpul di Taman Parkir Abu Bakar Ali, sebelah utara kawasan ramai bilangan Malioboro. Hari itu mereka memperingati hari HAM internasional, yang jatuh pada tanggal 10 Desember. Ada banyak pilihan untuk memperingati sebuah hari bersejarah. Mereka memilih dengan melakukan aksi Long March, sambil menyuarakan beberapa tuntutan kepada pemerintah.&lt;br /&gt;Aksi mulai bergerak dari Lapangan parkir Abu Bakar Ali, dengan yel-yel yang sudah mereka persiapkan, wakil dari peserta aksi meneriakkannya, lalu diikuti peserta aksi. Suasana riuh sekali. Beberapa wartawan turut mengikuti perjalanan mereka. Mengabadikan dalam kamera. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style="color:#006600;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;Peserta Aksi berhenti didepan Gedung DPRD DIY. Mereka terus berorasi, sambil menunggu bisa bertemu anggota dewan. Yang lain membagikan statemen, kepada para peserta, juga orang-orang yang turut aksi. Mereka ingin menyampaikan langsung kepada Ketua DPRD DIY Gandung Pardiman. Setelah menunggu beberapa lama, Gandung Pardiman muncul juga. Wakil dari Partai golkar ini membuat kecewa, “ Saya gandung pardiman wakil ketua dewan dari unsur Partai golkar ….Perkenalan ini disambut dengan teriakan dari peserta aksi Huuuuu…Gandung Pardiman terlihat marah…lalu dia turun tidak mau memberikan tanggapan. “Kalau begini caranya saya tidak jadi menemui.”Teriak gandung. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;Berbeda dengan Gandung, Sukamto wakil dari fraksi PKB lebih memilih sikap mendukung aksi tersebut. Dengan suaranya yang lantang Dia menyerukan partisipasinya turut menolak proyek Pasir Besi di Kulonprogo. “PKB menolak penambangan pasir besi di Kulonprogo.” Serunya lantang.&lt;br /&gt;Rencana penambangan pasir besi di Kulon Progo ini dianggap telah melanggar HAM karena berpotensi menghilangkan lahan pertanian yang menjadi tumpuan hidup petani Kulon Progo. Penambangan berarti juga telah mengilangkan pekerjaan para petani. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;&lt;br /&gt; &lt;/div&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5169284446077272642" style="DISPLAY: block; MARGIN: 0px auto 10px; CURSOR: hand; TEXT-ALIGN: center" alt="" src="http://2.bp.blogspot.com/_uuTKjEyqJJA/R7z80M9jQkI/AAAAAAAAADk/vEKU9u0GGWA/s320/daun+kecil.jpg" border="0" /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6811790075987308671-5100079205171156154?l=tamankenangan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://tamankenangan.blogspot.com/feeds/5100079205171156154/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6811790075987308671&amp;postID=5100079205171156154' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6811790075987308671/posts/default/5100079205171156154'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6811790075987308671/posts/default/5100079205171156154'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://tamankenangan.blogspot.com/2007/12/hari-ham-10-desember.html' title='Hari HAM 10 Desember'/><author><name>Astutik Kashmi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14644062208372764443</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/-dUqQZyuUbgE/TuG-LT1uPMI/AAAAAAAAAdY/7p5bc-BXtAY/s220/putu.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_uuTKjEyqJJA/R2Yuk1gczBI/AAAAAAAAABg/SAk5q8PGGc0/s72-c/new.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6811790075987308671.post-4466328144614975110</id><published>2007-12-04T22:15:00.000-08:00</published><updated>2010-01-07T00:14:41.871-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Liputan'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Thought'/><title type='text'>Menihilkan Partisipasi Rakyat</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="color:#006600;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="color:#006600;"&gt;&lt;em&gt;Studi Kasus Pengambilan Kebijakan penanganan Gempa di Yogyakarta&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="color:#006600;"&gt;&lt;span class=""&gt;&lt;/span&gt;&lt;strong&gt;Oleh: Astutik&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="color:#006600;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;Upaya penerapan otonomi daerah membentuk tata pemerintahan yang bersifat desentralistis। Ini dilakukan untuk mengurangi peran pusat yang terlalu dominan dalam mengatur kebijakan di tingkat daerah. Pemerintah pusat acapkali tidak memahami kondisi daerah. Kebijakan yang bersifat top down banyak menemui kegagalan dalam tahap implementasinya. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:arial;color:#006600;"&gt;Kebijakan top down ini diterapkan cukup lama. Menjadi semacam penyakit kronis dalam kehidupan politik, ekonomi, maupun sosial dan budaya di negara kepulauan ini, melahirkan sikap feodal di setiap level kebijakan yang nihil partisipasi rakyat. Ia tidak peduli apakah kebijakan itu menyangkut persoalan yang membutuhkan penanganan cepat atau tidak. Dalam kaitan partisipasi publik ini kasus penanganan bencana gempabumi di Yogyakarta adalah contohnya. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style="color:#006600;"&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;Berbicara mengenai good governance menggiring pada suatu niatan atau orientasi untuk melaksanakan fungsi pemerintahan secara efektif, efisien, bersih, transparan, akuntabel, dan partisipatif. Partisipasi masyarakat atau publik dapat mewujud dalam berbagai bentuk. Otonomi daerah ingin menyelesaikan semua persoalan dengan memberikan tanggungjawab dan kewenangan yang semakin besar kepada pemerintah daerah dan semakin membatasi kewenangan pemerintah pusat. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;Keterlibatan warga sebagai bentuk partisipasi, setidaknya harus memerhitungkan warga masyarakat sebagai stakeholder yang setara dengan aktor-aktor lainnya dalam perencanaan program pembangunannya. Pandangan tersebut berakar pada asumsi bahwa partisipasi dapat mendorong terbangunnya warganegara yang baik, keputusan-keputusan yang tepat dan hasil akhirnya dapat membangun pemerintahan yang baik pula.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;a href="http://us.f301.mail.yahoo.com/ym/ShowLetter?box=Sent&amp;amp;MsgId=8328_0_28693_630_19193_0_35105_58969_1369537458_oSObkYn4Ur5HQVjr2mDutLjZDYrN3mfC108pHfVmarMSOvH8gvV6SusBQRGHkbtM406I0GfgXT1eR.DEkix6R.5Dl9vMz.eqxBJmqPX0vNuR1niM6bxZIlt2gkE1uJ1BkYIrdE8k_0#02000001" rel="nofollow"&gt;&lt;span style="font-family:arial;color:#006600;"&gt;1&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;&lt;span style="color:#006600;"&gt;&lt;br /&gt;Enam bulan penanganan bencana gempabumi di Yogyakarta belum menemukan jalan terang. Kenyataan ini tentu menggugah pertanyaan dari berbagai pihak. Kenapa bisa terjadi? Padahal, merujuk struktur elemen warganya, Yogyakarta yang dikenal sebagai kota pendidikan memiliki banyak sekali ilmuwan, profesor, peneliti, mahasiswa, aktivis, hingga masyarakat yang kritis dan menguasai segala bidang. Namun dalam kasus penanganan bencana ada banyak dari mereka yang tidak memiliki peran yang cukup penting, bahkan hanya untuk ikut merumuskan kebijakannya. Penanganan bencana masih tergolong lamban dengan beragam janji pemerintah yang tak kunjung nyata.&lt;br /&gt;Janji berbuah konflik &lt;/span&gt;&lt;span style="color:#006600;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;p align="left"&gt;&lt;span style="color:#006600;"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_uuTKjEyqJJA/R2Y0H1gczCI/AAAAAAAAABo/UIX2V5ynpd8/s1600-h/kecil.jpg"&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5144856933544283170" style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; CURSOR: hand" alt="" src="http://4.bp.blogspot.com/_uuTKjEyqJJA/R2Y0H1gczCI/AAAAAAAAABo/UIX2V5ynpd8/s320/kecil.jpg" border="0" /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;Sehari setelah bencana, 28 Mei 2006, Wakil presiden Jusuf Kalla menyatakan janjinya bahwa korban gempa akan mendapatkan living cost atau jatah hidup sebesar Rp 90 ribu/bulan/jiwa selama tiga bulan. Di samping itu korban gempa juga akan memeroleh dana rehabilitasi untuk perbaikan rumah. Perbaikan ini dibagi dalam kategori tingkat kerusakan. Rumah rusak berat atau roboh sebesar Rp 30 juta, sedang sebesar Rp 20 juta, sementara ringan sebesar Rp 10 juta. Pernyataan Kalla ini juga tercantum dalam surat Badan koordinasi Penanganan Bencana Alam Nasional (Bakornas) Nomor 01/PBP/VI/2006 tanggal 1 Juni 2006. Harapan masyarakat semakin tinggi setelah surat ini diikuti instruksi kepada aparatur pemerintah untuk segera melakukan pendataan dari tingkat RT, RW, kelurahan dan kecamatan untuk mendata tingkat kerusakan rumah-rumah korban gempa. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:arial;color:#006600;"&gt;Namun, sampai sekarang, kebijakan ini hanya tinggal janji. Rencana pembagian jatah hidup untuk tiga bulan baru terlaksana sebulan. Sementara janji memberikan dana rehabilitasi masih menggantung dan justru berbuah konflik. Pasalnya proses manajemen pendataan menjadi bermasalah. Ini terjadi lantaran banyak rumah korban bencana yang hancur tidak terdata gara-gara mereka di rumah sakit atau mengungsi sebab tempat tinggalnya itu sudah tidak bisa dihuni lagi. Anehnya beberapa penduduk yang kondisi rumahnya masih layak huni dan tidak memenuhi kualifikasi penerima bantuan malah masuk daftar karena memanipulasi data dan menjalin KKN dengan pendata. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;span style="color:#006600;"&gt;&lt;p align="left"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;Secara psikologis masyarakat yang awalnya tergerak membangun rumahnya secara mandiri terpaksa berubah pikiran karena ada pernyataan Kalla tersebut. Mereka memilih menunggu menerima bantuan. Namun bantuan yang ditungu-tunggu tak kunjung datang. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p align="left"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;Pada 3 juli 2006 pemerintah menerbitkan Surat Keputusan Presiden Nomor 9 Tahun 2006 tentang pembentukan Tim koordinasi dan rekonstruksi. Pemerintah menerbitkan aturan itu tanpa ada konsultasi publik. Seolah-olah masyarakat dianggap obyek bencana yang layak diberi peraturan. Bahkan, saat beberapa lembaga swadaya di Yogyakarta mengadakan sarasehan di Kantor Gubernur di Komplek Kepatihan untuk meminta penjelasan juga tidak ada perwakilan dari pemerintah pusat sebagai representasi Jakarta. Padahal mereka sangat diharapkan kehadirannya. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p align="left"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;Disusul kemudian pada 17 juli 2006 Gubernur Sri Sultan Hamengku Buwono X mengeluarkan Draft Peraturan Gubernur tentang Petunjuk Operasional Rehabilitasi dan Rekonstruksi, nomor: 0026.1/062-03.0/-/2006, yang mengacu Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA). Berdasarkan Draft peraturan ini pembagian dana rekonstruksi akan berdasarkan prioritas keluarga yang rumahnya rusak parah dan keluarga miskin. Jumlah dana sebesar Rp 15 juta untuk pembangunan satu rumah tahan gempa. Rencananya Pemerintah Daerah Jogjakarta akan menerima uang sebesar Rp 749 milyar dari total alokasi dana rehabilitasi dan rekonstruksi Jateng-DIY senilai 1,2 trilyun. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p align="left"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;Dalam pertemuan terbatas di Gedung Agung, Istana Kepresidenan di Yogyakarta, dengan perwakilan masyarakat korban gempa, Kalla berdalih bahwa masyarakat salah paham mengartikan besaran bantuan dana rehabilitasi dan rekonstruksi. Menurut Kalla, ini jumlah maksimal yang akan dibagi, jadi tidak setiap korban menerima sebesar itu. Tentu saja pernyataan Kalla tersebut sangat mengecewakan warga.&lt;br /&gt;Kepala Bidang Ciptakarya Dinas kimpraswil DIY Natsir Basuki menjelaskan soal bantuan pemerintah pusat sebesar 749 miliar rupiah. Dana itu untuk pembangunan rumah setengah jadi berupa pondasi, kolom dan atap, sedangkan bagian dinding diserahkan kepada masyarakat sendiri untuk melanjutkan sesuai kemampuan. Sementara itu pihak DPRD DIY, melalui wakil ketuanya Gandung Pardiman, menyatakan pada dasarnya sudah tidak ada kendala lagi dari pihak legislatif untuk segera melakukan proses rehabilitasi dan rekonstruksi. Namun kenyataan di lapangan di Desa Trimulyo, Jetis, Bantul, sebagian warga masih bingung karena dana bantuan tetsebut belum mereka terima.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;a href="http://us.f301.mail.yahoo.com/ym/ShowLetter?box=Sent&amp;amp;MsgId=8328_0_28693_630_19193_0_35105_58969_1369537458_oSObkYn4Ur5HQVjr2mDutLjZDYrN3mfC108pHfVmarMSOvH8gvV6SusBQRGHkbtM406I0GfgXT1eR.DEkix6R.5Dl9vMz.eqxBJmqPX0vNuR1niM6bxZIlt2gkE1uJ1BkYIrdE8k_0#02000002" rel="nofollow"&gt;&lt;span style="font-family:arial;color:#006600;"&gt;2&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-family:arial;color:#006600;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;span style="color:#006600;"&gt;&lt;p align="left"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;Kebijakan pembagian bantuan berupa material bangunan ini ternyata menuai protes dari masyarakat. Penolakan warga ini disebabkan karena mereka menilai bantuan tidak sepenuhnya sesuai dengan kebutuhan korban gempa. Ini terjadi karena rata-rata korban gempa masih bisa memanfaatkan sisa-sisa reruntuhan bangunan seperti batu bata, genteng, rangka kayu dan sebagainya. Warga lebih memilih bantuan tersebut berbentuk uang tunai saja agar bisa membelanjakan sesuai kebutuhan.&lt;br /&gt;Hal lain yang juga mendapat penolakan adalah soal dana pendampingan. Disinyalir dana pendampingan rehabilitasi dan rekonstruksi ini justru menambah pembengkakan anggaran. Masyarakat menilai kurangnya kepercayaan pemerintah terhadap warga sehingga mereka harus didampingi. Besaran dana pendampingan yang berjumlah Rp 37 miliar ini lebih baik digunakan sebagai anggaran rekonstruksi untuk menambah jumlah penerima bantuan.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;a href="http://us.f301.mail.yahoo.com/ym/ShowLetter?box=Sent&amp;amp;MsgId=8328_0_28693_630_19193_0_35105_58969_1369537458_oSObkYn4Ur5HQVjr2mDutLjZDYrN3mfC108pHfVmarMSOvH8gvV6SusBQRGHkbtM406I0GfgXT1eR.DEkix6R.5Dl9vMz.eqxBJmqPX0vNuR1niM6bxZIlt2gkE1uJ1BkYIrdE8k_0#02000003" rel="nofollow"&gt;&lt;span style="font-family:arial;color:#006600;"&gt;3&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-family:arial;color:#006600;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;span style="color:#006600;"&gt;&lt;p align="left"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;Pada 26 Agustus 2006, Pemerintah Propinsi mengeluarkan Peraturan Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta Nomor 23 Tahun 2006 tentang proses rehabilitasi dan rekonstruksi. Peraturan ini hanya mengalami sedikit perubahan dari draft awal. Secara substansi ia masih sama: pembagian dana Rp 15 juta, membentuk kelompok masyarakat berjumlah 10 orang, dan dana akan dibagikan dalam dua tahap sebesar 40% kemudian 60% dengan prinsip pembagian berdasar prioritas. Dari segi mekanisme pengoordinasian, aturan dari gubernur ini dinilai kurang aspiratif karena disahkan tanpa partisipasi masyarakat. Para korban gempa sekali lagi dianggap sebagai obyek kebijakan yang mudah sekali diatur, padahal mereka sendiri yang mengalami bencana, mereka juga yang merasakan akibatnya. Namun giliran upaya penanganan, mereka tidak dilibatkan.&lt;br /&gt;Jawa Tengah juga mengalami bencana serupa dan menerima anggaran 30% dari total DIPA 1,2 trilyun, dengan rincian Rp 451 milyar dan dibagi merata Rp 4,3 juta per KK. Sedangkan Yogyakarta, karena jumlah korbannya banyak, mendapat dana sebesar 70% tapi hanya dibagikan 20%. Bedanya lagi jumlah korban yang menerima hanya 47 ribu KK dari total 207 ribu. Kenyataannya penanganan gempa di Jawa Tengah relatif lancar dan selesai dengan cepat. Tidak seperti di Yogyakarta yang masih menyimpan konflik dan pembagiannya yang tidak transparan. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p align="left"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;Meski dalam berbagai kesempatan pemerintah propinsi akan memberikan dana rekonstruksi sepenuhnya kepada masyarakat namun ini tidak terbukti. Terbitnya Pergub 23/2006 ini menihilkan pernyataan tersebut. Pembagian dana dilaksanakan dengan prinsip sesuai dengan prioritas. Sedangkan masyarakat menginginkan dibagi rata. Ini menuai polemik. Bahkan karena berbagai kebijakan politis, korban gempa baru mengetahuinya pada 9 September 2006. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p align="left"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;Warga korban gempa akhirnya membentuk Forum Korban Bencana. Pada 6 September mereka melakukan aksi, menuntut hak yang sudah dijanjikan, dan mengancam tidak akan mengikuti pemilu jika tidak dipenuhi. Pada 14 september pengurus RT/RW se-Kota Yogyakarta mengancam mengundurkan diri jika kebijakan Pergub tersebut dilaksanakan. Tidak hanya itu, pada 15 September berbagai aktivis LSM di Yogyakarta yang tergabung dalam Aliansi Rakyat Korban Bencana menyampaikan sikapnya secara resmi yakni menolak total peraturan gubernur tersebut. Aliansi juga menuntut agar dana rekonstruksi segera dibagi secara merata dan serentak.&lt;br /&gt;Ada alasan mendasar mengapa kebijakan gubernur itu layak ditolak, Pertama, ia tidak melibatkan aspirasi masyarakat dan bertentangan dengan UU 10/2004. Kedua, ia memicu konflik horisontal, sebab dengan pembagian berdasar prioritas maka tidak semua warga korban bencana mendapat bantuan sehingga ujungnya bikin kecemburuan di masyarakat dan berbuah konflik. Ketiga, aturan tersebut tidak mengakomodasi warga yang rumahnya mengalami kerusakan ringan dan sedang.&lt;br /&gt;Masalah penanganan bencana di wilayah Yogyakarta tidak hanya terjadi pada level pemerintah daerah dangan masyarakat Yogya sebagai korban gempa. Tetapi juga antara pemerintah daerah dengan pemerintah pusat. Masalah tersebut adalah komunikasi dan koordinasi.&lt;br /&gt;Sebagai pemimpin tentu tidak bisa seenaknya saja mengobral janji. Ucapannya akan mengandung otoritas. Menurut perspektif hukum administrasi negara berkaitan dengan kebijakan, janji Kalla soal rehabilitasi dan rekonstruksi rumah itu telah melakuan perbuatan melawan hukum yang dilakukan oleh penguasa (Onrehcmatige Overheidsdaad). Ia telah melakukan kebohonngan publik dengan mengubah-ubah kebijakan.&lt;br /&gt;Didalam penjelasan UU 32/2004 disebutkan bahwa Otonomi Daerah menggunakan prinsip yang seluas-luasnya dalam arti daerah diberi kewenangan mengurus dan mengatur semua urusan pemerintah yang ditetapkan undang-undang ini. Daerah memiliki kewenangan membuat kebijakan daerah untuk memberi pelayanan, peningkatan peran serta, prakarsa, dan pemberdayaan yang bertujuan pada peningkatan kesejahteraan rakyat.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;a href="http://us.f301.mail.yahoo.com/ym/ShowLetter?box=Sent&amp;amp;MsgId=8328_0_28693_630_19193_0_35105_58969_1369537458_oSObkYn4Ur5HQVjr2mDutLjZDYrN3mfC108pHfVmarMSOvH8gvV6SusBQRGHkbtM406I0GfgXT1eR.DEkix6R.5Dl9vMz.eqxBJmqPX0vNuR1niM6bxZIlt2gkE1uJ1BkYIrdE8k_0#02000004" rel="nofollow"&gt;&lt;span style="font-family:arial;color:#006600;"&gt;4&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-family:arial;color:#006600;"&gt; Namun untuk konteks gempa di Yogyakarta ada intervensi pusat yang sangat dominan.&lt;br /&gt;Tiga hari setelah gempa juga sempat terjadi silang pendapat tentang status bencana, apakah bencana nasional atau lokal. Hal ini turut menyumbang kelambatan proses penanganan bencana di Yogyakarta. Karena status ini juga memiliki implikasi proses siapa yang bertanggungjawab dalam pengoordinasian proses recovery, rehabilitasi, dan rekonstruksi.&lt;br /&gt;Kelemahan kebijakan penanganan bencana di Indonesia, khususnya di Yogyakarta, ini mengandung beberapa masalah. Pertama, kita tidak memiliki payung hukum setingkat UU yang mengatur penanganan bencana di Indonesia. Kedua, tidak ada kejelasan wewenang penanganan bencana antara pemarintah pusat dan daerah. Ketiga, tidak ada kewenangan yang berhak untuk menentukan standar penilaian dan pendataan kerusakan akibat bencana. Dan keempat, tidak jelasnya penggunaan dana untuk pencegahan dan penanganan bencana serta mekanisme pertanggungjawaban dan akuntabilitas publiknya.&lt;br /&gt;Tawaran solusi&lt;br /&gt;Ada beberapa solusi yang bisa dipakai untuk menjawab persoalan di atas. Pertama, harus ada kebijakan penanganan bencana yang komprehensif, partisipatif dan transparan. Dalam hal ini harus ada perangkat Undang-undang yang bisa menjadi payung hukum yang mengatur penanganan bencana yang berlaku secara nasional sehingga proses recovery, rehabilitasi dan rekonstruksi, tidak berjalan parsial, sporadis dan pragmatis.Untuk daerah Yogyakarta harus ada perubahan Pergub 23/2006. Perubahan ini harus memuat aturan antara lain membagi dana bantuan secara merata untuk rumah rusak berat, sedang maupun ringan. Menjamin terpenuhinya kebutuhan dasar korban bencana seperti tempat tinggal, pangan, sandang, dan kesehatan. Selanjutnya adalah segera memerbaiki fasilitas umum.&lt;br /&gt;Kedua, perlu adanya pemahaman manajemen bencana. Sampai saat ini kita melihat bahwa kebijakan penanganan bencana di Yogyakarta masih memakai pendekatan yang berbasis pemenuhan hak korban (need based approach). Pendekatan ini hanya cocok untuk penanganan jangka pendek saja yakni tanggap darurat atau tahap emergency. Tahap ini harus menyediakan kebutuhan dasar korban seperti kebutuhan makan, minum, pakaian, obat-obatan, tempat tinggal sementara yang layak dan sebagainya. Jika ini diterapkan dalam jangka waktu yang lama, akan memicu masalah baru seperti terganggunya psikologi korban karena terlalu lama tinggal di tenda. Korban bencana harus segera dipindahkan ke tempat tinggal baru, karena itu segeralah membangun rumah. Pendekatan berbasis kebutuhan ini memosisikan korban sebagai obyek. Korban tinggal menerima apa yang menjadi jatah dari pemerintah atau donatur, tidak peduli apakah bantuan ini sesuai sasaran atau tidak.&lt;br /&gt;Selanjutnya ada pendekatan yang mulai diterapkan yakni penanganan bencana berbasis hak (right based approach). Pendekatan ini mengharuskan pemerintah memulihkan hak korban, karena ini dituntut oleh hukum nasional dan internasional. Dengan dukungan sumber daya yang ada, pemerintah harus memaksimalkan perannya. Jika ini tidak dilakukan maka pemerintah telah melanggar hak asasi manusia.&lt;br /&gt;Dilihat dari sudut partisipasi, pendekatan berbasis kebutuhan masyarakat dipandang sebagai syarat yang mencukupkan (sufficient condition) yang dipakai hanya sekadar meningkatkan pelayanan, bukan menjadi syarat yang menentukan. Sedangkan dalam pendekatan berbasis hak, partisipasi masyarakat sangat dibutuhkan dan ini menjadi syarat mutlak bagi pemulihan bencana.&lt;br /&gt;Seharusnya penanganan bencana di Yogyakarta perlu menggunakan pendekatan ini. Di mana terbuka ruang yang lebar untuk masyarakat dalam menyampaikan aspirasinya berkenaan dengan pembuatan kebijakan penanganan bencana. Kita bisa mudah menemukan akar masalah, selanjutnya menyelesaikannya secara fokus dan komprehensif .❑&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;a rel="nofollow" name="02000001"&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-family:arial;color:#006600;"&gt;1 Juni Thamrin, 2005, Orde partisipasi, Bunga Rampai Partisipasi dan Politik Anggaran, Perkumpulan Prakarsa, hal. 60.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;a rel="nofollow" name="02000002"&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-family:arial;color:#006600;"&gt;2 Kedaulatan Rakyat, “Bantuan Pembangunan Rumah Sementara Di Bantul, Sebagian Warga Masih Kebingungan”, Kamis, 27 Juli 2006.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;a rel="nofollow" name="02000003"&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-family:arial;color:#006600;"&gt;3 Kedaulatan Rakyat, “Datangi Pemkab, Minta Bantuan Rekonstruksi Berupa Uang, Warga Tolak Dana Pendampingan”, Minggu, 6 Agustus 2006.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;a rel="nofollow" name="02000004"&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-family:arial;color:#006600;"&gt;4 Fauzi Ismail, Toto Sugiarto, Kurniawan Desiarto, 2005, Libatkan Rakyat dalam Pengambilan Kebijakan, Forum LSM DIY, hal. 48.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="color:#006600;"&gt;--------------------------------------&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="color:#006600;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-size:78%;color:#006600;"&gt;* Tulisan ini publikasikan pertama kali dalam buku "Membangun Indonesia dari Daerah" OleH Center for Strategic and International Studies (CSIS). Buku ini berisi kumpulan tulisan peserta Seminar Millenium ke VI yang diselenggarakan CSIS bekerja sama dengan JICA Foundation. Seminar ini diselenggarakan pada tanggal 24 – 30 Januari 2007 di Hotel Via Renata, Cimacan, Jawa Barat.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6811790075987308671-4466328144614975110?l=tamankenangan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://tamankenangan.blogspot.com/feeds/4466328144614975110/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6811790075987308671&amp;postID=4466328144614975110' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6811790075987308671/posts/default/4466328144614975110'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6811790075987308671/posts/default/4466328144614975110'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://tamankenangan.blogspot.com/2007/12/menihilkan-partisipasi-rakyat-studi.html' title='Menihilkan Partisipasi Rakyat'/><author><name>Astutik Kashmi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14644062208372764443</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/-dUqQZyuUbgE/TuG-LT1uPMI/AAAAAAAAAdY/7p5bc-BXtAY/s220/putu.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_uuTKjEyqJJA/R2Y0H1gczCI/AAAAAAAAABo/UIX2V5ynpd8/s72-c/kecil.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6811790075987308671.post-8945108105254199516</id><published>2007-12-04T20:34:00.000-08:00</published><updated>2011-02-12T01:11:28.619-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Personal'/><title type='text'>Rendevouz</title><content type='html'>&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_uuTKjEyqJJA/R1YrfIkErjI/AAAAAAAAAA4/W7PYdixRJ04/s1600-h/TROPIC.JPG"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5140343838564724274" style="DISPLAY: block; MARGIN: 0px auto 10px; CURSOR: hand; TEXT-ALIGN: center" alt="" src="http://1.bp.blogspot.com/_uuTKjEyqJJA/R1YrfIkErjI/AAAAAAAAAA4/W7PYdixRJ04/s320/TROPIC.JPG" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#006600;"&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Buat M&lt;/strong&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;Suatu waktu di musim panas bulan agustus, dia mencoba meringkas jarak berpuluh kilo itu dengan perjalanan penuh kerinduan. Berharap impian akan selesai terbalas oleh pertemuan yang damai. Perbincangan pun telah ia rangkai dan cukuplah lewat telepon. Mengabarkan kepada sang kekasih mimpi, untuk mengatur janji. Sang kekasih mimpi telah merestui karena tak sampai hati untuk membuat kecewa hati. Pertemuan yang singkat, itu telah menyejukkan jiwanya, seperti seteguk air putih yang turut serta menemani cengkrama. &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Dia mulai merasa tak nyaman memandang kenyataan bahwa kekasih mimpinya tak berubah, tetap seperti dulu saat berpisah dua tahun silam. Kekasih mimpi tak sanggup membuat kebohongan untuk kebahagiaan palsu, dan ia tandai itu dengan mengatakan bahwa kekasih mimpi telah dikepung banyak kegiatan, sehingga hatimu terpanggil untuk lekas bergegas….pulang! Dalam hati kekasih mimpi, &lt;span style="font-family:arial;"&gt;menangis&lt;/span&gt; karena telah melukai…dan tak rela memandang lakunya sendiri yang telah berlalu…maafkan aku, bisiknya…&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6811790075987308671-8945108105254199516?l=tamankenangan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://tamankenangan.blogspot.com/feeds/8945108105254199516/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6811790075987308671&amp;postID=8945108105254199516' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6811790075987308671/posts/default/8945108105254199516'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6811790075987308671/posts/default/8945108105254199516'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://tamankenangan.blogspot.com/2007/12/rendevouz.html' title='Rendevouz'/><author><name>Astutik Kashmi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14644062208372764443</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/-dUqQZyuUbgE/TuG-LT1uPMI/AAAAAAAAAdY/7p5bc-BXtAY/s220/putu.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_uuTKjEyqJJA/R1YrfIkErjI/AAAAAAAAAA4/W7PYdixRJ04/s72-c/TROPIC.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6811790075987308671.post-7497637705166171145</id><published>2007-12-04T00:44:00.000-08:00</published><updated>2007-12-04T00:50:34.569-08:00</updated><title type='text'>Kenanganku</title><content type='html'>&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_uuTKjEyqJJA/R1UUsYkEreI/AAAAAAAAAAM/I27zA2LIW5A/s1600-h/0004613.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5140037302453841378" style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; CURSOR: hand" alt="" src="http://1.bp.blogspot.com/_uuTKjEyqJJA/R1UUsYkEreI/AAAAAAAAAAM/I27zA2LIW5A/s320/0004613.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="color:#009900;"&gt;Selamat Datang...&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="color:#009900;"&gt;Di taman kenangan...di dunia penuh kenangan, kenanganku, kenanganmu...&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="color:#009900;"&gt;pada saat itu...&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="color:#009900;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="color:#009900;"&gt;ya begitulah waktu berlalu meninggalkan kenangan....&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="color:#009900;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="color:#009900;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="color:#009900;"&gt;cheersss&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6811790075987308671-7497637705166171145?l=tamankenangan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://tamankenangan.blogspot.com/feeds/7497637705166171145/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6811790075987308671&amp;postID=7497637705166171145' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6811790075987308671/posts/default/7497637705166171145'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6811790075987308671/posts/default/7497637705166171145'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://tamankenangan.blogspot.com/2007/12/kenanganku.html' title='Kenanganku'/><author><name>Astutik Kashmi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14644062208372764443</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/-dUqQZyuUbgE/TuG-LT1uPMI/AAAAAAAAAdY/7p5bc-BXtAY/s220/putu.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_uuTKjEyqJJA/R1UUsYkEreI/AAAAAAAAAAM/I27zA2LIW5A/s72-c/0004613.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry></feed>
